Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Astaga..! Baru 2,6 Persen dari Rp4 T Dana APBD Sulut yang Terserap

Astaga..! Baru 2,6 Persen dari Rp4 T Dana APBD Sulut yang Terserap
Wagub Drs Steven Kandouw ketika membuka rapat pembinaan pengelolaan keuangan dan evaluasi penyerapan realisasi anggaran perangkat daerah dalam rangka optimalisasi pelaksanaan APBD Sulut 2018 di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Rabu (14/03/2018) pagi tadi.
Manado, Fajarmanado.com – Serapan dana APBD Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2018 ternyata masih sangat minim. Kendati triwulan pertama tinggal menghitung hari, namun volume serapan dana non tunai dari total sekitar Rp4 triliun baru tercatat sebesar 2,6 persen.

Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Wagub Sulut) Drs Steven Kandouw pun, mewarning  kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut seusai membuka rapat pembinaan pengelolaan keuangan dan evaluasi penyerapan realisasi anggaran perangkat daerah di masing-masing unit kerja dalam rangka optimalisasi pelaksanaan APBD Sulut 2018 di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Rabu (14/03/2018) pagi tadi.

Meski begitu, Wagub Kandouw mengakui bahwa minimnya penyerapan anggaran menjelang akhir triwulan pertama tahun 2018 ini memang terkendala oleh masih disempurnakannya struktur di pemerintahan pada beberapa waktu lalu.

“Sudah mau habis triwulan pertama, penyerapan anggaran kita masih 2,6 persen. Bahaya, memang waktu itu ada kendala di struktur (pemerintahan daerah) yang disempurnakan. Sebulan kita ditargetkan habiskan 400 miliar,” kata Kandouw.

Untuk itu Kandouw mengharapkan penyerapan anggaran ini bisa dipercepat sebagaimana target yang diinginkan pemerintah.

“Tugas kita untuk identifikasi ke dalam. Identifikasi semua program supaya itu dipercepat,” tandas Kandouw, yang mantan Ketua DPRD Sulut ini, sambil kembali mengingatkan supaya semua pimpinan SKPD dapat bergerak cepat dan tepat agar penyerapan anggaran bisa dipacu tanpa melanggar peraturan dan perundang-undangan yang ada.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan