Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Bonus Menanti Prestasi 22 Siswa Atlet Bridge Sulut di LBSN 2017

Bonus Menanti Prestasi 22 Siswa Atlet Bridge Sulut di LBSN 2017
Wagub Drs Steven Kandouw, yang juga Ketua Umum Gabsi Sulut saat menerima 22 siswa atlet bridge Sulut bersama oficial yang akan berlaga di ajang grand final LBSN 2017, 3—5 November, pekan ini di Jakarta, di ruang kerjanya, Rabu (1/11/2017).
Manado, Fajarmanado.com – 22 siswa atlet siswa Sulawesi Utara (Sulut) menyatakan siap berlaga dan mengukir prestasi gemilang di ajang Grand Final Liga Bridge Siswa Nasional (LBSN) 2017 yang akan digelar di  Wisma PKBI, Jalan Hang Jebat F3, Jakarta Selatan selang 3—5 November, pekan ini.

Kesiapan itu disampaikan Manager Tim, Marly Pandelaki dan Oficial Pelatih Dondokambey Wuisan ketika diterima Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Drs Steven Kandouw di Ruang Kerja Wagub, Kantor Gubernur, Jalan 17 Agustus Manado, Rabu (1/11/2017).

Ke-22 atlet belia tersebut lolos mengikuti grand final LBSN 2017 di Jakarta setelah seleksi delapan seri putaran selama delapan bulan LBSN 2017 tingkan Provinsi Sulut. Mereka akan berjibaku di nomor kelompok umur 12 tahun (SD), 15 tahun (SMP) dan kelompok SMA 18 tahun.

Wagub yang juga Ketua Umum Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (GABSI) Sulut menyatakan salut atas nama Pemprov dan Gabsi Sulut atas prestasi awal yang telah diukir 11 pasangan pebridge belia ini.

“Ini parameternya bagi komunitas Bridge Siswa seluruh Indonesia, mudah-mudahan sukses dalam keberangkatan dan juga seluruh kesiapan akomodasinya. Selamat bertanding jaga kesehatan,” katanya.

“Tak kala penting, jangan lupa pelajaran sekolah, harus ada izin, serta yang utama jangan lupa berdoa,” ujar Kandouw, sebagaimana dikutip Kabag Humas Pemprov Sulut Roy RL Saroinsong SH, didampingi Kadispora Sulut, Jani Lukas.

Wagub Kandouw menilai, grand final LBSN ini merupakan ajang bergengsi, karena untuk lolos mengikutinya harus berkompetisi selama 8 seri putaran pada seleksi awal di tingkat provinsi.

“Saya telah laporkan ke Pak Gubernur dan pak Gubernur Olly Dondokambey mengsupport, agar tahun depan lebih hebat lagi. Usahakan buat yang terbaik. Tapi jangan bikin terbeban, bertanding dengan kondisi  biasa-biasa saja, kalah-menang adalah lumrah dalam suatu perlombaan,” paparnya.

Kandouw pun berjanji akan memberi memberi bonus untuk para atlit yang masuk rangking tiga besar. “Rangking 1, 2 dan 3 nanti diberikan rangsangan berupa bonus,” ungkapnya, namun tidak menyebutkan bentuk bonus yang disiapkan.

Keberangkatan ke 22 atlit siswa Bridge ini merupakan tindaklanjut dari surat undangan  Nomor 013/U/PB GABSI/X/2017 tentang Grand Final Liga Bridge Siswa Nasional 2017 berdasarkan hasil seleksi di tingkat daerah Sulut.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan