Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Bermodalkan Uang Recehan, Paman Berkali-Kali Cabuli Bocah 9 Tahun - Fajar Manado

Bermodalkan Uang Recehan, Paman Berkali-Kali Cabuli Bocah 9 Tahun

Bermodalkan Uang  Recehan, Paman Berkali-Kali Cabuli Bocah 9 Tahun
YS, paman yang berkali-kali mencabuli bocah 9 tahun ini terpaksa harus mendekam di hotel prodeo Mapolsek Maesa Bitung sejak Selasa (16/1/2018), tadi malam. Foto: Humas Polda Sulut.
Bitung, Fajarmanado.com – Aksi bejad kembali dilakukan paman terhadap keponakannya sendiri. Hanya bermodalkan uang recehan,  YS, pria berusia 47 tahun ini berhasil berkali-kali ‘melahap’ bocah 9 tahun, yang tak lain keponakannya sendiri.

Memiriskan lagi, peristiwa cabul ini terkuak ketika YS dipergoki ibu korban dalam kamar gelap pada Selasa (16/1/2017) sekitar pukul 18.00 Wita. Ibu korba, Maya, nama samaran,memang tak sempat menyaksikan aksi bejad YS, warga Kelurahan Madidir Unet, Kota Bitung ini terhadap anak gadisnya.

Namun Maya mengaku curiga YS bersama anaknya, sebut saja Bunga berada dalam kamar yang gelap, padahal lampu listrik tengah menyala di rumahnya. Untuk itu, dengan nada agak tinggi, Maya coba menginterogasi YS. Pria yang sudah menduda ini tak mampu beucap sepatah kata pun. YS diam seribu bahasa.

Baca Juga :  Gara-Gara HP Gadis SMA, Panjul Dicengkram Polisi

Sikap diam YS membuat Maya memberitahukan rasa curiganya  kepada Ketua RT setempat, yang kemudian diteruskan dengan melapor ke Polsek Maesa melalui telepon.

Mendapat laporan, personel piket Polsek Maesa segera bergerak dan mendatangi lokasi. YS dibekuk tanpa perlawanan, selanjutnya diamankan di Mapolsek untuk dimintai keterangan.

Di depan petugas, YS akhirnya mengaku telah berkali-kali mencabuli keponakannya tersebut. “Sudah kesekian kali. Kadang di kost saya, kadang di rumah korban,” ujar YS.

Baca Juga :  Gara-Gara HP Gadis SMA, Panjul Dicengkram Polisi

Setiap kali usai melampiaskan nafsu birahinya, pelaku memberikan uang jajan kepada korban dan memintanya agar tidak memberitahukan hal ini kepada siapapun.

Kapolsek Maesa, Kompol Moh. Kamidin membenarkan adanya laporan tersebut. “Pelaku telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih mendalam,” jelasnya.

“Pelaku dijerat Pasal 81 UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” sambung Kapolsek Kompol Kamidin.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan