Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Bupati VAP dampingi Menteri Pariwisata Pantau Lokasi KEK Pariwisata Likupang - Fajar Manado

Bupati VAP dampingi Menteri Pariwisata Pantau Lokasi KEK Pariwisata Likupang

Bupati VAP dampingi Menteri Pariwisata Pantau Lokasi KEK Pariwisata Likupang

Liktim,Fajarmanado.com – Menteri Pariwisata Dr.Ir Arief Yahya M.Sc menyambangi tanjung Pulisan di desa Pulisan Kecamatan Likupang Timur, Jumat (9/7). Dalam kunjungannya kali ini, bertujuan memantau pengerjaan infrastruktur penunjang Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Likupang sekaligus berdialog dengan pemerintah provinsi dan kabupaten terkait pengembangan objek wisata di wilayah KEK. Dalam kunjungan kali ini menteri di dampingi Bupati Vonnie Anneke Panambunan, Asisten II Allan Mingkid, Kadis Pariwisata Audy Sambul bersama sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Minahasa Utara.

Menteri Pariwisata Dr.Ir Arief Yahya M.Sc mengatakan, untuk menjadi kawasan pariwisata, fasilitas penunjang seperti Jalan, Air Listrik dan Internet atau yang disingkatnya JALIN harus tersedia. Oleh karena itu pemerintah saat ini terus menggenjot pembangunan jalan menuju kawasan wisata di Likupang serta ketersediaan air bersih, listirk dan fasilit internet.

“Untuk akses jalan menuju kawasan ekonomi khusus pariwisata khususnya menuju Likupang, akan di bangun jalan baypass dari bandara menuju Likupang.”kata Yahya.

Ia juga menyampaikan masyarakat Minahasa Utara harus berbangga karena Likupang masuk dalam 5 kawasan super prioritas pengembangan pariwisata bersama Danau Toba, Mandalika, Labuan Bajo dan Borobudur. Dengan masuknya Likupang sebagai kawasan super prioritas, Yahya menganjurkan agar Bupati Vonnie Panambunan untuk melakukan lobi ke kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) agar anggaran bisa mendapatkan penambahan anggaran untuk peningkatan infrastruktur di Likupang.

“Tahun 2019 ini Likupang hanya mendapatkan alokasi anggaran dari kementrian PUPR sebesar Rp 438 milyar lebih, dengan adanya lobi dari pemerintah daerah semoga tahun 2020 mendatang alokasi anggarannya bisa bertambah mendekati 4 daerah lainnya yang mencapai Rp 800 milyar hingga Rp 2 triliun seperti di danau Toba.”tuturnya.

Sementara bupati Minahasa Utara Vonnie Anneke menyampaikan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan pusat yang telah menjadikan Likupang sebagai salah satu kawasan super prioritas pengembangan pariwisata di Indonesia. Kesempatan ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pemerintah kabupaten untuk menjadikan priwisata sebagai sektor unggulan di Minahasa Utara. Ia juga berjanji akan berusaha semampunya untuk melakukan lobi ke kementrian PUPR agar tahun 2020 bisa mendapatkan penambahan anggaran untuk pembangunan infrastruktur penunjang KEK Likupang.

“Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendukung program pemerintah pusat ini menjadikan Likupang sebagai kawasan pariwisata. Semoga sektor pariwisata kedepan akan menjadi leading sektor untuk peningkatan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus menjadi sektor penyumbang PAD terbesar sebagaimana daerah lain yang kawasan pariwisatanya sudah maju dan berkembang.”kata Panambunan.

Ia juga berjanji akan menjalankan instruksi menteri untuk mempermudah birokrasi dan proses perijinan bagi investor yang akan menanamkan sahamnya di bidang pariwisata di Minahasa Utara. Dalam kunjungannya kali ini juga ditandai dengan penanaman pohon oleh menteri Pariwisata, Bupati dan Dirjen PUPR.

 

Penulis : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan