Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Astaga..! Pria 61 Tahun Tak Bernyawa di Dalam Selokan, Diduga Akibat Ini - Fajar Manado

Astaga..! Pria 61 Tahun Tak Bernyawa di Dalam Selokan, Diduga Akibat Ini

Astaga..! Pria 61 Tahun Tak Bernyawa di Dalam Selokan, Diduga Akibat Ini
Tomohon, Fajarmanado.com — Seorang pria ditemukan tak bernyawa di dalam selokan, pemukiman penduduk Kelurahan Kayawu, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon.

Pria yang belakangan diindentifikasi bernama Rudy Ramopolii Sumakut (61 tahun), warga Lingkungan VIII, kelurahan setempat, pertama ditemukan Fredrik Moningka sekitar pukul 7.15 Wita, Minggu (13/9/2019) pagi.

Saat ditemukan, korban yang memakai celana jeans biru, jaket hitam dan topi merah ini, sudah tak bernyawa dalam posisi tertelungkup di dalam selokan.

Keterangan yang dirangkum dari masyarakat sekitar tempat kejadian perkara (TKP), Sabtu malam sekitar pukul 20.00 Wita korban terlihat berjalan sempoyongan diduga akibat sudah mabuk menuju lokasi suatu pesta di Kelurahan Kayawu.

Baca Juga :  Kejuaraan Karate-Do Hentak Kota Tomohon

Sekitar tiga jam kemudian, warga melihat korban duduk di beton dekat pintu masuk sebuah kios.

Diduga sudah mabuk berat, korban terlihat di situ sampai pukul 03.00 Wita, Minggu, dini pagi. Namun sekitar pukul 7.15 Wita, atau 4 jam 15 menit kemudian, korban ditemukan sudah tak bernyawa di dalam selokan.

Fredrik Moningka mengatakan, saat akan keluar dari rumah sekitar pukul 07.15 Wita, dirinya melihat ada botol mineral bekas di pagar. Ketika mendekat berniat mengambilnya, pria 64 tahun ini mendapati ada orang yang tertelungkup di dalam selokan.

Baca Juga :  HUT ke-28 GMIM Taratara, Wali Kota Eman Ajak Jemaat Sukseskan Pemilu 2019

Saat mendekat, Fredrik coba menegur namun korban tak bereaksi karena tak bernyawanlagi.

Kuat dugaan, saat duduk dalam keadaan mabuk berat, korban yang tak sadarkan diri terjatu dalam selokan dan kepalanya membentur dasar selokan yang terbuat dari beton itu.

Mendengar kabar ini, tim dari Polsek Tomohon Utara langsung bergerak dan melakukan olah TKP.

Jenazah korban kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk pemeriksaan luar.

“Keluarga menolak otopsi dengan membuat surat persetujuan yang diakui lurah lokal. Kasus ini dalam pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Tomohon Utara.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan