Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Tomohon Siap Diverifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional - Fajar Manado

Tomohon Siap Diverifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional

Tomohon Siap Diverifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional
Tomohon, Fajarmanado.com — Kota Tomohon bertekad mempertahankan penghargaan Swasti Saba Wistara Tingkat Nasional pada tahun 2019 ini.

Kesiapan mencetak kembali prestasi Kota Sehat kategori Swasti Saba Wistara yang ke dua kali ini terungkap pada rapat persiapan menuju Wistara II tahun 2019 di Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu (4/9/2019).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Lantai Dua Sektetariat Daerah Kota Tomohon yang digelar oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Tomohon tersebut dihadiri Wali Kota Tomohon Jimmy Feldie Eman SE.Ak CA diwakili Sekertaris Daerah Kota (Sekkot) Ir Harold Lolowang, MSi.

Mengutip sambutan tertulis Wali Kota Jimmy Eman, Sekkot Harold Lolowang mengungkapkan, Pemkot Tomohon telah mengoleksi tiga prestasi di bidang kesehatan tingkat nasional selama ini.  Yakni, pada tahun 2013, 2015, dan 2017.

Baca Juga :  Di Buka Wali Kota, Tomohon Gelar Pelatihan Tata Kelola Destinasi

Tahun 2013 berupa Swasti Saba Padapa, tahun 2015 Swasti Saba Wiwerda dan Swasti Saba Wistara pada tahun 2017 silam, yang akan kembali berusaha diraih Kota Tomohon.

Untuk itu, lanjut Lolowang, demi mempertahankan penghargaan Swasti saba Wistara Pemkot Tomohon kembali mengikuti penilaian verifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2019 dengan memilih tujuh sasaran/tatanan yaitu:
1. Permukiman, sarana dan prasaran umum baik
2. Sarana tertib lalu lintas dan pelayanan transportasi baik
3. Industri dan perkantoran sehat
4. Pariwisata sehat
5. Ketahanan pangan dan gizi
6. Kehidupan masyarakat sehat yang mandiri
7. Kehidupan sosial yang sehat.

Baca Juga :  PDAM Tomohon Diminta Tingkatkan Kinerja Dalam Melayani Masyarakat

“Jadi konsep Kota sehat ini tidak hanya memfokuskan pada peranan kesehatan, tetapi merupakan gerakan untuk mendorong inisiatif masyarakat (capacity building) menuju hidup sehat. Sehingga partisipasi pemerintah swasta dan masyarakat sangat penting,” ujar Lolowang.

Ia menjelaskan, dalam tahap awal dapat berupaya untuk mempromosikan atau menginformasikan kegiatan-kegiatan yang telah dan akan dilakukan demi menunjang gerakan kota sehat, serta menselaraskan hal tersebut dengan sektor lain secara bersama-sama

“Untuk mengukur kemajuan kegiatan kota sehat, dibutuhkan indikator yang jelas sehingga semua pihak yang ikut terlibat dapat menilai sendiri kemajuan yang sudah dilakukan dan menjadi tolak ukur dalam merencanakan kegiatan selanjutnya,” pungkasnya.

Penulis: Prokla Mambo

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan