Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Audisi Djarum Beasiswa di Manado Usai, Ini 25 Atlet Belia Lolos ke Final di Kudus - Fajar Manado

Audisi Djarum Beasiswa di Manado Usai, Ini 25 Atlet Belia Lolos ke Final di Kudus

Audisi Djarum Beasiswa di Manado Usai, Ini 25 Atlet Belia Lolos ke Final di Kudus
Inilah 25 pebulutangkis belia yang lolos Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di GOR Arie Lasut Manado untuk berlaga pada babak final di Kudus, Jateng, 7-9 September mendatang. Foto: Ist.
Manado, Fajarmanado.com — Rangkaian Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Manado, Sulawesi Utara (Sulut) usai digelar dk GOR Arie Lasut Manado, Senin (16/4/2018) tadi.

Hajatan bergengsi yang diikuti 505 atlet muda sejak Sabtu (5/5/2018), akhir pekan lalu ini, menghasilkan 25 pebulutangkis belia yang  melaju ke babak Final Audisi di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), pada September 2018 mendatang.

Ke-25 atlet usia 6-14 tahun berasal dari tiga kelompok umur untuk enam kategori. Yakni, U-11 Putra, U-11 Putri, U-13 Putra, U-13 Putri, U-15 Putra, dan U-15 Putri.

U11 berusia 6-10 tahun, U13 berusia 11-12 tahun  dan U15 adalah peserta dengan umur 13-14 tahun, yang semuanya berkewarganegaraan Indonesia.

Berikut ini para peraih Super Tiket hasil Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Manado, yang berhasil lolos tahap screening dan turnamen selang 5-7 Mei di Manado, sesuai nama, nomor punggung dan kota/kabupaten asal:

U11 PUTRI
Princely Ezra Moray  Jr. (0060) – Kota  Kotamobagu
Celine Chrisvivana Simokar (0202) – Halmahera Utara

U11 PUTRA
Lutfi Kurnia Tohopi (0077) – Kota Kotamobagu
Livio Paat (0332) – Kota Manado
Muhammad Hazeral Mahsyur (0044) – Kota Gorontalo
Grendly Alkatib Lumintang (0046) – Kota  Kotamobagu

U13 PUTRI
Hillary Azzurri Tinggogoy (0178) – Minahasa Selatan
Joy Triana Wenur (0300) – Kota Manado

U13 PUTRA
Ricky Rexy Karouw (0198) – Kota Manado
Mohamad Rafly (0048) – Gorontalo Utara
Mitchel Rori Onintja (0089) – Kota Manado
Matthew Benedictus Ngangi (0335) – Kota Bitung

U15 PUTRI
Dhira Flandina Marante (0188) – Kota Manado
Angelica Ladasi (0115) – Minahasa Selatan

U15 PUTRA
Atila Sumanti (0002) – Minahasa
Regen Tumbol Masengi (0084) – Kota Kotamobagu
Andreas Lumintang (0086) – Kota Manado
Yosua Rantung (0200) – Kota Manado

Sementara para peraih Super Tiket Pilihan Tim Pencari Bakat PB Djarum, terdiri dari:
U13 PUTRI – Luna Rianty Saffana (0018) – Kota Balikpapan
U11 PUTRA – Jesaya JJ Pandeirot (0305) – Kabupaten Minahasa
U13 PUTRA – Jheerodicse Jaesu Cleverino  Mananentung (0226) – Kabupaten Minahasa Utara
U13 PUTRA – Aldi Marchelino Watulangkow (0210) – Kota Manado
U13 PUTRA – Disraely Frio Albert Saroinsong (0131) – Kota Manado
U15 PUTRI – Putri Yessha Chichi Tumundo (0021) – Kabupaten Minahasa Utara
U15 PUTRA – Christiano Octavian Maweru Runtu (0230) – Kota Manado

Baca Juga :  Polisi Bekuk Komplotan Curat di Minimarket, 1 dari 5 Tersangka Berstatus PNS

Pecandu bulutangkis di Provinsi Sulut memang patut berbangga karena Manado merupakan satu di antara delapan kota yang menjadi rangkaian gelaran Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018.

Tak heran, 505 pebulutangkis muda yang berasal dari berbagai daerah ikut ambil bagian pada ajang pencarian bakat ini. Mereka unjuk kemampuan pada Tahap Screening, Sabtu lalu dan turnamen pada Minggu dan Senin, hari ini.

Selama unjuk bakat, mereka dipantau langsung oleh Tim Pencari Bakat PB Djarum yang terdiri dari legenda bulutangkis Indonesia dan pelatih PB Djarum. Yakni, Christian Hadinata, Fung Permadi, Bobby Ertanto, Lius Pongoh, Luluk Hadiyanto, Engga Setiawan, Denny Kantono, Richard Mainaky, Meliana Jauhari, dan Shendy Puspa.

Di Tahap Screening, jumlah peserta yang dinyatakan lolos sebanyak 148 orang yang selanjutnya bertarung di Tahap Turnamen.

Tahap penentuan ini digelar selama dua hari, yakni pada Minggu-Senin (5-7 Mei 2018) Di hari pertama yang digelar sistem gugur, peserta terseleksi atau tersisa 64 orang.

Mereka kemudian puluhan kembali bertarung pada hari ke dua turnamen sehingga memunculkan18 pebulutangkis muda yang layak mendapat Super Tiket dan berhak mengikuti Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2018 di Kota Kudus pada 7-9 September 2018.

Meski demikian, Super Tiket masih diberikan kepada para peserta yang berhasil memuncaki Tahap Turnamen saja. Tim Pencari Bakat juga memberikan Super Tiket Pilihan tujuh peserta yang gugur dalam fase turnamen namun dianggap memiliki bakat dan potensi.

Lius Pongoh, anggota Tim Pencari Bakat, memuji kualitas para atlet muda yang mengikuti Audisi Umum di Manado ini.

Peningkatan kualitas permainan dari para peserta, menurut Lius, tak lepas dari pembinaan yang baik dari para pelatih di tingkat kabupaten/kota.

Baca Juga :  Di Depan FGD RPMJN, Gubernur Olly: Sulut Harus Jadi Zona Industri Kelautan dan Perikanan

“Saya acungi jempol dengan fighting spirit atlet-atlet muda pada Audisi Umum di Manado ini,” komentar  anggota Tim Thomas Indonesia pada tahun 1979, 1982, dan 1986 tersebut.

Dari segi kuantitas maupun kualitas, memang para peserta asal Kota Manado mendominasi. “Tapi ada beberapa peserta dari luar Kota Manado yang semangat, berjuang, dan mental nggak mau kalahnya, terlihat sekali saat bertanding,” paparnya seperti dilansir dari Kompas.com.

Lius selanjutnya mengucapkan selamat kepada para peserta dan mengucapkan terima kasih kepada para orangtua serta pelatih.

Menurutnya, keberhasilan para peserta yang lolos ke Kudus melalui Audisi Umum di Manado ini, tak lepas dari peran besar orangtua dan pelatih.

Di sisi lain, lanjutnya, para calon peraih beasiswa dari Bakti Olahraga Djarum Foundation wajib untuk terus berlatih jelang ajang final nanti di Kudus, Jawa Tengah.

“Jangan berpuas dulu dengan hasil ini. Tetap terus berlatih, masih ada waktu sebelum final nanti di Kudus, karena lawan-lawan dari daerah-daerah lainnya akan bertarung untuk mendapatkan tempat di PB Djarum,” jelas pebulutangkis yang memiliki julukan “Si Bola Karet” ini.

Usai di Manado, PB Djarum akan melanjutkan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis di lima kota lainnya di Pulau Jawa.

Kota-kota tersebut adalah Cirebon, Solo, Purwokerto, Surabaya, dan Kudus.

Para atlet yang berhasil lolos dari fase Audisi Umum di Manado akan melaju ke babak Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis, di GOR Djarum, Jati, Kudus, pada 7-9 September 2018.

Di tahap final ini mereka akan kembali berkompetisi dengan para atlet dari kota-kota lainnya sebelum akhirnya diumumkan siapa saja yang resmi diterima menjadi atlet PB Djarum.

Audisi akan dilakukan dalam bentuk kompetisi dengan sistem gugur.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui laman www.pbdjarum.org atau dengan mendaftarkan diri secara langsung sehari sebelum pelaksanaan Audisi Umum di GOR setiap kota audisi.

Peserta diwajibkan melakukan daftar ulang satu hari sebelum tahap seleksi (H-1) sesuai kota audisi pilihan.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan