Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Banjir Kembali Melanda Kota Manado

Banjir Kembali Melanda Kota Manado
Manado, Fajarmanado.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Manado hari ini, Jumat (16/12/2017), mengakibatkan banjir diberbagai tempat. Sejumlah titik terendam air, bahkan di daerah yang tak pernah banjir, air telah masuk sampai kedalam rumah warga. Di Kelurahan Malalayang 1 Kecamatan Malalayang, tepatnya di kompleks perumahan PDK yang berada di daerah terbilang tinggi tak luput dari banjir.

Menurut keterangan Jefry Gaheto, warga kompleks perumahan PDK, Sabtu (16/12), disekitar tempat tinggalnya ada beberapa rumah yang telah terendam banjir, padahal selama ini tidak pernah kebanjiran. “Kompleks perumahan PDK berada didataran tinggi, tapi kali ini bisa kena banjir,” ungkap Gaheto.

Hal senada juga dikatakan oleh Meiyer Tanod, warga Taas Kecamatan Tikala Kota Manado, kepada fajarmanado.com. Tanod mengakui bahwa selama 11 tahun tinggal di Taas baru kali ini mengalami banjir, bahkan air masuk sampai dalam rumahnya. Menurutnya, air mulai naik sekitar jam 15.00 Wita (jam 3 sore), dan menggenangi sejumlah rumah warga.

Rumah Keluarga Tanod – Rompas yang tergenang Banjir, Sabtu (16/12/2017) malam ini.

“Banjir yang mengepung Kota Manado menjadi pembelajaran bagi kita semua pihak, kuhusunya Pemerintah Kota Manado. Harapan kami kedepan manajemen banjir jangan tunggu kebanjiran dulu tetapi harus ada langkah-langkah kongkrit untuk mengantisipasi banjir. Drainase bagian hilir dan saluran drainase buatan Belanda sudah dirusak ketika reklamasi, jadi Manado tinggal mengandalkan sungai untuk membuang air ketika hujan deras turun, ketika air laut naik maka air dari drainase ke sungai langsung meluap ke jalan bahkan rumah penduduk,” kata Tanod.

Sementara itu, Lurah Malalayang I Timur, Jhon Sampul, S. Sos, mengatakan untuk Kelurahan Malalayang I Timur yang terkena banjir di Lingkungan 7 (Aer Terang). Ada kurang lebih 10 rumah yang terkena banjir. Dari bencana banjir ini tidak ada korban jiwa, barang-barang berharga berhasil diselamatkan. Dan saat ini warga korban banjir sudah berada ditempat yang aman. Di lokasi tersebut, ada pohon yang tumbang, tetapi sudah diamankan oleh warga.

“Kami menerima laporan terkait banjir sudah malam, dan langsung bergerak cepat menuju ke TKP, syukur dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Kami menghimbau, bagi masyarakat yang berada di daerah bantaran sungai agar selalu waspada jangan lengah, mengingat cuaca ekstrim yang melanda Kota Manado dan sekitarnya tidak  bisa diprediksi. Hal ini sangat penting untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi,” himbau Sampul.

Petugas Kepolisian sedang mengatur arus lalulintas depan Kantor Ajenrem Manado, Sabtu (16/12/2017) malam ini.

Pantauan fajarmanado.com sampai pukul 20:30 Wita, sejumlah ruas jalan sulit untuk  dilewati oleh kendaraan bermotor karena air sudah menutupi jalan. Sepeti jalan depan Gedung Pingkan Matindas sampai depan pintu masuk GOR KONI Kecamatan Sario, air sudah sampai hampir mencapai bagian lutut orang dewasa. Demikian juga Kantor Ajenrem, depan kantor Camat Sario.

Terpantau, para petugas Kepolisian tak peduli walaupun sudah basah kuyup dengan air hujan, tetapi tetap semangat mengatur lalulintas sehingga pengguna jalan tidak terjebak kemacetan yang panjang.

Penulis: Jones Mamitoho

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan