Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Astaga..! Excavator Minsel Dipinjam Mantan Pejabat

Astaga..! Excavator Minsel Dipinjam Mantan Pejabat
Alat berat eskavator yang dipinjam ‘gratis’ oleh mantan pejabat Minsel di Manado jadi polemik warga. Bahkan, Bupati Tetty Paruntu langsung memanggil oknum pejabat diatas untuk klarifikasi soal alat dimaksud.
Amurang, Fajarmanado.com – Excavator Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel) di Tempat Pembuangan Akhir Modern (TPAM) Amurang, dikabarkan telah menghilang. Setelah ditelusuri, ternyata dipinjam mantan pejabat Pemkab Minsel sendiri.

Merespon kebutuhan sejumlah hukum tua untuk menyewa alat berat dalam rangka alokasi proyek Dana Desa (Dandes) 2017, Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE pun menginventarisir aset alat berat Pemkab Minsel.

Rudy Tumiwa, ST MM, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kadis PUPR) Minsel dan beberapa stafnya, akhirnya dimintai keterangan, baru-baru ini. Dalam pertemuan tersebut, terungkap jika excavator yang diplot mangkal di TPAM Amurang itu dipinjam oleh Jootje M Tuerah, ST MM, oknum mantan Kadis PU Minsel ini.

Plt Kadis PUPR Rudy Tumiwa, ST MM belum berhasil dikonfirmasi. Namun, Torie Joseph, SH, salah satu kepala bidang di instansi teknis itu, tak menampik kabar pihaknya dipanggil Tetty, sapaan Bupati Minsel ini, pekan lalu.

“Memang benar, tapi kami dipanggil hanya untuk klarifikasi soal keberadaan exavator yang ditempatkan di  TPAM Amurang,” katanya kepada Fajarmanado.com di Amurang, baru-baru.

Joseph juga tidak membantah alat berat tersebut dipinjam oleh Jootje M Tuerah, ST MM, mantan Kadis PUPR Minsel ini dan berada di Manado dalam beberapa pekan terakhir. “Tapi ada persetujuan dari Pak Kadis (PUPR),” ungkapnya.

Rekomendasi peminjaman tersebut, disertai kesepakatan bahwa apabila terjadi kerusakan harus diperbaiki dan dikembalikan dalam kondisi laik pakai. “Tidak hanya asal dipinjamkan saja, ada kesepakatan dari ke dua belah pihak,” ujar Joseph.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa exavator tersebut segera ditarik untuk digunakan di daerah. “Sesuai petunjuk ibu bupati, kita segera akan menariknya dan membawa kembali di TPAM,” ungkapnya.

Joseph juga menjelaskan, exavator bantuan pemerintah pusat tersebut adalah tanggungjawab Dinas PUPR. “Jadi sudah menjadi aset Dinas PUPR, yang bisa dipinjam pakaikan dengan sewa,” katanya.

Sementara itu, Jootje M Tuerah, ST MM, yang kini Direktur Utama PDAM Minsel ini, tidak membantah bila alat berat itu berada di tangannya. “Itu saya pinjam dari Dinas PUPR Minsel. Bila rusak, saya bertanggungjawab memperbaikinya,” paparnya ketika dikonfirmasi.

Tuerah mengakui pula apabila tidak ada perjanjian sewa menyewa antara dia dengan Dinas PUPR. “Kalau memang sudah dibutuhkan Pemkab, saya segera membawanya kembali ke sini,” tuturnya.

Sementara itu, staf Dinas PUPR lainnya mengaku heran dengan kebijakan Dinas PUPR meminjamkan alat berat kepada pihak ke tiga secara gratis, meski dia mantan pejabat di Minsel.

“Kalau semua pejabat dan mantan pejabat diberi keleluasaan meminjam alat berat milik Pemkab, apa jadinya dengan pembangunan di daerah ini. Padahal, selain untuk mendukung program pembangunan di daerah, alat berat juga berpotensi meraup PAD jika disewakan,” komentar Wakil Ketua MSCW Jantje Durandt, SH.

(andries)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan