Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Pemkot Tomohon Sosialisasikan Hibah dan Bansos 2019 - Fajar Manado

Pemkot Tomohon Sosialisasikan Hibah dan Bansos 2019

Pemkot Tomohon Sosialisasikan Hibah dan Bansos 2019
Tomohon, Fajarmanado.com — Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Tomohon melaksanakan Sosialisasi Tata Cara Pemberian Hibah, Bantuan Sosial (Bansos) dan dana duka tahun anggaran 2019, yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Ak, Kamis (14/3/2019) di Aula Rumah Dinas Wali Kota Tomohon.

Wali Kota Jimmy Eman dalam sambutannya menjelaskan bahwa Permendagri No 13 tahun 2018 diterbitkan pemerintah untuk mengatasi permasalahan pelaksanaan pemberian hibah, bansos dan santunan dana duka yang bersumber dari APBD.

Dalam Permendagri tersebut, lanjut Wali Kota, antara lain berisi penegasan persyaratan pemberian hibah, seperti:

1. Bersifat nirlaba, sukarela dan sosial.

2. Memiliki kepengurusan yang jelas di daerah yang bersangkutan.

Baca Juga :  Digelar di Tomohon, Jimmy Eman Sebut SKKNI Infokom Sangat Bermanfaat

3. Berkedudukan dalam wilayah administrasi pemerintah daerah yang bersangkutan, dalam hal ini berkedudukan di Kota Tomohon.

“Sedangkan, persyaratan ke empat telah terdaftar pada kementerian yang membidangi urusan hukum dan hak asasi manusia,” katanya.

“Pengaturan kembali nama dan besaran pemberian Hibah dan bansos kepada masing-masing penerima yang dicantumkan dalam lampiran tersendiri dalam Perkada (Peraturan Kepla Daerah) tentang penjabaran APBD,” kata Wali Kota.

“Jadi hibah adalah pemberian uang/barang atau jasa dari pemerintah daerah kepada pemerintah atau pemerintah daerah lainnya, perusahaan daerah, masyarakat dan organisasi kemasyarakatan, yang secara spesifik telah ditetapkan peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat, serta tidak secara terus menerus, yang bertujuan untuk menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkot Tomohon Pelajari Inovasi Penyelesaian MP-TGR di Gorontalo

Wali Kota Jimmy Eman juga menjelaskan, bansos adalah pemberian bantuan berupa uang/barang kepada individu, keluarga, kelompok dan atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang bertujuan untuk melindungi dari kemungkinan terjadinya resiko sosial.

“Santunan dana duka adalah untuk membantu biaya pemakaman atau kremasi. Pemerintah Kota Tomohon akan memberikan santunan duka sejumlah Rp 1.000.000 setiap penduduk yang meninggal dunia,” paparnya.

Tampak hadir Ketua FKUB Kota Tomohon Pdt Vonny Roring MTh, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah Kota Tomohon Drs Gerardus Mogi, para tokoh Agama, para tokoh masyarakat serta para hadirin undangan.

Penulis: Prokla Mambo

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan