Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Canda Lape dan Steven, Kejurnas Tenis TDP Maesa Paskah Resmi Bergulir di Manado

Canda Lape dan Steven, Kejurnas Tenis TDP Maesa Paskah Resmi Bergulir di Manado
Manado, Fajarmanado.com — Kendati hanya berawal dari candaan Ketua POR Maesa Letjen Purn EE Mangindaan SE  dengan Ketua Pengda Pelti Sulawesi Utara (Sulut) Drs Steven Kamdouw, akhirnya Kejurnas Tenis TDP Maesa Paskah 2018 resmi bergulir setelah dibuka di Lapangan Tenis, Sarip, Manado, Senin (9/4/2018), sore tadi.

Hebatnya lagi, Kejurnas Tenis Maesa Paskah ini dipastikan diikuti sekitar 500 peserta, termasuk petenis peserta Piala Devis Indonesia.

Hajatan olah raga tingkat nasional yang baru pertama kali digelar di Manado ini, dibuka Wakil Gubernur (Wagub) Sulut, Drs Steven Kandouw, didampingi Kadispora Marsel Sendoh.

Ketua POR Maesa, Letjen Purn EE Mangindaan, yang akrab disapa Lape, dalam sambutannya, mengisahkan bahwa terlaksana kejuaraan ini berawal dari cerita berdua dirinya dengan Steven, panggilan akrab Wagub Sulut ini di Jakarta.

” Hanya bercanda tapi ternyata terjadilah pertandingan ini ” kata Lape, mantan Gubernur Sulut yang dikenal ‘gila bola’ ini.

Lape berharap semoga turnamen tenis akan lebih sering dilaksanakan di daerah Nyiur Melambai.”Harapan saya tenis muncul di PON tidak kalah di kualifikasi, ada alasan saya karena ketua Pengdanya betul-betul serius menangani tenis” ujar ayah kandung Harley “Ai” Mangindaan, yang kini Wakil Ketua MPR RI ini.

Mantan Menteri Perhubungan itu selanjutnya mengatakan, mengapa namanya Maesa Paskah,  karena POR Maesa  ini lahir saat Paskah sembilan puluh sekian tahun  lalu di Bandung.

“Itu yang jadi cikal bakal POR Maesa dilaksanakan di hari Paskah  kita bawa terus sampai saat ini untuk peringati hari kebangkitan Yesus Kristus Sang Juruslamat penebus dosa kita,” jelasnya” ungkap.

“Mari torang kase maju olahraga Sulawesi Uttara pasti bisa asal torang sama sama baku gandeng tangan rapatkan barisan demi olahraga sulut jangan halang -halangi anak anak itu kelapangan tenis,” ssmbung pria familiar yang juga eks Menpan RB ini.

Sementara Wagub Kandouw menyatakan salut,  proficiat, bravo kepada POR Maesa dan tim panitia yang telah melaksanakan kejuaraan Nasional ini.

“Sebagai Ketua Pelti tiada kata lain luar biasa senang , karena kegiatan kali hadiahnya paling besar dan ini jadi  motivasi  bagi kita pengurus  ” katanya.

Kandouw berharap sekiranya Kejurnas ini menjadi modal Sulut untuk bisa melaksanakan pertandingan international.
” Modal kita dengan enam lapangan ini akan tetap dipertahankan dan juga akan buat lapangan ke tujuh indoor” ujar Wagub Kandouw.

Kandouw menambahkan, sudah menjadi komitmen pemerintah provinsi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui olahraga.

“Sulut sebelas tahun tidak ada Porda , tapi tahun ke dua belas di pemerintahan OD-SK Porda sudah dilaksanakan,” ungkapnya.

Sementara kepada para atlit yang akan bertanding, Kandouw mengingatkan agar memanfaatkan kesempatan ini sebagai ajang menunjukkan prestasi.

“Manfaatkan dengan baik pertandingan ini, tidak usah berfikir iseng -iseng berhadiah tetap belajar punya target, dalam segala sesuatu kita harus ngotot supaya banyak aspek.yang didapat ,” pungkasnya.

Ketua Panitia Pelaksana Rocky Julius Toar Wawolumaya  mengatakan pertandingan ink akan diikuti  pemain piala Davis Indonesia dengan jumlah peserta sebanyak 500 orang.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan