Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

BPN Minut Serahkan Sertifikat Tanah Melalui Program PTSL

BPN Minut Serahkan Sertifikat Tanah Melalui Program PTSL

Airmadidi,Fajarmanado.com – Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) kabupaten Minahasa Utara, menerbitkan 1.800 sertifikat tanah melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Penyerahan sertifikat tanah secara simbolis ini, dilakukan langsung oleh kepala BPN Sulut Fredy Kolintama bersama Bupati Vonnie Anneke Panambunan dan Kepala BPN Minut Sammy Dondokambey, di pendopo kantor bupati Minut, Rabu (31/1).

Dalam sambutannya, Fredy Kolintama memberikan apreseasi kepada BPN Minut yang telah berupaya untuk menyelesaikan sertifikat ini, sehingga bisa diserahkan diawal tahun 2018. Ia juga meminta dukungan dari bupati Minut untuk menggerakan semua stakeholder untuk memperlancar pengurusan dokumen pendukung dalam pengurusan sertifikat.

“Sinergitas pemerintah daerah dan BPN sangat diperlukan dalam menyukseskan program presiden Jokowi melalui program PTSL guna memberikan kepastian hak atas tanah kepada masyarakat. Kami berharap dengan adanya kerjasama yang baik ini target 5000 bidang tanah di tahun 2018 ini akan terwujud.”kata Kolintama.

Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Minut yang akan melakukan pengurusan sertifikat tanah, tidak diwakilkan kepada orang lain atau melalui jasa calo. Ini dimaksudkan agar masyarakat mengerti mekanisme pengurusan sekaligus mengetahui jangka waktu penerbitan sertifikat. Ini juga dapat menepis informasi yang mengatakan pengurusan sertifikat lama dan mahal.

Sementara kepala BPN Minut Sammy Dondokambey menuturkan, ditahun 2017 BPN Minut mendapat amanat untuk menyelesaikan sertifikat sebanyak 2.500 bidang yang tersebar di 18 desa. Tahun 2018 BPN mendapat alokasi 5.500 bidang untuk pengukuran dan 3.800 bidang sertifikasi tanah. Untuk menyukseskan program PTSL tahun 2018 ini, pihaknya meminta aparat desa khususnya hukum tua dan lurah untuk berperan aktif menyukseskan program ini.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan target di tahun 2018 ini. Dengan adanya dukungan dari pemerintah khususnya aparat desa dan kelurahan, saya optimis target ini akan terwujud.”kata Dondokambey.

Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan dalam arahannya menghimbau masyarakat untuk menggunakan sertifikat tanah tersebut dengan baik. Sertifikat ini menurutnya bisa menjadi jaminan di bank untuk pengembangan usaha, namun demikian jika hal itu tidak terlalu penting, ia menganjurkan agar sertifikat tanah sebaiknya disimpan guna menghindari kredit macet yang berujung pada penyitaan jaminan oleh perbankan.

“Simpan sertifikat ini dengan baik sebagai bukti hak atas tanah. Jangan sampai setelah menerima sertifikat langsung dijadikan jaminan di bank karena ingin pegang uang banyak. Harus diingat, sertifikat ini bisa dijaminkan di bank untuk mengbangkan usaha bukan untuk hura-hura yang pada akhirnya akan membuat masyarakat kehilangan tempat tinggal atau lahan karena disita.”kata Panambunan.

Pada kesempatan itu, panambunan juga berjanji akan menggerakan aparat pemerintah terkait untuk membantu masyarakat dalam memperoleh dokumen pendukung sekaligus menyukseskan program PTSL di Minut.

 

Penulis :Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan