Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Dinilai Hadirkan Inovasi Cemerlag di Sektor Perekonomian, KNPI Minahasa Apresiasi Olly - Fajar Manado

Dinilai Hadirkan Inovasi Cemerlag di Sektor Perekonomian, KNPI Minahasa Apresiasi Olly

Dinilai Hadirkan Inovasi Cemerlag di Sektor Perekonomian, KNPI Minahasa Apresiasi Olly
Theo Umbas
Tondano, Fajarmanado.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Minahasa mengapresiasi inovasi cerdas yang dilakukan Gubernur Sulut Olly Dondokambey. Hal tersebut diungkapkan langsung Ketua Bung Theo Umbas SSTP.

Kepada wartawan, Umbas mengatakan kalau inovasi cerdas yang dimaksud, adalah terciptanya jalur perdagangan internasional Davao-General Santos-Bitung yang sudah diresmikan oleh Presiden RI,  Jokowi dan Presiden Philipina, Rodrigo Duterte pada 30 April 2017 lalu.

“Jalur perdagangan baru ini semakin mendorong hidupnya Ekspor-Inpor di Sulut,  sehingga memberi peluang sekaligus tantangan baik bagi Pemerintah daerah, sektor swasta maupun pelaku-pelaku usaha lainnya di Sulut,” ujar Umbas.

Selain itu menurut Umbas, pastinya warga Sulut pada umumnya mengharapkan ekspor akan semakin menggeliat. Karena ekspor berhubungan erat dengan potensi lokal serta berhubungan erat dengan surplus produksi.

Umbas juga mengatakan kalau yang menjadi pertanyaan saat ini adalah, sanggup dan mampukah setiap pemerintah daerah menyikapi dan menjawab peluang yang sudah dihadirkan Olly lewat jalur perdagangan baru ini ?. “Bitung-Minut sebagai daerah sentral. Apalagi saat ini sebagai area Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Kemudian Manado dan Minahasa merupakan daerah Penyangga,” ungkapnya.

Baca Juga :  Wujudkan Pariwisata Sulut Berkelas Dunia, Gubernur Olly 'Terbang' ke Spanyol

Dikatakanya juga, target Gubernur adalah ekspor barang ataupun produk-produk unggulan di Sulut akan semakin meningkat. Karena itu, Minahasa diharapkan dapat berkontribusi. Karena Minahasa memiliki produk-produk Unggulan seperti Cabe, Cengkeh, Jagung, Kelapa, Vanili, dan produk unggulan lain-lain termasuk produk UMKM yang potensial untuk di Ekspor.

“Berbicara ekspor, maka kita akan berbicara tentang kualitas dan kuantitas produk. Dengan mampunya Minahasa mengekspor produk-produk unggulan ini, maka sudah tentu berkorelasi positif dengan peningkatan kesejahteraan rakyat dan juga bagi kemajuan daerah,” tegas Umbas.

Mengacu dari hal-hal tersebut, Umbas mengatakan kalau DPD KNPI Minahasa mempunyai beberapa rekomendasi. Antaranya; 1, dengan Minahasa sebagai daerah peyangga, apalagi dengan dibukanya Jalur Perdagangan Davao-General Santos-Bitung, maka Pemkab diharapkan mampu mendesign konsep ekonomi yang terkoneksi dan tentunya menjawab peluang terbukanya jalur perdagangan Internasional ini. Disini tentu berbicara kualitas dan kuantitas produk.

Baca Juga :  Wawali SAS Hadiri HUT ke-44 TMII Jakarta

2, produk-Produk Unggulan berskala Industri agar mampu memenuhi  kebutuhan Lokal dan Ekspor. 3, zona-zona ekonomi diciptakan sesuai potensi dan karakteristik geografis wilayah Kecamatan. 4, optimalisasi Lahan-lahan tidur.

5, pendampingan Pemkab bagi Petani, Pelaku usaha dan unsur terkait lainnya, agar implementasi program mencapai target, dan bisa berkontribusi dalam perdagangan internasional dalam rangka peningkatan ekspor Sulut,  peningkatan kesejahteraan rakyat dan juga bagi kemajuan daerah.

6, kedepan minimal Minahasa mampu mengekspor produk unggulan seperti beras, jagung, cabe, rempah-rempah, ataupun hasil-hasil kerajinan. 7, dibutuhkan komitmen Pimpinan yang membangun, punya pemikiran brilian, sistematis dan terstruktur solutif.

(fis)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan