Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats APBD Mitra Diharapkan Pro Rakyat - Fajar Manado

APBD Mitra Diharapkan Pro Rakyat

APBD Mitra Diharapkan Pro Rakyat
Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap ,SH

Ratahan,FAJARMANADO.com– Selasa kemarin (24/11),Bertempat diruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Tenggara berlangsung Rapat Paripurna DPRD Minahasa Tenggara dalam rangka penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran dan Pendapatan Belanja Daerah (Ranperda APB) tahun 2016.
Sebenarnya tidak ada yang istimewa dengan agenda yang merupakan kewajiban pemerintahan di setiap tahun berjalan. Meskipun begitu, momen pembahasan Ranperda APBD, selalu saja menarik perhatian banyak pihak, tak hanya eksekutif dan legislative, tetapi juga berbagai elemen masyarakat. “Ini (APBD, red) kan menyangkut kepentingan rakyat, karena apa yang jadi program pemerintahan ke depan, semua terangkum dalam APBD, jadi wajar kalau banyak yang ikut memperhatikan agenda ini,” tuka Viddy Ngantung, salah satu pemerhati Mitra.
Meski meyakini kepentingan rakyat akan terakomodir dalam APBD 2016, namun Viddy berharap agar eksekutif maupun legislatif Mitra lebih peka dengan keinginan warga serta tidak atau belum mengakomodir hal-hal yang bisa memunculkan pro kontra di masyarakat. “Salah satu contoh saat pengadaan mobil dinas bagi pimpinan fraksi di DPRD Mitra dianggarkan pada APBD 2015, ini justru memumnculkan pro kontra karena banyak menilai tidak berpihak kepada rakyat. Makanya, kami minta eksekutif dan legislative lebih jeli dalam melakukan pembahasan, karena sebagai warga Mitra, kita tentu berharap APBD Mitra 2016 adalah benar-benar APBD yang pro rakyat” tukas Ngantung.
Sementara itu.Bupati Mitra James Sumendap,SH menyampaikan nota keuangan Rancangan APBD Kab Mitra tahun anggaran 2016 pada rapat paripurna.
Rapat paripurna yang dipimpin ketua DPRD Drs Tavif Watuseke,kelima fraksi secara aklamasi menerima ranperda untuk dibahas,dan bupati dalam tanggapannya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan anggota dewan karena bersedia membahasnya dan dengan tegas memerintahkan kepada jajaran khususnyà kepala SKPD dalam rangka pembahasan tidak bisa diwakilkan dan memberikan perhatian dan prioritas terhadap pembahasa RAPBD 2016,dengan demikian memperlancar pembahasan dalam forum DPRD,sehingga proses pembahasan dapat dilaksanakan sesuai jadwal dan waktu tang ditetapkan.
Dalam penyampaian nota keuangan menyatakan bahwa penyampaian nota pengantar keuangan ini memiliki arti penting dan stategis bagi pemerintah dan masyarakat Mitra dalam kurun waktu satu tahun kedepan,olehnya bupati menyampaikan ucapan terima kasih disertai penghargaan yang tinggi kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat yang telah mengagendakan penyampaian nota pengantar keuangan RAPBD TA 2016 ini melalui rapat paripurna DPRD kab Mitra.
Kiranya subtansi materi yang terkandung didalamnya dapat dikaji,dibahas dan dikritisi sesuai mekanisme yang berlaku,dengan mengedepankan komitmen dalam rangka memajukan pembangunan di daerah.
Bupati memaparkan subtansi materi rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun anggaran 2016 berisi hal hal sebagai berikut,
1.Pendapatan,
dengan rincian rencana pendapatan daerah TA 2016,
A.Pendapatan asli daerah
1.Pajak daerah Rp. 3.033.000.000
2.Retribusi daerah Rp.539.300.000
3.Lain lain PAD Rp.9.000.000.000
Sshingga total PAD Rp.
12.572.300.000
B.Dana Perimbangan
Dana yang berasal dari pemeeintah pusat ini meliputi
1.Dana bagi hasil pajak dan bukan pajak Rp.16.897.424.000
2.DAU Rp.413.040.720.000
2.DAK Rp.184.079.260.000
Dari uraian tersebut terlihat bahwa total dana perimbangan yang direncanakan penerimaannya dari pemerintah pusat termasuk didalamnya dana bagi hasil pajak dan bukan pajak ssluruhnya sebesar Rp.614.017.404.000
C.Lain lain pendapatan daerah yang sah
1.Dana bagi hasil pajak dari propinsi dan pemerintah daerah lainnya Rp.14.397.603.963
1.Dana penyesuaian dan otonomi khusus Rp.46.217.558.000
3.Dandes Rp.81.357.923.000
2.Belanja,
A.Belanja tidak langsung dianggarkan sebesar Rp.383.728.065.026
1.Bslanja pegawai Rp.274.633.633.026
2.Belanja hibah Rp.4.834.000.000
3.Belanja Bansos Rp.150.000.000
4.Belanja bantuan keuangan kepada propinsi kabupaten/kota,dan pemerintah desa dan parpol Rp.102.084.402.810.40
5.Belanja tidak terduga Rp.350.000.000
B.Belanja langsung
Rp.386.510.723.126
Total belanja Rp.768.562.788.963
3.Pembiayaan
Komponen pembiayaan TA 2016 yaitu pada sisi penerimaan pembiayaan daerah teedapat sisa lebih perhitungan anggaran sebelumnya sebesar Rp.3.000.000.000 dan pada sisi pengeluaran pembiayaan daerah terdapat penyertaan modal(investasi) pemerintah daerah sebesar Rp.3.000.000.000 kepada PT BANK SULUTGO.

(DidiGara)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan