Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Jadi Tuan Rumah MotoGP 2017 Butuh Rp200 M, Baru Rp5 M Pemerintah Bisa Bantu - Fajar Manado

Jadi Tuan Rumah MotoGP 2017 Butuh Rp200 M, Baru Rp5 M Pemerintah Bisa Bantu

Jadi Tuan Rumah MotoGP 2017 Butuh Rp200 M, Baru Rp5 M Pemerintah Bisa Bantu
Foto AFP/Jose Jordan

Jakarta, fajarmanado.com – Indonesia sudah dipastikan berniat menggelar balap motor MotoGP tahun 2017. Namun untuk bisa menyukseskan ajang tersebut dibutuhkan persiapan khusus. Tak hanya soal administrasi seperti master plan dan payung hukum (Keputusan Presiden), tapi juga soal dana.

Pengelola Sirkuit Sentul –yang berencana mengajukan sirkuitnya sebagai arena balapan tersebut–, Tinton Soeprapto, mengatakan dibutuhkan total dana sebesar Rp 200 miliar untuk bisa menggelar MotoGP. Dana itu sebagian untuk pembenahan, lainnya adalah uang untuk membawa tim-tim tersebut ke tanah air.

Sayangnya, hingga saat ini pemerintah baru bisa mengeluarkan dana Rp 5 miliar sebagai dana bantuan, sementara sisanya masih perlu dicari lagi. “Kalau kata Menpora (Imam Nahrawi), uang Rp 5 miliar itu ibaratnya uang lamaran, uang ongkos buka pintu untuk yang lain. Nah, dari bagian lamaran itu kami minta bantuan dari instansi lain untuk ikut berpartisipasi,” kata Tinton.

Tinton juga berharap adanya pintu terbuka daari pihak swasta yang bersedia untuk menjadi sponsor penyelenggaraan. “Kalau ditanya sponsor, sebenarnya sekarang sudah banyak yang mengantre. Tapi saya belum bisa sebutkan. Yang jelas lumayanlah,” ungkapnya.

Begitu ketika ditanya soal pembagian berapa persen antara swasta dengan pemerintah untuk masalah anggaran persiapan, ia juga tak mau menyebutkan.

“Tidak perlulah itu disebutlah, nanti saja pelan-pelan. Toh, pemerintah bisa melihat keseriusan kami. Sekarang begini saja, Menpora sudah masukkan uang Rp 5 miliar, berarti sudah ada pengakuan.”

Keseriusan Indonesia untuk menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP 2017 ditunjukkan dengan penandatanganan Letter of Intent (LOI) oleh Kemenpora. Nantinya, LOI itu akan disampaikan ke sidang federasi balap motor dunia.

(dct/heru)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan