Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Badan Keuangan Minut Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah - Fajar Manado

Badan Keuangan Minut Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah

Badan Keuangan Minut Gelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Daerah

Kalawat,Fajarmanado.com – Dalam rangka meningkatkan kompetensi serta profesionalme dalam hal pengelolaan keuangan, badan keuangan Minahasa Utara melalui bidang perbendaharaan mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada seluruh pejabat penatausahaan keuangan di seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Kamis (6/11) di hotel Sutan Raja, Kalawat.

Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Keuangan Minut, Armando Nua dalam laporannya mengatakan, Bimtek ini bertujuan untuk penyatuan persepsi serta peningkatan kualitas aparat pengelola keuangan di SKPD yang sesuai dengan perundang-undangan. Disamping itu Bimtek ini juga untuk mendalami sistem dan prosedur pengelolaan keuangan yang sesuai dengan standar akuntasi keuangan pemerintah berdasarkan PP no.10 tahun 2010.

“Selain penyatuan persepsi dan pendalaman sistem, Bimtek ini juga diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada aparat pengelola keuangan tentang tata cara penatausahaan dan penyusunan laporan pertangungjawaban bendahara berdasarkan Permendagri no.55 tahun 2008. Serta pemahaman tentang tatacara dan dasar pengenaan pajak bagi bendaharawan sebagai pemotong/pemungut pajak.”terang Armando.

Armando menambahkan, materi yang disajikan dalam pelaksanaan Bimtek tersebut yakni, pedoman pelaksanaan transaksi non tunai pada APBD, implementasi transaksi non tunai dan CMS, penatausahaan keuangan dan pertanggung jawaban bendaha pengeluaran dan bendahara penerimaan berkaitan dengan transaksi non tunai serta bendahara pemerintah sebagai pomotong/pemungut dan dasar-dasar pengenaan pajak dalam pengelolaan keuangan daerah.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Minut, Ir. Jimmy Kuhu saat membuka pelaksanaan Bimtek pengelolaan keuangan daerah tersebut, mengingatkan kepada seluruh SKPD agar segera berinovasi dengan menggunakan sistem transaksi non tunai, sebab dari 41 organisasi perangkat daerah di Minahasa Utara baru 16 SKPD yang menerapkan sistem transaksi non tunai. Untuk itu ia menekankan agar tahun 2019 mendatang semua transaksi di seluruh organisasi perangkat daerah harua non tunai.

“Sistem transaksi non tunai selain sangat positif untuk menghindari terjadinya penyalahgunaan anggaran, untuk itu tahun 2019 mendatang seluruh SKPD wajib menggunakan sistem ini atau transaksi di seluruh SKPD harus non tunai.”tegas Kuhu.

Dalam pelaksanaan Bimtek kali ini turut dihadiri kepala badan keuangan Minut Petrus Macarau, pejabat eselon II dan III di jajaran Pemkab Minut, serta seluruh aparat pengelola keuangan di seluruh SKPD di jajaran Pemkab Minut.

 

Penulis : Joel

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan