Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Abaikan Rekomendasi KASN, Jatah Penerimaan ASN Minut Terancam Hilang

Abaikan Rekomendasi KASN, Jatah Penerimaan ASN Minut Terancam Hilang
Ketua Komisi I DPRD Minut, Stendy Rondonuwu

Airmadidi, Fajarmanado.com – Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang meminta Bupati untuk mengembalikan jabatan eselon II kepada 3 ASN yang sempat dinonjobkan waktu lalu, harus diseriusi oleh pemerintah kabupaten. Pasalnya, jika rekomendasi tersebut diabaikan, pemerintah kabupaten terancam tidak akan mendapatkan jatah penerimaan ASN dan tidak bisa melakukan rolling jabatan eselon II.

Konsekwensi terhadap pengabaian rekomendasi ini disampaikan langsung oleh pihak KASN kepada komisi I DPRD Minut saat melakukan konsultasi ke KASN beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi I DPRD Minut, Stendy Rondonuwu menerangkan, rekomendasi KASN terkait jabatan 3 ASN tersebut sebaiknya dikembalikan meski bukan pada posisi sebelumnya. Sebab jika hal itu tidak dilakukan, Minut bakal mendapat sangsi pengurangan hingga penghapusan jatah ASN dalam penerimaan ASN mendatang.

“Memang rekomendasi KASN ini tidak berdampak hukum terhadap pemerintah apabila tidak dijalankan, namun kita akan diberikan sangsi adminstrasi berupa penghapusan jatah penerimaan ASN dan bahkan tidak bisa melakukan rolling jabatan eselon II. Penegasan ini disampaikan langsung oleh KASN saat kami melakukan konsultasi pekan lalu.”kata Rondonuwu.

Belajar dari kasus ini, Rondonuwu meminta agar Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Minut, harus maksimal dalam menjalankan tugas dan fungsinya untuk menjamin kualitas dan obyektivitas dalam pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian pegawai negeri sipil dalam dan dari jabatan struktural eselon II ke bawah.

“Tim Baperjakat kita harapkan melakukan penempatan tenaga yang tepat sasaran di setiap lini Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Selain itu Baperjakat harus obyektif dalam melakukan penilaian terhadap kinerja ASN.”terangnya.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Minut, Stivy Watupongoh, saat dikonfirmasi mengaku belum menerima rekomendasi dari KASN. Menurutnya pemerintah sebelumnya hanya dimintai untuk memberikan klarifikasi terkait laporan 3 ASN tersebut, dan klarifikasinya sudah diserahkan ke KASN.

“Kami belum mendapatkan rekomendasi dari KASN terkait hal itu, setahu kami KASN hanya meminta klarifikasi dan kami telah menyampaikannya secara tertulis.”ungkap Watupongoh.

Perlu diketahui, pasca rolling jabatan oktober 2017 lalu, 3 ASN Minut yang menduduki jabatan eselon II yakni, dr. Lily Lengkong, Hanny Tambani dan Femmy Pangkerego di nonjobkan dari jabatannya. Tak terima dinonjobkan sepihak, ketiga ASN ini mengadukan ke KASN dan berdasarkan informasi permohonan 3 ASN tersebut diterima dan direkomendasikan untuk dikembalikan ke jabatan eselon II.

Penulis : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan