Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Astaga..! Ratusan Warga Minahasa Menderita HIV AIDS - Fajar Manado

Astaga..! Ratusan Warga Minahasa Menderita HIV AIDS

Astaga..! Ratusan Warga Minahasa Menderita HIV AIDS
Tondano, Fajarmanado.com – Salah satu penyakit paling ditakuti manusia yakni Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) ternyata sudah menyebar di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut). Penderitanya pun dikabarkan sudah menyentuh angka ratusan.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Minahasa sampai pada akhir tahun 2017, ada 305 warga yang positif tertular. Yakni, 73 lenderita HIV dan 232 Aids.

Hal tersebut dibenarkan Kadis Kesehatan Kabupaten Minahasa, dr Juliana Kaunang. “Warga Minahasa yang pertama kali terdeteksi mengidap penyakit tersebut pada tahun 1997 silam. Warga itupun diketahui positif di Rumah Sakit Bethesda Tomohon, sehingga menjadi lokasi pendirian Voluntary Counselling and Testing (VCT) atau tempat konseling dan tes,” ujar Kaunang.

Lanjutnya, angka penderita yang dikataknya tadi diperoleh dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara. Karena saat ini Kabupaten Minahasa belum memiliki klinik VCT untuk melakukan tes penyakit HIV AIDS.

“Namun untuk tahun 2018 ini, Kabupaten Minahasa sudah akan ada layanan pemeriksaan HIV AIDS. Dan layanan tersebut akan tersedia di setiap Puskesmas. Selin gratis, pemeriksaannya dilakukan secara komprehensif,” jelasnya.

Sesuai dengan surat edaran Menteri Kesehatan RI, sasaran utama pemeriksaan adalah para ibu hamil. “Tanda-tanda seseorang yang mengidap HIV AIDS antaranya seperti turunnya imun tubuh, serta mudah terserang penyakit. Karena virus ini menyerang sistem kekebalan tubuh,” ungkapnya.

Oleh karena itu dirinya mengimbau warga Minahasa untuk tidak segan memeriksaan diri jika merasa ada tanda-tanda tersebut.

“Selain itu, pola hidup sehat harus dibudayakan. Terlebih dalam pergaulan, sehingga dijauhkan dari penyakit mematikan itu. Apalagi penyakit tersebut menular melalui darah maupun cairan. Masa penularan pun berlangsung pada kisaran 10 hingga 15 tahun,” pungkasnya.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan