Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Serahkan Kebun Kelapa Eks HGU, Olly Harap Faperta Bekerjasama dengan Balit Palma - Fajar Manado

Serahkan Kebun Kelapa Eks HGU, Olly Harap Faperta Bekerjasama dengan Balit Palma

Serahkan Kebun Kelapa Eks HGU, Olly Harap Faperta Bekerjasama dengan Balit Palma
Manado, Fajarmanado.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) menyerahkan semua lahan kebun kepala eks Hak Guna Usaha (HGU) dikelola oleh Balit Palma.

Oleh karena itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey, SE berharap agar Fakultas Pertanian (Faperta) Unsrat Manado menjalin kerjasama dengan Balit Palma.

“Saya harapkan Balit Palma di Sulut dapat bekerja bersama sama (dengan Faperta Unsrat) dalam rangka meningkatkan produk kelapa khususnya yang ada di Sulut,” katanya dies natalis ke-59 Faperta Unsrat yang digelar di Auditorium Unsrat, Jumat (17/5/2019)

Olly mengatakan, dirinya sudah bicara dengan Kepala Balit Palma bahwa setiap lahan kelapa eks Hak Guna Usaha (HGU) yang ada di kabupaten akan diserahkan kepada Balit Palma.

“Setiap kabupaten yang memproduksi kelapa, misalnya Minut, ada eks HGU maka kami akan serahkan kepada Balit Palma sekitar 200 hektar,” ungkap Olly.

Menurut Olly, cara tersebut bakal diterapkan di daerah lainnya. “Di Minsel juga ada eks HGU yang kita serahkan juga, Mitra juga ada tanah eks HGU yang sudah habis waktunya dan Pemprov akan mengambil alih untuk diserahkan kepada Balit Palma dan Unsrat untuk pengembangan kelapa ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Mulai Besok, Polda Sulut Gelar Operasi Patuh Samrat, Ini yang Disasar

Lebih jauh, Olly menerangkan, pesatnya sektor pariwisata melalui pertambahan jumlah Wisman yang berkunjung ke Sulut dimanfaatkan Pemprov Sulut untuk meningkatkan nilai tambah petani dengan memproduksi minyak kepala murni untuk dijadikan oleh-oleh para turis ketika kembali ke negaranya masing-masing.

“Saat ini juga Pemprov sudah memproduksi minyak kelapa murni di rumah produksi yang ada di kabupaten/kota. Pasarnya sudah tersedia yaitu turis yang datang ke Sulut,” katanya.

Setiap turis, lanjut dia, membeli 600 ml minyak kelapa murni sebagai oleh-oleh. “Setiap hari ada sekitar 1000 turis sampai hari ini pulang. Semakin hari semakin dikenal minyak kelapa murni produk dari Sulut. Ini solusi awal yang kita bisa laksanakan untuk peningkatan nilai kelapa yang ada bagi masyarakat kita,” jelas Olly.

Baca Juga :  Eman Hadiri Rakorda Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan

Terkait dengan Dies Natalis Faperta Unsrat, Olly yang hadir bersama isteri, Rita Maya Dondokambey Tamuntuan yang juga Ketua Alumni Faperta Unsrat memberikan apresiasi.

Menurutnya, pelaksanaan dies natalis sebagai momentum untuk memperkuat komitmen Faperta Unsrat sebagai fakultas yang mampu melahirkan lulusan-lulusan profesional, unggul dan berkarakter.

“Lulusan Fakultas Pertanian Unsrat bisa bersaing di dunia pekerjaan baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Olly.

Ia mengungkapkan pula, Faperta Unsrat memiliki peran penting terhadap sektor-sektor yang sedang diupayakan Pemprov Sulut, seperti meningkatkan nilai tambah petani kelapa melalui kerjasama dengan Balit Palma.

Dies natalis tersebut turut dihadiri Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian RI, Fadjry Djufry, Rektor Unsrat Ellen Joan Kumaat dan civitas akademika Fakultas Pertanian Unsrat.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan