Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Panwas Deteksi Oknum Kaling Mendata Pendukung Caleg di Minahasa - Fajar Manado

Panwas Deteksi Oknum Kaling Mendata Pendukung Caleg di Minahasa

Panwas Deteksi Oknum Kaling Mendata Pendukung Caleg di Minahasa
Ketua Panwascam Kawangkoan, Stefan Lumenta ketika berbicara di depan peserta Rakorcam Kawangkoan yang dipimpin Camat Dra. Meike Rantung di Kantor Kelurahan Uner Satu, Jumat (12/4/3019).
Kawangkoan, Fajarmanado.com — Mendekati Pemilu 17 April 2019, pekan depan, beragam manuver pemenangan dikabarkan mulai dilancarkan para calon legislatif (Caleg).

Tak hanya semakin intens turun blusukan menyapa masyarakat, tetapi mulai menebar tim sukses (Timses) melakukan pendataan pendukung dengan iming-iming uang.

Ketua Panwas Kecamatan Kawangkoan, Stefan Lumenta tak menafikkan kabar ini.

Bahkan, di depan peserta Rapat Koordinasi Kecamatan (Rakorcam) Kawangkoan, Jumat (11/4/2019), Stefan mengungkapkan keprihatinannya karena di antara Timses caleg yang melakukan pendataan pendukung ada yang berstatus aparat pemerintah.

Stefan pun menunjuk timses caleg yang mendata pendukung di salahsatu kelurahan yang ada di Kecamatan Kawangkoan.

“Kami mendapat laporan ada oknum pala (kepala lingkungan) yang turun langsung mendata masyarakat untuk salahsatu caleg,” ungkapnya pada Rakorcam Kawangkoan yang dipimpin Camat Dra Meike Rantung di Kantor Lurah Uner Satu, siang tadi.

Baca Juga :  Digelar 25-26 Oktober di Tondano, Panitia Konsultasi Tahunan Pemuda Sinode GMIM 2019 Rapatkan Barisan

Stefan menegaskan, sesuai regulasi yang ada maka semua jajaran pemerintahan sampai di tingkat bawah, lingkungan di kelurahan dan jaga di desa, tidak boleh terlibat dalam memenangkan salahsatu calon, baik pasangan presiden dan wakil presiden maupun caleg di semua tingkatan.

“Sedangkan melike saja postingan di facebook tidak boleh, apalagi menjadi tim sukses dan mendata pendukung calon. Ada sanksinya,” tandasnya.

Sesuai pengamatan Fajarmanado.com, pada saat masa tenang sampai jelang pencoblosan di Tempat Pemunggutan Suara (TPS) pada beberapa pemilihan legislatif (Pileg) selama ini, masyarakat yang sudah didata akan dikunjungi kembali oleh para timses dan menyerahkan sejumlah uang tertentu.

Baca Juga :  Digelar 25-26 Oktober di Tondano, Panitia Konsultasi Tahunan Pemuda Sinode GMIM 2019 Rapatkan Barisan

“Kami akan terus melakukan pengawasan. Tapi saya menyadari, tenaga kami sangat terbatas. Untuk itu kami mengharapkan peranserta aktif masyarakat untuk melaporkan apabila ada pelanggaran Pemilu yang terjadi,” papar Stefan Lumenta.

Sementara itu, menjelang Pemilu 2019, meski sebagian besar tak menyampaikan visi dan misi, para caleg, baik untuk DPRD kabupaten kota, provinsi maupun DPR RI terus bersiliweran turun menyapa langsung masyarakat.

Kian ironis lagi, acara kedukaan demakin ramai dihiasi karangan bunga dan atau baliho caleg. Malahan, para caleg berduit tak segan-segan memberikan sumbangan dana duka.

Tak hanya itu, ada juga caleg yang ikut menyumbang berdus-dus air mineral, yang pada penutup kemasannya bergambarkan wajahnya.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan