Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Astaga..! Pegawai Syahbandar Bitung Kena OTT Polisi - Fajar Manado

Astaga..! Pegawai Syahbandar Bitung Kena OTT Polisi

Astaga..! Pegawai Syahbandar Bitung Kena OTT Polisi
Inilah barang bukti yang diamankan polisi saat melakukan OTT terhadap pegawai Syahbandar dan Otoritas Bitung, Senin (7/5/2018), telah malam. Foto: Humas Polda Sulut.
Bitung, Fajarmanado.com — Satuan Reskrim Polres Bitung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu oknum pegawai Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Bitung, Senin, (7//5/2028) tadi malam.

ES alias Er, pria 43 tahun, warga Kelurahan Girian Indah Lingkungan V No. 80 Kecamatan Girian Kota Bitung ini tak berkutik ketika tertangkap tangan menerima uang yang diduga gratifikasi sekitar pukul 23.00 Wita.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo tak menafikkan kabar ini. Bahkan, Tompo membenarkan Er bersama barang bukti uang dolar yang bernilai total Rp102,8 juta lebih sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Bitung.

“Er diduga melakukan tindak pidana tindak pidana korupsi berupa gratifikasi dan atau pemerasan yang terjadi pada hari Senin tanggal 7 Mei 2018 atau setidak-tidaknya pada tahun 2018,” katanya kepada wartawan di Mapolda Sulawesi Utara (Sulut), Jalan Bethesda Manado, Selasa (8/5/2018), siang tadi.

Atas perbuatannya, Er disangkakan melanggar rumusan pasal 12 huruf b dan / atau huruf e UU RI No. 31 tahun 1999 telah diubah dengan UU RI No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Penangkapan Er berkat laporan masyarakat, yang dikembangkan polisi. Er dilaporkan sering melakukan pungutan liar (pungli) kepada pihak-pihak, terutama pengusaha yang beehubungan dengan kesyahbandaran.

“Pada saat dilakukan penangkapan, di meja kerja dan pada tas miliknya ditemukan barang bukti berupa pecahan uang rupiah dan dolar,” katanya.

Total nilai yang disita polisi, yaitu Rp.102.830.000, termasuk $ 720 dolar. Selain itu, polisi juga menemukan dokumen sebagai kelengkapan pengurusan Surat Transparansi (SPB)

“Barang bukti uang tersebut sesuai dengan pengakuan tersangka adalah merupakan pemberian dari pengurus atau agen perusahaan pelayaran sebagai ucapan terimakasih setelah diterbitkannya SPB,” ucap Kabid Humas Kombes Ibrahim Tompo.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan