Saat rombongan presiden melintas, Paspampres pun akhirnya turun dan berjalan mengawal dari ke dua sisi mobil RI 1 berwarna hitam tersebut.
Di bagian depan, sejumlah petugas berusaha menepikan massa yang telah berdiri menyemut di badan jalan seakan hendak ‘menghadang’.

Antusiasme warga semakin menjadi-jadi ketika melihat di jok ke dua mobil RI 1 yang kacanya terbuka penuh itu, duduk seorang pria yang mengenakan kemeja putih sambil melambai-lambaikan tangan.
“Turun jo dulu, Pak. Hidup Jokowi,” teriak massa silih berganti, melihat presiden RI ke 7 itu duduk sambil melambai-lambaikan tangan.
Massa yang berdiri pas di samping kiri jalan menuju arah Tompaso Barat, berusaha meraih tangan Jokowi yang terus dilambaikan. Namun dua personil Paspampres yang berjalan di samping kiri mobil tetap berupaya menghalau.
“Selamat Natal semua, ya… Selamat Natal,” ujar Jokowi berulang-ulang di sepanjang jalan Kota Kawangkoan, yang adalah calon ibukota DOB Minteng ini.
Selain Presiden Jokowi, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, yang juga membuka kaca mobilnya, mendapat aplaus dan simpati masyarakat. “Wah, ini Pak Tito,” ujar Ir Nico Mewengkang.
“Hebat Pak Tito, Kapolri sejati. Jangan kuatir Pak, Sulut aman-aman saja,” ujar Drs Boy Tumewu, sambil mengacungkan jempol.
“Luar biasa kerinduan rakyat terhadap presiden kita,” komentar Camat Kawangkoan Dra Meike Rantung dan Sekcam Adrie Mangindaan, BA, SE, yang ikut berbaur dengan masyarakat, tadi pagi.
Sekitar pukul 10.55 Wita, Presiden Jokowi melintasi Kawangkoan ketika dari Manado menuju lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panasbumi (PLTP) Unit 5 dan Unit 6 PT Pertamina Geothermal Energi (PGE).
Usai meresmikan total proyek PT Pertamina melalui PT PGE bernilai sekitar Rp.3 triliun tersebut, Jokowi menuju Wale ‘Ne Tou untuk menghadiri Ibadah Natal Nasional 2016. Ribuan warga dari berbagai denominasi gereja, telah berkumpul sejak pukul 11.00 Wita.
(ely)

