Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Wagub Minta Pahami Proses Pengadaan Barang dan Jasa - Fajar Manado

Wagub Minta Pahami Proses Pengadaan Barang dan Jasa

Wagub Minta Pahami Proses Pengadaan Barang dan Jasa
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw
Manado, Fajarmanado.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Drs Steven Kandouw mengingatkan, agar para aparat pengawasan internal dan lembaga kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah memahami benar proses pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

Wagub menegaskan hal tersebut ketika  membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) Kemitraan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Aparat Pengawas Intern Pemerintah (LKPP APIP) di Manado.

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Advokasi dan Penyelesaian Sanggahan dan Inspektorat Provinsi Sulut ini berlangsung mulai Rabu dan berakhir Jumat (05/05/2017), besok.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini dan tentunya ini menjadi perhatian penuh dari pemerintah untuk meningkatkan kinerja dan hasil yang baik tanpa adanya masalah dibelakang nanti,” kata Wagub.

Lanjutnya, jika semua dijalankan dengan benar pastinya juga semua bisa teratasi, terutama dalam menggenjot dipengadaan barang/jasa juga merupakan salah satu pendorong dalam peningkatan sektor ekonomi.

“Kita tahu persis untuk meningkatkan ekonomi, itu ada 3 hal seperti ekspor, investasi dan belanja modal pemerintah, ini (belanja langsung/modal,red) merupakan 75 persennya melalui pengadaan barang/jasa,” ungkap Kandouw.

Baca Juga :  Buka Forum MKKS SMA Sulut, Ini Pesan Wagub Steven Kandouw

Dimana disisi lain menurutnya, kalau dalam pelaksanaan barang/jasa tidak baik, itu bisa berdampak memperlambat penumbuhan ekonomi dan juga bisa merugikan bagi SKPD yang tentunya tidak sejalan.

“Ini disisi lain bisa baik dan menguntungkan bagi ekonomi, namun disisi lainnya bisa jadi sumber masalah dan dibidik aparat hukum. Posisi Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) itu jujur saja banyak yang tidak mau karena berkaitan dengan hal-hal yang beresiko jika tidak menjalankan sesuai mekanismenya. Dengan adanya kegiatan ini untuk bisa mempererat kemitraan,,” ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya (Wagub Kandouw,red)  yang juga dalam tugas kerjanya menjalankan fungsi  pengawasan, berharap agar secepatnya bagi Kabupaten Kota melaksanaan proses terutama dalam pengadaan barang/jasa.

“Ini juga menjadi perhatian dari bapak Gubernur, sehingga diingatkan kembali kepada Walikota dan Bupati serta wakilnya jangan lambat dan harus cepat melaksanakannya,” katanya.

Kandouw mengatakan, isu-isu yang ada ancang-ancang jika tidak mencapai target, melalui Menteri Keuangan Sri Muliani nantinya akan ada lagi pemotongan DAU 20 persen karena di pusat itu baru 73 persen.

Baca Juga :  Operasi Senyap, Polda Sulut Tangkap Pegawai Honorer dan Sita 40 Paket Sabu di Manado dan Bali

“Sebagaimana juga pada tahun lalu lagi imbasnya sudah terasa pemotongannya. Potensi pemotongan anggaran, target penerimaan negara jauh pangga dari api 73 persen, kita baru 17 persen,” ujar Kandouw yang menyatakan tahu persis soal pemangkasan anggaran karena pernah menjabat anggota DPRD Sulut tiga periode ini.

Dirinya juga sangat mensuport penuh kegiatan tersebut, maka pemberdayaan Inspektur yang menjadi mitra LKPP harus dilakukan maksimal selama 3 hari agar para peserta bisa benar-benar memahami dengan baik.

“Saya dukung penuh, agar betul-betul dikuasai penuh dan bisa menghasilkan satu target buat LSPE menjadi lebih berkualitas. Pesan saya, nanti kita panggil tenaga LPSE untuk diberikan penguatan, dan yang terpenting harus ada legitimasi (sertifikatnya,red) agar memang berkompeten ketika mengikuti kegiatan-kegiatan seperti ini,” tandas Wagub.

Dalam acara  ini telah dilakukan penandatanganan komitmen kerjasama kemitraan oleh Wagub Kandouw bersama Direktur Advokasi dan Penyelesaian Sanggahan Wilayah II, M Aris Supriyanto dan Inspektur Nixon Watung.

Turut hadir pula dalam kegiatan itu, Kasi Wilayah Maluku dan Papua, Arif Budiman.

(ton)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan