Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Giliran Polda Sulut Diserbu Bunga Simpati dan Dukung Tugas Polisi - Fajar Manado

Giliran Polda Sulut Diserbu Bunga Simpati dan Dukung Tugas Polisi

Giliran Polda Sulut Diserbu Bunga Simpati dan Dukung Tugas Polisi
Manado, Fajarmanado.com — Fenomena ungkapan simpati melalui bunga tidak hanya terjadi di Balai Kota dan Mabes Polri di Jakarta.

Kini puluhan karangan bunga Kamis (4/5/2017) terpantau telah merambahd an berjejer berdiri rapi di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut) di jalan Bethesda No. 62 Manado.

Rata-rata karangan bunga tersebut berisi tulisan yang mendukung Polri dan Pemerintah dalam melawan kelompok radikalisme, menolak anti Pancasila, NKRI harga mati dan cinta damai.

Karangan bunga tersebut terpantau berasal dari kelompok masyarakat, instansi pemerintah dan kelompok swasta yang peduli dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Pancasila.
Bunga dari Silent Majority misalnya. Titin, Daisy, Sisil, Linda, Ira dan Maggie menuliskan dalam karangan bunga tersebut, ‘Torang Cinta Damai Cinta NKRI Cinta, Saat Manusia Angkat Tangan Tuhan Turun Tangan’.

Ada juga bunga yang berasal dari Komunitas Pecatur Minahasa, dimana bertuliskan ‘Kami Dukung Polri Lawan Pok Radikal yang Ingin Mengganti Pancasila, Maju Terus, NKRI Harga Mati’.
Bunga juga datang dari Kerukunan Keluarga Besar Nusa Tenggara Timur yang menyebut ‘NKRI adalah Harga Mati, Mendukung Kokohnya NKRI, Menolak Disintegrasi Bangsa, Menolak Aliran Radikalisme’.

Lain halnya dengan kumpulan ibu-ibu yang menamakan dirinya Mama Setroong Kawanua Parenting Community. Mereka menyebut dalam tulisan di karangan bunga ‘For Torang pe Anak-anak pe Masa depan, Torang Dukung Polri & TNI Melawan Intolerant!’.

Sementara itu karangan bunga yang berasal dari DPRD Manado menuliskan ‘Kami Dukung Komitmen Kerja Keras & Ketegasan Polri Dalam Menumpas Kelompok Radikal & Radikalisme di NKRI’.

“Keren dan mantap,” sebut salah satu ibu yang sempat melintasi jalan di depan Mapolda dengan sepeda motornya. “Saya pribadi sangat mendukung gerakan moral melalui bunga untuk melawan radikalisme di Bumi Indonesia, Maju terus Polri,” kata Jerry warga Malalayang, Manado kepada Fajarmanado.com, Kamis (04/05/2017)

“Bunga melambangkan keindahan cinta dan kedamaian, oleh karena itu mari kita jaga kedamaian dan persatuan di Indonesia tercinta ini,” sebut Ibu Yeni yang tinggal di Kelurahan Banjer.
Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Drs. Bambang Waskito melalui Kabid Humas, Kombes Pol Ibrahim Tompo, SIK, MSi sangat mengapresiasi dukungan masyarakat lewat bunga ini.

“Ini merupakan apresiasi masyarakat terhadap Polri dan TNI sebagai benteng untuk menjaga keamanan dan pertahanan di negara kita. Nah memang ini patut diapresiasi, masyarakat masih sangat simpati dengan aparat, ini ditunjukkan dengan pengiriman bunga ke markas-markas Polisi dan Tentara,” jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya.

“Saya menyampaikan apresiasi bahwa polisi dan masyarakat itu masih sangat dekat dan alhamdulillah kita juga masih dipercaya oleh masyarakat untuk menjaga keamanan, terutama di Sulawesi Utara,” tambahnya.

Terkait munculnya isu paham radikal belakangan ini, Kabid Humas menegaskan itu tidak bisa ditawar-tawar lagi. “Untuk itu dari Polda otomatis pasti akan mengajak aparat dan unsur masyarakat untuk mari bersatu melawan paham-paham yang akan mengganggu kedaulatan negara kita ini,” pungkasnya.

(ton)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan