Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Resmikan Renovasi SD Katolik 10 St. Fransiskus Buha, GSVL Sampaikan Ini - Fajar Manado

Resmikan Renovasi SD Katolik 10 St. Fransiskus Buha, GSVL Sampaikan Ini

Resmikan Renovasi SD Katolik 10 St. Fransiskus Buha, GSVL Sampaikan Ini
Walikota Manado GSVL, saat meresmikan SD Katolik 10 Santo Fransiskus Buha, Jumat (18/1/2019)

Manado, Fajarmanado.com – Walikota Manado DR. Ir. G. S. Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, menghadiri acara Peresmian Renovasi SD Katolik 10 Santo Fransiskus Buha, yang merupakan bagian dari peresmian seremonial renovasi sekolah di Kota Manado tahun 2018, bertempat di Kelurahan Buha Kecamatan Mapanget, Jumat (18/1/2019) sore.

Dalam sambutannya, Walikota G. S. Vicky Lumentut (GSVL) yang didampingi Kepala Dinas Pandidikan Kota Manado Drs. Daglan Walangitan, M.Pd, memberikan apresisi kepada pihak PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan seluruh pihak yang sudah terlibat dalam renovasi sekolah dan sudah peduli dengan Manado, Kota kita bersama.

Menurut GSVL, sudah dua kali diundang dalam peresmian dari program-program Indomaret yang ada. Ini sebagai bukti tanggung jawab sosial perusahaan yaitu Corporate Social Responsibility (CSR) yang adalah pendekatan bisnis dengan memberikan kontribusi terhadap pembangunan yang berkelanjutan dengan manfaat ekonomi, sosial dan lingkungan bagi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia pendidikan.

“Untuk program ini didasarkan pada beberapa poin penting seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang memiliki tiga dimensi sebagai dasar perhitungannya, yaitu; umur panjang dan hidup sehat yang diukur dengan angka harapan hidup saat kelahiran, pengetahuan yang dihitung dari angka harapan sekolah dan angka rata-rata lama Sekolah di bidang pendidikan, serta standar hidup layak yang dihitung dari Produk Domestik Bruto/PDB (keseimbangan kemampuan berbelanja) per kapita dimana Indomaret mengambil bagian dalam poin pendidikan. Baik berupa pemberian bantuan beasiswa, renovasi Sekolah, dan memberikan kesempatan kerja bagi penduduk kota Manado,” jelas GSVL.

Dilanjutkannya, mengenai penilaian Manado Kota Kotor, kenapa..? karena persoalan TPA. Sejak tahun 2014, Kota Manado mengalami banjir bandang maka terjadi penumpukan sampah yang tinggi, sementara salah satu syarat untuk penilaian Adipura adalah TPA yang menggunakan sistem sanitary landfill. Namun dalam kondisi saat ini TPA Sumompo sudah tidak memungkinkan lagi untuk diadakan sanitary landfill.

“Bagi saya, jangan bermimpi mendapat adipura tapi dahulukan lingkungan ini bersih dan sehat. Saya sudah keliling , sudah tidak ada tempat pembuangan sampah. Dan jika ditemukan permasalahan sampah, silahkan dikasih masukan nanti kami evaluasi. Sementara mengenai masalah TPA sudah sepantasnya ada TPA yang baru, dan yang lama ditutup. Dan terkait TPA, sudah ada TPA regional, yang berlokasi di Minahasa Utara,” jelas Walikota Vicky Lumentut.

“Ada beberapa lokasi yang akan ditempatkan alat pembakar sampah dan itu segera direncanakan dengan matang. Semoga Kota Manado makin maju, bersih dan sehat, serta aman dan tentram,” pungkas GSVL.

Dalam kegiatan tersebut, dihadiri Kepala Sekolah SD Katolik 10 Santo Fransiskus Buha Martinus Tombuku Mewakili Yayasan, Perwakilan Paroki Tuminting, Branch Manager Indomaret Untung Tri Haryono, Deputy Branch Manager Renaldo Tuwongkesong, CSR Maneger Indomaret Pusat Bambang Trijanto, Kepala Bagian Pemerintahan dan Humas Setda Kota Manado Drs. Sonny Takumansang, MSi, Lurah Buha , dan juga para Kepala Lingkungan.

 

Penulis: ***/Jones mamitoho

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan