Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Astaga..! Adik Tebas Leher Kakak Perempuan, Ini Penyebabnya - Fajar Manado

Astaga..! Adik Tebas Leher Kakak Perempuan, Ini Penyebabnya

Astaga..! Adik Tebas Leher Kakak Perempuan, Ini Penyebabnya
Talaud, Fajarmanado.com — Warisan orang tua diduga menjadi pemicu sehingga FSA alias Frans, pria 29 tahun ini nekat membunuh kakak perempuannya, Nurhayati Ambanaga (41 tahun).

Berbekal sebilah parang, Frans menebas leher kakak kandungnya sendiri itu pada Selasa (11/9/2018), sekitar pukul 12.10 Wita.

Peristiwa tragis tersebut terjadi di rumah orang tua mereka, di Desa Birang Dusun III, Kecamatan Damau, Kabupaten Kepulauan Talaud.

Informasi diperoleh menyebutkan, korban hari itu hendak pindah dari rumah orang tua mereka. Di saat jam makan siang, korban rehat makan. Saat bersamaan, tersangka berada di rumah orang tua mereka pula.

Baca Juga :  Ditemukan Saat Melaut, Pria 42 Tahun Diduga Meninggal Gara-Gara Ini

Di saat itulah, antara tersangka dan korban terlibat percekcokan. Mereka silang pendapat soal harta warisan peninggalan orang tua.

Pertengkaran mulut itu tak berlanjut lama karena korban memilih diam dan melanjutkan mengemas barang-barang miliknya.

Pada saat itu, tersangka yang tak henti-henti mengungkapkan kedongkolannya beranjak ke dapur. Sambil menggenggam parang, tersangka kembali ke ruang tamu.

Tak disangka-sangka, Frans menebaskan benda tajam itu kearah leher Nurhayati. Korban pun jatuh bersimbah darah.

Melihat kakaknya jatuh tak berdaya di ruang tamu, Frans beranjak menuju rumah tetangga, disusul isterinya yang menyarankan agar menyerahkan diri ke pihak kepolisian.

Baca Juga :  Pakai Kacamata Selam, Mayat Nyaris Tinggal Tulang Mengapung di Laut Talaud

Sementara itu, suami korban, Septein Noch Bawontea (53 tahun), langsung berinisiatif melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Polsek Kabaruan.

Kapolsek Kabaruan, Iptu Jefry Panambunan mengatakan, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Mangaran.

“Berdasarkan pemeriksaan dokter, korban meninggal di TKP akibat luka sayatan di leher sepanjang 15,5 cm,” ujar Kapolsek.

Pelaku dan barang bukti, lanjut Kapolsek Panambunan, telah diamankan di Mapolsek. “Pelaku dijerat pasal 338 subsider 351 ayat (3) KUHP,” tandasnya.

Penulis: Briet Maga

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan