Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Nuansa Nasionalisme Warnai Ibadah HUT KGPM Sentrum Kawangkoan - Fajar Manado

Nuansa Nasionalisme Warnai Ibadah HUT KGPM Sentrum Kawangkoan

Nuansa Nasionalisme Warnai Ibadah HUT KGPM Sentrum Kawangkoan
Kawangkoan, Fajarmanado.com — KGPM lekat dengan gereja perjuangan. Tak heran, nuansa nasionalis mewarnai prosesi ibadah Hari Ulang Tahun (HUT) ke-85 KGPM Sentrum Kawangkoan, Minahasa, Senin (7/1/2018), malam tadi.

Rangkaian puncak acara yang digelar di KGPM Sentrum Kawangkoan, Jalan BW Lapian Kawangkoan itu, ditandai dengan iring-iringan anak-anak sekolah minggu membawa bendera Merah Putih yang masuk melalui gerbang utama munuju depan mimbar.

Anak-anak pria dan wanita yang berpakaian adat Minahasa itu, disusul oleh jajaran Puncuk Pimpinan (PP) dan Majelis Gembala (MG) KGPM, serta BPS, PMS dan majelis kelompok pelayanan (Kepel) KGPM.

Saat menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Setelah berbaris di depan mimbar, bersama jemaat dan tamu, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Dalam ajakan bersekutu pada liturgi yang dipimpin Pnt Boy Tumewu terungkap, KGPM Kawangkoan, yang kini dikenal dengan KGPM Sentrum Kawangkoan ini, berdiri pada tanggal 7 Januari 1934 atau dua bulan sembilan hari setelah KGPM berdiri di Desa Wakan pada 29 Oktober 1933.

Baca Juga :  Dinilai Tak Netral, Kapolri Tito Karnavian Terbitkan Larangan Bagi Anggota Polri

Pada ibadah perdana hari mInggu itu, tercatat diikuti 31 kepala keluarga (KK). Lokasinya berada di halaman Keluarga Andries Umbas-Nayoan dengan menggunakan bangsal pertemuan masyarakat Jaga 3 Desa Uner, Kawangkoan.

“Di tahun 2019, tepatnya di hari ulang tahun KGPM Sentrum Kawangkoan ke 85 ini, jemaat yang terdaftar sebanyak 360 kepala keluarga dengan jumlah jiwa 1094,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua MG KGPM Tedius Batasina memaparkan betapa berkuasanya Tuhan menuntun KGPM Sentrum Kawangkoan bersaksi dan melayani selama 85 tahun bersidang.

Tuntunan dan penyertaan Tuhan bagi umat pilihannya tidak ada yang mustahil, sebagaimana Dia membebaskan dan membawa bangsa Israel dari tanah perbudakan di Mesir menuju tanah perjanjiannya.

Tarian junjung bakul anak-anak sekolah minggu mengawali persembahan syukur.

Sedangkan Ketua PP KGPM Fetrisia Aling, MTh menegaskan, KGPM harus terus menunjukkan eksistensinya sebagai gereja perjuangan, yang bersama pemerintah membangun bangsa dan negara.

Baca Juga :  Jimmy Eman Harap Kenaikan Gaji Dapat Memacu Kinerja PNS

KGPM, kata dia, dituntut tidak hanya melayani jemaatnya tetapi juga warga yang ada di sekitar.

“Kalau gereja tidak mampu memberikan pelayanan di sekitarnya, itu pertanda sudah (berpenyakit) akut. Gereja yang tidak melayani di sekitarnya perlu didiagnosa,” paparnya.

Ia juga mengingatkan, KGPM harus menciptakan kader-kader pelayan dan cendekiawan yang handal di masa datang agar dapat bersama-sama pemerintah membangun bangsa dan negara.

Acara yang dihadiri oleh mantan Ketua PP KGPM Gbl. Andries Sengkey, STh dan Ketua Wilayah XV KGPM Pnt. Drs Anthon Rembang tersebut, diwarnai pula penyerahan diakonia kepada para mantan Ketua PMS KGPM Sentrum serta pemotongan kue HUT.

Terpantau hadir pula, Kadis Perhubungan Minahasa Ir Yanny Moniung, Camat Kawangkoan Dra Meike Rantung, Lurah Uner Satu Debbie Pinatik, SE.

Penulis: Jones Mamitoho

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan