Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Hampir 8 Bulan Buron, Timah Panas Lumpuhkan DPO Perampokan - Fajar Manado

Hampir 8 Bulan Buron, Timah Panas Lumpuhkan DPO Perampokan

Hampir 8 Bulan Buron, Timah Panas Lumpuhkan DPO Perampokan
ED, salahsatu dari empat tersangka Curas di Kota Bitung yang buron hampir 8 bulan ketika diamankan jajaran Polres Bitung, Minggu (10/2/2019).
Bitung, Fajarmanado.com — Setelah hampir delapan bulan buron, diam-diam polisi ternyata sudah berhasil menghentikan pelarian salahsatu dari dua tersangka perampokan di Kota Bitung pada 19 Juni 2018 silam.

ED, pria 32 tahun warga Desa Kalawat, Minahasa Utara di wilayah Kota Manado, Minggu (10/2/2019) malam.

Tersangka diyakini terlibat kasus curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap Ali Muhammad Jaenal Abidin pada hari Selasa, 19 Juni 2018 bersama tiga rekannya di sekitar SPBU Manembo-nembo, Bitung.

Setelah menodong korban dengan senjaya tajam, omplotan ED berhasil mengambil handphone dan uang tunai sebesar Rp.1,5 juta

Berdasarkan laporan korban, enam hari setelah kejadian, jajaran Polres Bitung berhasil membekuk dua tersangka, JS (20 tahun) dan SY, keduanya warga Maesa, Bitung pada Minggu, 24 Juni 2018. Sementara ED dan seorang tersangka lain, langsung menghilang sehingga dimasukkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Informasi yang dirangkum menyebutkan, ketika hendak ditangkap polisi, ED berusaha melarikan diri sehingga terpaksa dilumpuhkan petugas dengan timah panas yang bersarang di kaki kanannya.

Peristiwa perampokan tersebut terjadi kerika korban dalam perjalanan menuju Gorontalo menggunakan mobil Toyota Innova warna silver, beristirahat dalam mobil di dekat SPBU manembo Nembo.

Sekitar pukul 02.00 Wita, korban yang mengaku mengantuk tidur di dalam mobil dengan kaca sedikit terbuka.

Sekitar tiga jam kemudian, empat pria datang menghampiri mobil korban. Dua tersangka menggedor kaca mobil sambil menodongkan senjata tajam dan meminta korban untuk menyerahkan barang berharga.

Korban yang ketakutan langsung menyerahkan hand phone Nokia tipe 1034 dan uang sebesar Rp 1,5 juta kepada tersangka.

Setelah mendapat yang diinginkan, para tersangka melarikan diri, sementara korban mendatangi Mapolres Bitung untuk melaporkan kejadian yang baru saja dialaminya.

Kapolres Bitung, AKBP Stefanus Tamuntuan melalui Kasubbag Humas, AKP Idris Musa membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Kasubbag Humas Idris Musa menjelaskan, dua tersangka yang ditangkap sebelumnya, JS dan SY, sudah diserahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Sedangkan tersangka ED diamankan di Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut. Dan satu tersangka lagi yang sudah diketahui identitasnya, masih dalam pengejaran petugas,” ujarnya.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan