Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Siap Modal Hampir 1 T, Investor Amerika Ini Lirik Potensi Kelautan Sulut - Fajar Manado

Siap Modal Hampir 1 T, Investor Amerika Ini Lirik Potensi Kelautan Sulut

Siap Modal Hampir 1 T, Investor Amerika Ini Lirik Potensi Kelautan Sulut
Wagub Sulut, Drs Steven Kandouw dan President Of Forever Oceans Corporation, Jason Heckathorn saat menandatangani MoU di Jakarta, Kamis (9/5/2019).
Jakarta, Fajarmanado.com — Sulawesi Utara kembali menarik minat investor luar negeri. Bahkan, Forever Ocean Corporation, perusahaan perikanan Amerika ini bakal berinvestasi senilai hampir 1 Triliun rupiah di sektor perikanan dan kelautan Sulut.

Perusahaan yang bergerak di bidang budidaya ikan lepas pantai ini, mulai mengkonkritkan niatnya dengan melakukan Momorandum of Understanding (MoU) dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut).

Nota kesepahaman itu ditandatangank bersama oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs Steven Kandouw mewakili Gubernur Olly Dondokambey dengan President Of Forever Oceans Corporation, Jason Heckathorn.

Penandatanganan MoU disaksikan Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Heather Variava di Kantor Konsulat Kedutaan Besar Amerika di Jakarta, Kamis (9/5/2019) siang.

Baca Juga :  Buka Puasa, Gubernur Olly Serahkan Bantuan Kepada 43 Panti Asuhan

“Kita siap mendukung kerja sama di bidang perikanan kelautan dengan Forever Ocean Corporation,” kata Kandouw seusai peneken MoU.

Wagub Kandouw menuturkan, Forever Ocean Corporation nantinya akan membangun fasilitas pabrik, laboratorium, dan teknologi budi daya ikan lepas pantai pertama di Indonesia yang akan berdampak pada meningkatnya produksi perikanan kualitas ekspor.

Investor perikanan dari negeri Paman Sam mengaku memilih Sulut sebagai lokasi budidaya perikanan karena belum tercemarnya laut di wilayah Nyiur Melambai.

Sesuai kesepakatan, Forever Ocean Corporation memilih laut Likupang, Minahasa Utara dan Manado sebagai lokasi budidaya ikan lepas pantai.

“Perusahaan ini terkenal karena environment friendly,” jelas Kandouw.

Kandouw mengapresiasi perhatian dari pemerintah Amerika Serikat karena memilih Sulut menjadi tempat investasi di bidang Perikanan dan kelautan.

Baca Juga :  Gubernur Olly Sebut Pemuda GMIM adalah Obor Pembangunan

Ia juga menjelaskan iklim investasi di Sulut yang sangat kondusif didukung keramahan masyarakatnya sangat menarik bagi semua investor.

Sementara itu, Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Heather Variava menyambut baik MoU tersebut.

Variava berharap kerjasama ini akan berlanjut di sektor lainnya seperti perdagangan dan pariwisata.

Selain pihak Kedutaan Amerika, penandatanganan MoU itu, juga dihadiri Asisten 2 Rudi Mokoginta, Kadis Perikanan dan kelautan Sulut Ronald Sorongan, Kadis Penanaman Modal dan PTSP Frangky Manumpil, dan Staf khusus Gubernur Bidang Investasi dan Penanaman Modal Fabian Pascoal.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan