Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pegawai Kejaksaan Sulut Bagikan Bunga dan Stiker Anti Korupsi - Fajar Manado

Pegawai Kejaksaan Sulut Bagikan Bunga dan Stiker Anti Korupsi

Pegawai Kejaksaan Sulut Bagikan Bunga dan Stiker Anti Korupsi
Foto Ilustrasi

MANADO, FAJARMANADO.com — Peringata Hari Anti Korupsi se dunia di Sulawesi Utara (Sulut) diwarnai dengan pembagian bunga dan stiker anti korupsi kepada masyarakat oleh jajaran pegawai Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Jalan 17 Agustus Manado, Jumat (10/12/2015)

Bunga yang merupakan perlambang kedamaian dan stiker-stiker anti korupsi itu dibagikan kepada para sopir dan penumpang kendaraan bermotor dan pejalan kaki yang melitasi ruas jalan pusat perkantoran Provinsi Sulut tersebut.

Dalam stiker tersebut bertuliskan pesan tentang upaya pemberantasan tindak pidana korupsi harus dilakukan bersama masyarakat demi kelangsungan, kejayaan dan kesejahteraan negeri.

Menurut Kejati T M Syahrizal, peringatan hari anti korupsi se-dunia, seharusnya dilaksanakan pada Tanggal 9 Desember, namun karena bertepatan dengan palaksanaan pilkada serentak, upacaranya diundur sehari.

Penuntaan tersebut tidak mengurangi khimat dan marwah terhadap pemberantasan tindak pidana korupsi. Makanya, ia mengajak jajarannya untuk menjadikan peringatan hari anti korupsi pada hari ini sebagai momentum untuk menyatukan barisan, merapatkan langkah dan selalu mengevaluasi diri dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Hal ini penting saya sampaikan di awal, mengigat perlawan balik dari para korupsi tidak kalah gencarnya dengan pemberantasan tindak pidana korupsi,” ujar Syahrizal.

Menurutnya, ketahanan fisik dan keteguhan mental sangat diperlukan dalam upaya pemberantasan korupsi. Sebab keteguhan mental berhubungan erat dengan semangat supaya tetap konsisten dalam pemberantasan korupsi.

Peringatan hari anti korupsi se-dunia 2015 ini mengangkat tema, “Berantas demi kelangsungan, kejayaan dan kesejahteraan negeri.”

“Ttema tersebut menggambarkan suatu arah dan tujuan pemberantasan korupsi yang terukur. Pemberantasan korupsi merupakan bagian dari penegakan hukum bukanlah aktifitas tersendiri yang hanya bertujuan menegakkan hukum sematan,” paparnya.

(corr)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan