Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pemkot Tomohon Manfaatkan Potensi Lahan Potensial Hortikultura - Fajar Manado

Pemkot Tomohon Manfaatkan Potensi Lahan Potensial Hortikultura

Pemkot Tomohon Manfaatkan Potensi Lahan Potensial Hortikultura
Tomohon, Fajarmanado.com — Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak  diwakili  Asisten Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Tomohon Drs. O.D.S Mandagi membuka sekaligus menjadi pemateri dalam kegiatan Pelatihan Budidaya Bawang Putih yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon, di Puncak Temboan, Selasa (4/12/2018).

Mandagi menjelaskan,  pertemuan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan optimalisasi pemanfaatan potensi lahan Kota Tomohon sebagai penghasil produk hortikultura.

“Kota Tomohon dengan luas wilayah 147,21 km2, terdapat 2.012 Ha di antaranya yang merupakan lahan potensi pengembangan hortikultura. beragam produk hortikultura dapat dikembangkan di Kota Tomohon,” ujar Mandagi.

Selain agroklimat yang mendukung, kata Mandagi, Kota Tomohon juga memiliki Sub Terminal Agribisnis (STA) yang memudahkan petani yang ada di Kota Tomohon untuk memasarkan hasil produksinya sampai ke luar Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Baca Juga :  BKD Tomohon Melakukan Rekonsiliasi Pengelolaan Kas Antara BUD

“Kita ketahui bersama gejolak harga beberapa komoditi hortikultura seperti cabe, tomat, bawang merah dan bawang putih telah memicu terjadinya inflasi baik nasional maupun regional,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, dalam rangka penumbuhan pengembangan agrobisnis tersebut, banyak kendala dan tantangan yang harus dhadapi bersama.

“Antara lain, masalah kelembagaan petani yang sampai saat ini masih lemah, masalah produksi dan produktivitas yang rendah, belum optimalnya penggunaan teknologi tepat guna, masalah pemasaran dan sebagainya,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Tomohon Sosialisasikan Hibah dan Bansos 2019

“Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah banyak upaya yang dilakukan oleh pemerintah diantaranya yaitu kegiatan yang dilaksanakan saat ini,” sambung Mandagi.

Ia mengingatkan, salah satu tugas aparat pembina adalah mengawal serta membimbing para pelaku usaha, baik dari segi teknis pengolahan maupun manajemen kelembagaan serta akses pemasarannya.

“Keberhasilan kegiatan pelatihan ini tidak hanya ditentukan oleh tingkat kemampuan narasumber yang ada, tetapi juga dipengaruhi oleh tingkat keaktifan saudara-saudara sebagai peserta pelatihan. saya mengharapkan agar saudara sekalian dapat mengikutinya sampai selesai,” tandasnya.

Tampak hadir Kepala BPP Tomohon Bapak Max Runtu serta Kelompok Petani Bawang Putih.

Penulis; Prokla Mambo

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan