Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Astaga..! Bertahun - Tahun Oknum Guru SMA N 1 Maesaan Diduga Lakukan "Pungli" - Fajar Manado

Astaga..! Bertahun – Tahun Oknum Guru SMA N 1 Maesaan Diduga Lakukan “Pungli”

Astaga..! Bertahun – Tahun Oknum Guru SMA N 1 Maesaan Diduga Lakukan “Pungli”
Maesaan, Fajarmanado.com — Praktik pungutan liar (Pungli) dilaporkan terjadi di SMA Negeri 1 Maesaan, Minahasa Selatan (Minsel). Aksi melanggar hukum ini dikabarkan sudah bertahun-tahun dilakukan sejumlah oknum guru terhadap para siswa.

Modus operandi yang dipraktikkan para oknum guru kelas maupun guru matapelajaran tersebut, relatif mirip dari tahun ketahun.

Selain ‘uang jasa’ kenaikan kelas, juga bermacam-macam permintaan dengan dalih untuk ongkos bahan-bahan pratikum. Permintaan-permintaan itu pun dilakukan sepihak tanpa konfirmasi atau persetujuan lebih dulu dari orang tua siswa.

Salah satu orangtua siswa mengaku dirinya sangat merasa dirugikan oleh pihak sekolah, khususnya oleh beberapa oknun guru SMA N 1 Maesaan yang nekad melakukan pungutan yang tidak jelas.

“Tentunya sebagai orangtua kami sangat  merasa dirugikan dikarenakan beberapa guru di sekolah sering melakukan pungutan dengan berbagai macam alasan,” ujar salah satu orangtua siswa yang enggan di sebutkan namanya.

Baca Juga :  Yamaha Yupiter VS Honda Metic, Roy Tewu Meninggal Dunia

Dari hasil penelusuran Fajarmanado.com serta pengakuan beberapa alumni dan masyarakat setempat, sekolah yang berlokasi di Desa Tumani Utara, Kecamatan Maesaan tersebut sudah lama dan bertahun tahun melakukan oleh beberapa oknum guru.

Semisal, dia menyebut permintaan untuk membeli sarung untuk Alkitab, fisensa (tempat makanan), menyerahkan uang raport dan masih banyak lagi.

Disamping itu, ada juga permintaan supaya siswa membawa bahan makanan berupa telur ayam untuk praktek menghadapi tengah semester. Padahal, praktek pelajaran tersebut hanya dilakukan saat menjelang perayaan Hari Natal, sehingga menimbulkan pertanyaan kepada siswa/i dan orangtua.

Kepala Sekolah SMA N 1 Maesaan Fredy Laoh tak menafikkan kabar ini. Dikonfirmasi Fajarmanado.com, Minggu (13/5/3018), Laoh membenarkan hal itu telah sering dilakukan oleh beberapa guru jauh sebelum dirinya menjabat sebagai kepala sekolah.

Baca Juga :  Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Valen Ditangkap di Minsel

“Ya hal itu sudah lama terjadi bahkan sejak saya belum menjabat sebagai kepala sekolah,” katanya.

Laoh mengatakan, kabar Pungli ini diketahuinya persis setelah menjabat Kepsek SMA Negeri 1 Maesaan.

“Itu nanti saya tahu mendengar keluhan beberapa orangtua siswa dan masyarakat setempat. Ketika saya cermati ternyata ada beberapa oknum guru yang melakukan pungli,” kata Laoh.

Kepsek Laoh menyatakan bahwa dirinya sudah pernah mengingatkan kepada guru-guru agar tidak lagi hal melakukan praktik yang merugikan siswa dan orang tua siswa karena semua kebutuhan pembelajaran sudah tercaver dengan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

“Saya sudah mengingatkan dan akan memberikan sanksi kepada oknum guru yang melakukan pungutan liar dengan melaporkannya ke atas,” tandasnya.

Penulis: Prom

Editor   : Heru

 

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan