Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Astaga..! Ayah Kandung Cabuli Anak Gadis 16 Tahun - Fajar Manado

Astaga..! Ayah Kandung Cabuli Anak Gadis 16 Tahun

Astaga..! Ayah Kandung Cabuli Anak Gadis 16 Tahun
FP, ayah kandung berusia 43 tahun, warga Kecamatan Maesa, Kota Bitung, ditangkap polisi karena dilaporkan mencabuli anak gadisnya yang masih berusia 16 tahun. Foto: Humas Polda Sulut.
Maesa, Fajarmanado.com – Biadab! Ini kata yang pantas dialamatkan kepada tersangka pelaku pencabulan terhadap anak gadis di bawah umur. Setelah ayah tiri dua tahun ‘melahap’ gadis ingusan 9 tahun, kini giliran ayah kandung yang dilaporkan menikmati kegadisan anaknya sendiri.

Seperti halnya ayah menggauli anak tirinya, yang diberitakan media ini baru-baru, peristiwa pelecehan seksual terhadap gadis di bawah umur ini dikabarkan terjadi Kecamatan Maesa, Kota Bitung. Bedanya, jika korban ayah tiri masih berusia 9 tahun, kali ini menimpa gadis belia, sebut saja Bunga, yang berumur 16 tahun.

Perbuatan ayah kandung berinisial  FP (43 tahun), juga warga Kecamatan Maesa, Kota Bitung ini terungkap dari pengakuan korban sendiri. Bedanya, bila Mawar, pelajar salahsatu SD menceritakan peristiwa tragis yang dialami dari ayah tirinya kepada gurunya, maka Bunga menceritakan kepada Elvi, sang ibu kandungnyai.

Bak disambar petir di siang bolong, Elvi yang mendengar kabar ini pada Sabtu (20/1/2018) kemarin, sontak terkejut bak disambar petir. Elvi mengaku sedih bercampur geram mendengar kisah tersebut. Dirinya tak menyangka sang suami tega mencabuli darah dagingnya sendiri sehingga langsung saja melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Maesa, siang harinya.

Baca Juga :  Bertengkar dengan Isteri, Pria Ini Aniaya Anak Tiri Berusia 20 Bulan

Sesaat usai menerima laporan, personel piket segera mencari dan memburu pelaku. Tak butuh waktu lama, pelaku akhirnya berhasil diringkus tanpa perlawanan lalu digelandang ke Mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Di depan petugas, pelaku mengakui semua perbuatan bejatnya. Berdasarkan keterangan pelaku, pencabulan berawal pada bulan November 2017 silam, sekitar pukul 04.00 Wita saat ke duanya tidur di kamar yang sama.

Sejak kejadian ini, pelaku sering memukul korban, karena korban sering tidur di rumah tetangga. Diduga, pelaku memukul korban karena khawatir jika korban menceritakan kejadian tersebut kepada orang lain.

Kendati demikian, pelaku ternyata mengulangi perbuatannya, Sabtu (20/01/2018), sekitar pukul 04.30 Wita. Dini hari itu korban baru saja pulang dari acara pesta.

Baca Juga :  Pengeroyokan Brutal Terekam CCTV, Polisi Cengkram 4 Tersangka

Korban tidur di kursi ruang tamu sedangkan sang ayah tidur di lantai ruang tamu. Sesaat kemudian, korban pindah tidur di samping pelaku. Pelaku lalu (maaf) meraba organ vital korban. Saat akan melanjutkan aksinya lebih jauh, tiba-tiba korban terbangun. Pelakupun mengurungkan niatnya.

Sementara itu ibu korban, yang bekerja sebagai karyawan katering menjelaskan, kejadian Sabtu dini hari itu terjadi ketika dirinya sedang bekerja menyiapkan katering di rumah seorang warga. Ditambahkannya, korban sudah hamil dua bulan.

Kapolsek Maesa, Kompol Moh. Kamidin membenarkan adanya laporan tersebut. “Pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih mendalam,” jelasnya. “Pelaku dijerat Pasal 81 dan Pasal 82 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” tandas Kompol Kamidin.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan