Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Bintang Bola Sulut ‘Cari Suar’ di Stadion Kawangkoan - Fajar Manado

Bintang Bola Sulut ‘Cari Suar’ di Stadion Kawangkoan

Bintang Bola Sulut ‘Cari Suar’ di Stadion Kawangkoan

KAWANGKOAN, FAJARMANADO.co—Para Bintang Bola mantan pemain Sulawesi Utara (Sulut) akan menghentak dalam laga friendly game di Stadion DR SHS Kawangkoan, Minahasa pada Sabtu {7/11/2015) sore. Tim peraih perunggu PON XIV ini akan dijajal Kawangkoan Celection.  

Kepastian laga persahabatan memeriahkan HUT Minahasa ke 587, yang digagas Panitia Pembentukan DOB Minahasa Tengah (Minteng) dan Asosiasi Hukum Tua Kawasan Minteng  ini, diungkapkan Drs. Raramenusa  Makagiansar. “Sudah 99 persen. Tinggal faktor x kalau tidak jadi,’’ kata Ram, sapaan familiar Ketua Asosiasi Hukum Tua Kawasan Minteng ini kepada FAJARMANADO.com di Kawangkoan, Jumat (6/11/2015).

 Para pemain Sulut tersebu, kata dia, sebagian besar adalah mantan tim U-23 Sulut yang meraih perunggu di PON XIV 1996 Jakarta/ Antara lain, Allan Mandey, Yohan Heydemans, Fortinatus Kalendesang, Jhony Patras, Jacob Pago, Steivy Kussoy, Stenly Ungke Mamuaja, Arifin Adrian, Frankly “Korea” Mananohas, Juffry Rumondor, Denny ‘Delu’ Lumintang, Denny Otta dan kiper kenamaan di eranya, Hendra Pandeynuwu. Juga ada yang aktif merumput di kompetisi nasional, seperti, Jibby Wuwungan yang dikenal pemain tim Divisi Utama Villa 2000 Jawa Barat.
Selain mereka,  sebarisan pula eks pilar Persmin,  seperti, Tommy Manggopa, Yudas Ugu, Nicky Niki Franklin Sangkaeng dan Yongky Rantung. ‘’Yang juga sudah memastikan hadir, dua pemain berpengalaman, Hans Nuruwe Beslar dan Fecky Lasut, Frangky Rais dan Neesken Mandey dan Rahmat Humanti’’ katanya.

 Hans Nuruwe Beslar dan Fecky Lasuti adalah mantan Putra Samarinda. Sedangkan Frangky Rais adalah eks pemain PKT Bontang, Neesken Mandey eks Persma, dan Rahmat Humanti, mantan gelandang andalan Persbit Bitung.

‘’Kami tidak seperti dulu lagi saat masih aktif namun setidaknya kami ingin memotivasi anak-anak di Kawangkoan untuk eksis di sepakbola. Kami istilahnya hanya cari suar sekaligus reuni,’’ kata Stenly Ungke Mamuaja, diamini Roy Yakob.

‘’ Saya masih di Jakarta karena ditugaskan mendampingi tim catur Sulut di Kejurnas namun saya siap bermain nanti,’’ kata Alen Mandey dalam surat elektroniknya. Meski rata-rata sudah 40-an namun dari segi pengalaman para mantan pemain ini masih mumpuni.

Dalam laga im memorial Alm Rachman Bereki di Kabupaten Bone Bolango, di Lapangan Tapa berapa bulan lalu, tim ini juga mampu bermain imbang 2-2 dengan Persidago All Stars.‘’ Hanya saja, ketika di Gorontalo itu main malam. Masih sedikit membantu soal fisik kami ha ha,’’ kata Yohan.

Sebagian tim ini juga yang menghadapi sebagian bintang bintang Indonesia Star Ball seperti Ponaryo Astaman, Kurniawan, Firman Utina, Bima Sakti, Rochy Putiray, Francis Wewengkang di Stadion Klabat lalu.

Kawangkoan sendiri, kini tiga kecamatan yakni utara, barat dan induk. Namun, mereka berkolaborasi dengan  menghadirkan satu tim muda untuk menjamu para eks pemain Sulut. Di era decade tahun 1980-an, Kawangkoan memiliki tiga klub yang sangat diperhitungkan di pentas sepakbola daerah Nyiur Melambai. Diawali klub Esa Waya dan Putera Kelana, terakhir SBAJR Kawangkoan.
Frangky ‘Rang’ Runtuwarouw dan Herly Umbas yang mengkoordinasi tim Kawangkoan menyatakan bahwa ini adalah kesempatan bagi calon pemain muda Kawangkoan untuk terpacu lagi.
‘’ Dulu sewaktu masih ada lapangan, Kawangkoan mampu menelorkan pemain legendaris seperti Heintje Poluakan, dan Santok Sing-nya Sulut di klub Maesa Manado, Jhony Watung serta generasi berikut Harris Dawali,’’ kata Rang, yang mantan Persidago dan Prima Kencana Leilem bersama Harris ini.

Kadispora Sulut Drs Mecky Onibala menyambut baik inisiatif tersebut. ‘’Stadion ini hadir, tentu saja diharapkan bisa berefek positif bagi perkembangan olahraga di kawasan Kawangkoan, Sonder maupun Tompaso, termasuk kemajuan sepakbola di Sulut,’’ kata Onibala.

Menanggapi hal ini, sederet nama mantan pemain Sulut, yang tak bisa ambil bagian, seperti, Jacky Sumampouw, Francsi Enal Wewengkang, Leo Soputan, Elysa Anderi, Donny Kalebos, Jois Sorongan, Feliks Lasut, Jendry Pitoy dan Firman Utina senada memberi respon positif. “Sebab, kegiatan seperti ini murni nembangkitkan sepakbola di Kawangkoan dan sekitarnya tanpa diembeli warna warni politik,” demikian mereka senada.

Peliput:

Ronaldo Makagiansar

Toar Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan