Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats ASN Pemkot Manado Suport Pemindahan RKUD ke BNI 46 - Fajar Manado

ASN Pemkot Manado Suport Pemindahan RKUD ke BNI 46

ASN Pemkot Manado Suport Pemindahan RKUD ke BNI 46

Manado, Fajarmanado.com – Aparatur Sipil Negara (ASN) menyambut positif dan memberikan dukungan penuh pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Pemerintah Kota Manado, dari Bank SulutGo ke Bank Negara Indonesia (BNI) 46.

Sejumlah ASN dilingkup Pemerintahan Kota Manado kepada awak media, Jumat (8/2/2019), menilai bahwa, keputusan untuk memindahkan RKUD ke BNI 46, sudah sangat tepat, karena untuk kredit pegawai di BSG suku bunganya tergolong tinggi jika dibandingkan dengan BNI 46, yang adalah bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Saya sangat setuju RKUD Pemkot dipindahkan ke BNI 46. Saya telah mengambil jenis Kredit Pegawai Negeri Sipil (KPNS) di Bank SulutGo, suku bunga kreditnya 15%. Saya sudah cek, kalau suku bunga kredit BNI 46 itu dimulai dari 5%. Kalau hitung-hitung dengan kredit yang saya ambil di BSG saat ini, dengan jumlah plafont kredit saya, dibandingkan dengan suku bunga kredit di BNI 46, ada selisih kisaran 50-an juta rupiah,” ungkap sumber yang tak ingin namanya dipublikasikan.

“Tapi sudahlah, saya tetap membayar kewajiban kredit yang sudah diambil di BSG. Terkait pemindahan RKUD 2019 Pemkot Manado ke BNI 46, saya sangat setuju, tidak ada masalah karena BNI 46 adalah bank Pemerintah, dan ini juga akan bermuara pada kesejahteraan kami, ASN di lingkungan Pemkot Manado,” kata sumber.

Pengakuan dari ASN lain, ada teman-teman kantornya yang mengajukan kredit bukan di BSG tapi di bank lain.
“Ada rekan-rekan kami sudah mengajukan kredit dengan menjaminkan surat-surat atau SK PNS mereka tapi bukan di BSG melainkan di bank lain, karena perbandingan suku bunga kreditnya masih tergolong dibawah suku bunga kredit BSG,” tutur ASN Pemkot yang juga meminta namanya dirahasiakan.

Sementara itu, Humas Bank SulutGo Sandra Rogi, Jumat (8/2/2019), ketika dikonfirmasi via ponsel menjelaskan, persoalan RKUD itu merupakan ranah dari pimpinan Direksi. “Yang lebih jelasnya silahkan tanya ke pimpinan,” ujar Rogi singkat.

Ketika disinggung soal bunga kredit di BSG yang sangat tinggi, dia menjelaskan bahwa hal itu bukan pemicu pemindahan RKUD.
“Itu bukan alasan pemindahan RKUD,” pungkas Sandra Rogi.

 

Penulis: ***/Jones Mamitoho

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan