Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Buat Onar, Pria Mabuk Ini Tewas Ditikam, Tersangka Menyerahkan Diri - Fajar Manado

Buat Onar, Pria Mabuk Ini Tewas Ditikam, Tersangka Menyerahkan Diri

Buat Onar, Pria Mabuk Ini Tewas Ditikam, Tersangka Menyerahkan Diri
Kauditan, Fajarmanado.com — Diduga dipengaruhi minuman keras (Miras) dan membuat onar, John Rei, pria 31 tahun, warga Desa Kawiley, Kecamatan Kauditan, akhirnya tewas ditikam, Kamis (6/12/2018), dini pagi.

Korban meregang nyawa sekitar pukul 03.00 Wita di desanya ketika diserang dengan sebilah pisau oleh tersangka berinisial POT alias Piere, 27 tahun, warga sekampungnya.

Informasi yang dirangkum di Tempat Kejadian Perkara (TPK) menyebutkan, dini pagi itu korban dan beberapa temannya berbuat onar, diwarnai percekcokan.

Mendengar keributan itu, tersangka Piere yang masih terjaga di dalam rumahnya, bergegas ke luar. Melihat pertengkaran di antara para pria yang terkesan sudah mabuk dipengaruhi miras itu, Piere berusaha melerai.

Baca Juga :  Astaga..! Sopir Grab Ini Ditikam, Mobilnya Dibawa Kabur

Saat berusaha melerai pertengkaran itu, Piere justru terkena pukulan di bagian mulut dari antara kelompok pria mabuk tersebut. Tak diketahui persis siapa pelakunya.

Piere pun lari kembali ke rumahnya mengambil pisau, kemudian balik ke TKP, bertanya siapa gerangan yang memukulnya.

Korban yang sudah mabuk berat akhirnya berselisih paham dengan tersangka, sehingga terjadilah penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Melihat kondisi korban yang tak berdaya, bersama rekan-rekannya, tersangka Piere mengantar korban ke RS Hermana Lembean, selanjutnya melapor  dan menyerahkan diri ke Polsek Kauditan.

Baca Juga :  Gara-Gara Motor Nyaris Bersenggolan, Mahasiswa Aniaya Polisi

Kapolsek Kauditan Iptu Muhammad Maulana Miraj SIK membenarkan kejadian tersebut. Unit Reskrim Polsek Kauditan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Aiptu Akson Donggala bersama lima anggotanya turun langsung ke TKP.

Iptu Miraj mengatakan, korban menghembuskan nafas terakhirnya di RS Hermana Lembean dan kemudian oleh Unit Reskrim Polsek Kauditan di bawa ke RS Bhayangkara Polda Sulut untuk dilakukan Otopsi.

“Kasus ini sedang didalami untuk ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur hukum,” jelas Kapolsek Iptu Miraj.

Penulis: Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan