Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Bersiteru Berdamai, Polda Sulut Tetap Usut Kasus Pabrik Semen

Bersiteru Berdamai, Polda Sulut Tetap Usut Kasus Pabrik Semen
Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito menyatakan tetap akan memroses kasus pengrusakan fasilitas PT CNSC yang tengah dalam proses. Tampak Kapolda ketika memberikan keterangan kepada wartawan di Ruang Spripim Kapolda, Selasa (13/06/2017).
Manado, Fajarmanado.com – Kendati dua pihak yang bersiteru, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondouw (Pemkab Bolmong) dan PT Conch North Sulawesi Cement (PT CNSC) telah berdamai namun Polda Sulawesi Utara (Sulut) tetap bersikukuh memroses tindak pidana yang telah dilaporkan pihak perusahaan.

Kapolda Sulut Irjen Pol Drs Bambang Waskito menegaskan, laporan tindakan pengrusakan yang telah masuk di Polda Sulut akan diproses hukum lebih lanjut.

“Saya nyatakan, saya tidak akan menghentikan. Ini masalahnya pidana. Yang saya soroti di sini adalah pengrusakannya, pidananya. Ini bukan delik aduan, tidak ada pengaduan pun saya periksa,” tegas Kapolda kepada wartawan di Ruang Spripim Kapolda, Selasa (13/06/2017).

Kapolda Waskito mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menangkap 3 tersangka. “Nanti berkembang lagi mungkin 8. Kita akan telusuri siapa aktor intelektualnya,” tambah Kapolda.

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, SIK, MSi menjelaskan, penghentian perkara hukum tersebut harus ada SP3 dari kepolisian.  “Harus ada gelar perkara khusus. Hanya ada dua hal, perkara bisa dihentikan, yaitu tersangkanya meninggal dunia dan apabila kasus tersebut bukan pidana,” ujar Kabid Humas.

Seperti diketahui, pada hari Senin (05/06/2017) lalu, beberapa oknum aparat pemerintahan Kabupaten Bolmong melakukan tindak pidana kekerasan dan pengrusakan secara bersama-sama di lingkungan Pabrik milik PTCNSC, yang terletak di Jalan Trans Sulawesi, Inobonto Bolmong.

Akibat kejadian tersebut, perusahaan mengalami kerugian materil yaitu kerusakan bangunan sebanyak 11 unit, 240 buah kaca jendela dan 100 daun pintu pecah.

Sementara itu, Pemkab Bolmong dan pihak CNSC melakukan pertemuan dalam rangka negosiasi di Kantor Bupati Bolmong, Senin (12/06/2017). Ada 8 poin yang dikabarkan disepakati ke dua pihak di depan Asisten III Pemrov Sulut Roy Roring dalam pertemuan tersebut.

Selain memrioritaskan 75 persen pekerja lokal selang lima tahun ke depan dan menaikkan upah pekerja lokal ketika mulai berproduksi, yang dijadwalkan pada akhir 2017 ini, juga mencabut laporan tindak pidana pengrusahan yang dilaporkan perusahaan asal China itu.

Penulis  : Tonny M

Editor     : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan