Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Anak Sungai Ditutup, Warga Paldua Minta Pemerintah Ambil Sikap Tegas

Anak Sungai Ditutup, Warga Paldua Minta Pemerintah Ambil Sikap Tegas

Manado – Harry Watuna, warga Kelurahan Paldua lingkungan 5 Kecamatan Paldua mengeluhkan adanya penutupan anak sungai yang dilakukan pemilik lahan atas nama The Suyono Thejakusuma yang berada di linkungan 6 yang dahulunya lahan tersebut dijadikan kantor Lurah Paldua.

Menurutnya, akibat penutupan anak sungai tersebut, telah membuat warga yang berada di lingkungan 5, 6 dan 7 sangat was-was ketika hujan terjadi, meski berlangsung singkat.

“Ini penutupan anak sungai oleh pemilik lahan, sudah berlangsung 3-4 bulan lalu. Dampak yang kami rasakan, ketika hujan turun hanya setengah jam saja, air langsung meluap dan masuk ke rumah-rumah warga. Kami sudah menyampaikan ke pemerintah kelurahan agar mengambil sikap tegas dengan membongkar kembali lantai beton yang menutupi anak sungai itu. Supaya airnya mengalir seperti semula,” kata Watuna.

Hal sama juga diungkapkan, H. Suryadi Hulima, imam masjid Al-Fatah Paldua yang berada di Lingkungan 5. Menurutnya, keresahan warga ini sudah disampaikan kepada Wali Kota Manado. Dan pengerjaan pembangunan diatas lahan itu langsung dihentikan.

Tapi yang menjadi masalah, kata ketua forum imam Kelurahan Paldua ini, ancaman banjir terus saja membayang-bayangi warga yang bermukim disekitar anak sungai tersebut.

“Ketika penutupan menggunakan beton itu dilakukan, lantas kalau huja, air sudah tidak dapat mengalir lagi. Dulunya, anak sungai itu lebarnya mencapai 5 meter. Tapi sekarang, bukan hanya terjadi penyempitan, tapi sudah tersumbat karena sangat sulit dibersihkan. Jadi kami meminta agar ada penindakan tegas dari pemerintah untuk merespon keluhan para warga disini,” ujarnya.

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan