Kriminal – Fajar Manado http://fajarmanado.com Media Informasi Publik Fri, 24 May 2019 12:14:57 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=4.9.9 http://fajarmanado.com/wp-content/uploads/2016/08/cropped-favicon-32x32.png Kriminal – Fajar Manado http://fajarmanado.com 32 32 Tangkap 2 Tersangka Lagi, Polisi Masih Buru 3 Penganiaya Celsius Hingga Cacat http://fajarmanado.com/2019/05/24/tangkap-2-tersangka-lagi-polisi-masih-buru-3-penganiaya-celsius-hingga-cacat/ http://fajarmanado.com/2019/05/24/tangkap-2-tersangka-lagi-polisi-masih-buru-3-penganiaya-celsius-hingga-cacat/#respond Thu, 23 May 2019 23:05:57 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53857 Tomohon, Fajarmanado.com — Pengejaran polisi teehadap komplotan penganiaya Celcius Lapong (53 tahun), warga Taratara Satu, Tomohon Barat, Kota Tomohon kembali membuahkan hasil. Kini, dikabarkan sudah lima orang yang diamankan polisi. Tiga lainnya masih diburu Tim Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tomohon. Menyusul pria berinisial JK (33 tahun), AP (35 tahun), dan EM (49 tahun), Tim Resmob Satreskrim […]

The post Tangkap 2 Tersangka Lagi, Polisi Masih Buru 3 Penganiaya Celsius Hingga Cacat appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, Fajarmanado.com — Pengejaran polisi teehadap komplotan penganiaya Celcius Lapong (53 tahun), warga Taratara Satu, Tomohon Barat, Kota Tomohon kembali membuahkan hasil.

Kini, dikabarkan sudah lima orang yang diamankan polisi. Tiga lainnya masih diburu Tim Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Tomohon.

Menyusul pria berinisial JK (33 tahun), AP (35 tahun), dan EM (49 tahun), Tim Resmob Satreskrim Polres Tomohon membenkuk CM (28 tahun) dan JM (34 tahun) pada Kamis (23/5/2019), siang.

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Bachtiar Sirait, SIK, SH, MSi melalui Kasatreskrim, AKP Ikhwan Syukri, SIK, SH ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan kedua tersangka baru tersebut.

“Ya, Tim Resmob yang dipimpin Bripka Bima Pusung mengembalikan dua tersangka yang terlibat dalam kasus penganiayaan di Taratara,” katanya kepada wartawan, Jumat (24/5/2019) pagi.

Didampingi Bripka Bima Pusung, Ikhwan Syukri mengungkapkan, sesuai hasil pengembangan, diduga kuat masih ada dua tersangka lain yang ikut bersama-sama mengeroyok Celsius hingga mengalami cacat.

Berdasarkan pengakuan CM dan JM, masih ada tiga keterlibatan lainnya yang juga terlibat dalam penganiayaan yang terjadi di Kelurahan Taratara Satu, Kecamatan Tomohon Barat pada 12 Januari 2019 lalu.

“jadi, lima sudah kami tangkap,  dan tiga tersangka lain masih dalam pengejaran petugas,” ujarnya.

Seperti diberitakan, Celsius dikeroyok para tersangka, yang di antara mereka menggunakan parang di Kelurahan Taratara Satu pada 12 Januari lalu.

Akibat dari aksi kriminalitas komplotan tersangka itu, Celsius menderita cacat. Korban mengalami luka sabetan parang di tangan kanan, patah kedua kaki serta luka sobek di pelipis kanannya.

Ia menambahkan, ketiga tersangka yang ditangkap petama kali di lokasi berbeda setelah lebih empat bulan menghilang pada Rabu, 22 Mei lalu.

“Awalnya kami menangkap EM, di perkebunan kompleks TPA,” ujarnya kepada wartawan di Tomohon, Kamis (23/5/2019).

Setelah itu, lanjut dia, petugas menangkap JK yang sedang menonton televisi di rumah saudaranya, dan terakhir menangkap AP di tempatnya bekerja, di Kelurahan Woloan.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

The post Tangkap 2 Tersangka Lagi, Polisi Masih Buru 3 Penganiaya Celsius Hingga Cacat appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/24/tangkap-2-tersangka-lagi-polisi-masih-buru-3-penganiaya-celsius-hingga-cacat/feed/ 0
Kabur 4 Bulan Usai Menganiaya Celsius Hingga Cacat, Polisi Bekuk 3 Tersangka http://fajarmanado.com/2019/05/23/kabur-4-bulan-usai-menganiaya-celsius-hingga-cacat-polisi-bekuk-3-tersangka/ http://fajarmanado.com/2019/05/23/kabur-4-bulan-usai-menganiaya-celsius-hingga-cacat-polisi-bekuk-3-tersangka/#respond Thu, 23 May 2019 09:24:36 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53801 Tomohon, Fajarmanado.com — Sepandai pandainya tupai melompat, sekali kelak jatuh juga. Inilah yang dialami tiga tersangka penganiayaan Celsius Lapong pada hari Sabtu, 12 Januari 2019. Seusai mengeroyok Celcius, pria 53 tahun ini, tiga tersangka yang tak lain sekampung korban, Kelurahan Taratara Satu, Kecamatan Tomohon Barat akhirnya dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polres Tomohon, Rabu (22/5/2019). Para […]

The post Kabur 4 Bulan Usai Menganiaya Celsius Hingga Cacat, Polisi Bekuk 3 Tersangka appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, Fajarmanado.com — Sepandai pandainya tupai melompat, sekali kelak jatuh juga. Inilah yang dialami tiga tersangka penganiayaan Celsius Lapong pada hari Sabtu, 12 Januari 2019.

Seusai mengeroyok Celcius, pria 53 tahun ini, tiga tersangka yang tak lain sekampung korban, Kelurahan Taratara Satu, Kecamatan Tomohon Barat akhirnya dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polres Tomohon, Rabu (22/5/2019).

Para tersangka yang masing-masing berinisial JK (33 tahun), AP (35 tahun), dan EM (49 tahun) berhasil diamankan polisi di tiga lokasi berbeda.

Akibat dari aksi kriminalitas ke tiga tersangkan, Celsius menderita cacat. Korban mengalami luka sabetan parang di tangan kanan, patah kedua kaki serta luka sobek di pelipis kanannya.

Kapolres Tomohon, AKBP Raswin Bachtiar Simanjuntak, SIK, SH, MSi melalui Katim Resmob Polres, Bripka Bima Pusung mengungkapkan, usai menganiaya korban hingga tak berdaya, ketiga pelaku langsung melarikan diri.

Polisi agak kesulitan menangkap para tersangka karena sering berpindah-pindah tempat untuk menghindari kejaran. Namun Tim Resmob yang tak kenal lelah, akhirnya berhasil meringkus ketiganya setelah kabur lebih dari empat bulan.

Ia membenarkan, ketiga tersangka ditangkap di lokasi berbeda. “Awalnya kami menangkap EM, di perkebunan kompleks TPA,” ujarnya kepada wartawan di Tomohon, Kamis (23/5/2019).

Setelah itu, lanjut dia, petugas menangkap JK yang sedang menonton televisi di rumah saudaranya, dan terakhir menangkap AP di tempatnya bekerja, di Woloan.

“Ketiganya kami tangkap tanpa perlawanan, lalu kami bawa ke Mapolres untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya Bima Pusung.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

The post Kabur 4 Bulan Usai Menganiaya Celsius Hingga Cacat, Polisi Bekuk 3 Tersangka appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/23/kabur-4-bulan-usai-menganiaya-celsius-hingga-cacat-polisi-bekuk-3-tersangka/feed/ 0
Astaga..! Bobol Perawan Anak Kandung Hingga Hamil, Nelayan Ini Menghilang http://fajarmanado.com/2019/05/23/astaga-bobol-perawan-anak-kandung-hingga-hamil-nelayan-ini-menghilang/ http://fajarmanado.com/2019/05/23/astaga-bobol-perawan-anak-kandung-hingga-hamil-nelayan-ini-menghilang/#respond Thu, 23 May 2019 02:37:48 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53780 Nanusa, Fajarmanado.com — Aksi amoral ayah terhadap anak kandung kembali terjadi. Kali ini terkuak menimpa gadis ingusan warga Desa Dampulis, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. SP, pria 36 tahun ini dikabarkan nekad membobol perawan Bunga, nama samaran selang sekitar dua tahun. Berulangkali menikmati kemolekkan tubuh anak Bunga yang tengah mekar, menyebabkan gadis 15 […]

The post Astaga..! Bobol Perawan Anak Kandung Hingga Hamil, Nelayan Ini Menghilang appeared first on Fajar Manado.

]]>
Nanusa, Fajarmanado.com — Aksi amoral ayah terhadap anak kandung kembali terjadi. Kali ini terkuak menimpa gadis ingusan warga Desa Dampulis, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara.

SP, pria 36 tahun ini dikabarkan nekad membobol perawan Bunga, nama samaran selang sekitar dua tahun.

Berulangkali menikmati kemolekkan tubuh anak Bunga yang tengah mekar, menyebabkan gadis 15 tahun itu kini dinyatakan hamil delapan bulan. SP pun menghilang entah kemana.

Aksi bejat SP yang berprofesi nelayan ini terbongkar setelah Bunga tak kuasa menahan aib akibat desakan ibu kandung dan keluarga.

Bunga akhirnya menguak borok yang  tengah dikandungnya akibat aksi amoral yang dilakukan ayak kandungnya sendiri.

Bagai disambar petir di siang bolong, sang ibupun sangat terkejut bercampur murka. Ia mencari suaminya namun tak ketemu. Akhinya, melaporkannya ke Polsek Nanusa.

Pihak polisi kemudian mencari jejak SP yang telah menghilang, tapi belum juga ditemukan. Sambil mengendus jejak terlapor, polisi melimpahkan penanganannya ke Unit PPA Satreskrim Polres Kepulauan Talaud, mengingat korbannya masih dibawah umur.

Kasat Reskrim Polres Kepulauan Talaud, Iptu Muhammad Maulana Miraj membenarkan adanya laporan kasus ayah cabuli anak kandungnya tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya telah memeriksa dan memintai keterangan korban bersama sejumlah saksi dan membuat visum et repertum.

“Kami juga berkoordinasi dengan Polres jajaran lainnya terkait pengembangan kasus ini, karena tersangka melarikan diri,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (21/05/2019), siang.

Keterangan yang diperoleh polisi, kata dia, aksi tak senonoh ini terjadi sejak korban masih duduk di bangku kelas 6 SD pada 2017 silam, kemudian berlanjut hingga April 2019.

“Tersangka mencabuli anak kandungnya berulang kali, di sejumlah tempat. Antara lain, di rumah, perkebunan dan pantai desa setempat, bahkan di atas perahu saat perjalanan dari Dampulis menuju Akas,” jelas Kasat Reskrim.

Korban saat membuat laporan mengaku selalu mendapat ancaman dari ayahnya supaya tidak mencerikatan hal tersebut kepada siapa pun.

Namun begitu, karena tak kuat menanggung beban dan derita, korban yang kini berbadan dua akhirnya memberanikan diri bercerita kepada sang ibu.

“Kami terus mengejar tersangka, dan jika tertangkap pasti kami tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tandas Kasat Reskrim Iptu Muhammad Maulana Miraj.

Penulis: Briet Maga

Editor   : Herly Umbas

The post Astaga..! Bobol Perawan Anak Kandung Hingga Hamil, Nelayan Ini Menghilang appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/23/astaga-bobol-perawan-anak-kandung-hingga-hamil-nelayan-ini-menghilang/feed/ 0
Hebat..! Polres Tomohon Bekap Jaringan Narkoba dari Sulteng http://fajarmanado.com/2019/05/21/hebat-polres-tomohon-bekap-jaringan-narkoba-dari-sulteng/ http://fajarmanado.com/2019/05/21/hebat-polres-tomohon-bekap-jaringan-narkoba-dari-sulteng/#respond Tue, 21 May 2019 13:43:51 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53731 Tomohon, Fajarmanado.com — Sulawesi Utara terus menjadi target pasar narkoba. Buktinya, Polres Tomohon kembali membekap tersangka pemasok narkotika jenis sabu di wilayah daerah Nyiur Melambai ini. Diam-diam, Satresnarkoba Polres Tomohon ternyata menangkap seorang tersangka pengedar bersama barang bukti sabu seberat 19,36 gram pada hari Sabtu, 11 Mei 2019 lalu. Polisi mengamankan tersangka berinisial R alias Ulin, […]

The post Hebat..! Polres Tomohon Bekap Jaringan Narkoba dari Sulteng appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, Fajarmanado.com — Sulawesi Utara terus menjadi target pasar narkoba. Buktinya, Polres Tomohon kembali membekap tersangka pemasok narkotika jenis sabu di wilayah daerah Nyiur Melambai ini.

Diam-diam, Satresnarkoba Polres Tomohon ternyata menangkap seorang tersangka pengedar bersama barang bukti sabu seberat 19,36 gram pada hari Sabtu, 11 Mei 2019 lalu.

Polisi mengamankan tersangka berinisial R alias Ulin, pria Desa Siavu, Parigi Mountong, Sulawesi Selatan bersama barang bukti sabu 19,36 gram di Kecamatan Tombariri.

Ulin dicegat di Desa Borgo, Kecamatan Tombariri sekitar pukul 15.40 hari Sabtu, dua pekan lalu ketika melintas menuju Kota Manado menumpang kendaraan angkutan umum Gorontalo-Manado.

Berdasarkan informasi yang diperoleh jajaran Polres Tomohon, ketika mobil yang ditumpanginya dicegat dan dilakukan penggeledahan, polisi pun berhasil menemukan bungkusan berisi sabu di saku celana Ulin.

Kapolres AKBP Raswin Bachtiar Sirait, SIK, SH, MSi saat menggelar konfrensi pers di Mapolres Tomohon pada Selasa (21/5/2019) mengungkapkan, penangkapan tersebut berhasil dilakukan atas kerjasama bersama masyarakat.

“Adanya informasi di lapangan, ada narkotika hendak dibawa melintas di wilayah hukum Polres Tomohon. Saat ditemukan dan diinterogasi petugas, yang bersangkutan mengakui barang tersebut miliknya,” kata Sirait.

Kapolres Raswin Sirait mengungkapkan bahwa Ulin bukan merupakan bagian dari jaringan pengedar narkoban  yang pernah ditangkap beberapa waktu lalu di Kota Tomohon.

“Kami sementara melakukan pengembangan untuk menguak jaringan tersangka ini,” ujarnya.

Akibat perbuatannya tersebut, pelaku Ulin akan dikenakan pasal 115 ayat 1 junto pasal 112 ayat 7 tentang narkotika. “Dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan denda minimal 800j juta,” jelas Kapolres Tomohon.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

The post Hebat..! Polres Tomohon Bekap Jaringan Narkoba dari Sulteng appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/21/hebat-polres-tomohon-bekap-jaringan-narkoba-dari-sulteng/feed/ 0
Wah..! Setahun Lebih, Tugu Laka Lantas Sonder Tak Kunjung Dibangun http://fajarmanado.com/2019/05/21/wah-setahun-lebih-tugu-laka-lantas-sonder-tak-kunjung-dibangun/ http://fajarmanado.com/2019/05/21/wah-setahun-lebih-tugu-laka-lantas-sonder-tak-kunjung-dibangun/#respond Tue, 21 May 2019 13:15:38 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53725 Tomohon, Fajarmanado.com — Kendati sudah lebih setahun dilakukan peletakan batu pertama, namun Tugu Laka Lantas di ruas jalan Sonder, Minahasa, Sulawesi Utara tak kunjung dibangun hingga saat ini. Ironisnya, peletakan batu pertama pembangunan tugu laka lantas yang digagas Kapolsek Sonder Iptu Stenly Korua itu melibatkan elemen pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat pada […]

The post Wah..! Setahun Lebih, Tugu Laka Lantas Sonder Tak Kunjung Dibangun appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, Fajarmanado.com — Kendati sudah lebih setahun dilakukan peletakan batu pertama, namun Tugu Laka Lantas di ruas jalan Sonder, Minahasa, Sulawesi Utara tak kunjung dibangun hingga saat ini.

Ironisnya, peletakan batu pertama pembangunan tugu laka lantas yang digagas Kapolsek Sonder Iptu Stenly Korua itu melibatkan elemen pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat pada 9 Maret 2018.

Bahkan, kalangan tokoh agama dari berbagai denominasi gereja hadir dan membacakan doa berantai di kawasan perkebunan Karis, antara Desa Kolongan Atas Satu dan Desa Leilem, lokasi pembangunan tugu laka lantas, pagi itu.

Pantauan Fajarmanado.com, sampai hari ini belum ada tanda-tanda tugu Laka Lantas di ruas jalan rawan kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang berdekatan dengan jembatan, belum ada tanda-tanda segera dibangun.

Beberapa waktu lalu, terlihat material batu berada di sekitar lokasi. Namun ternyata bukan untuk membangun tugu melainnya bronjong di alur sungan seputaran jembatan.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait SIK SH MSi melalui Kasat Lantas Polres Tomohon AKP Dodi Yudianto Arruan SIK tak menampik realita ini.

Menurut dia, pembangunan tugu laka lantas di ruas jalan antara Desa Sonder dan Leilem itu masih akan dikoordinasikan dengan Kapolsek Sonder.

“Nanti kami akan menghubungi Kapolsek Sonder untuk mempertanyakan kesiapan masyarakat di sana dan kami tentunya akan siap membantu apabila harus ada keterlibatan Satlantas Polres Tomohon,” katanya ketika dikonfirmasi di Mapolres Tomohon, Senin (21/5/2019).

Yudianto Aruan menjelaskan, pihaknya tetap akan mengkoordinasikan dengan pemerintah Kabupaten Minahasa karena wilayah tersebut sudah masuk pemerintahan Minahasa.

“Kami tinggal menunggu kesiapan masyarakat dan pihak Polsek Sonder untuk melakukan pembangunan tugu laka lantas itu,” ujarnya.

Rencana pembangunan tugu yang didesain akan diletakkan sepeda motor rinsek di atasanya tersebut dimaksudkan untuk memperingatkan masyarakat agar berhati hati dalam mengendarai kendaraan di jalan Sonder-Leilem ini  karena sangat rawan terjadi laka lantas.

“Tidak sedikit korban jiwa di ruas jalan itu,” tandasnya.

Penulis: Prokla Mambo

Editor   : Herly Umbas

The post Wah..! Setahun Lebih, Tugu Laka Lantas Sonder Tak Kunjung Dibangun appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/21/wah-setahun-lebih-tugu-laka-lantas-sonder-tak-kunjung-dibangun/feed/ 0
Tebas Kepala Tetangga hingga Telinga Terbelah, Aswin Ngumpet http://fajarmanado.com/2019/05/20/tebas-kepala-tetangga-hingga-telinga-terbelah-aswin-ngumpet/ http://fajarmanado.com/2019/05/20/tebas-kepala-tetangga-hingga-telinga-terbelah-aswin-ngumpet/#respond Mon, 20 May 2019 15:24:15 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53697 Ratahan, Fajarmanado.com — AM alias Aswin, tersangka pelaku pembunuhan tetangganya sendiri, Ari Kongingi di Kelurahan Wawali, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara ini dikabarkan gemetaran seusai beraksi pada Sabtu (18/5/2019) malam. Aswin dikenal sebagai seorang yang tempramental. Pria berusia 52 tahun ini, dikenal suka buat keributan. Apalagi jika sudah menegak minuman keras. Kebiasaan […]

The post Tebas Kepala Tetangga hingga Telinga Terbelah, Aswin Ngumpet appeared first on Fajar Manado.

]]>
Ratahan, Fajarmanado.com — AM alias Aswin, tersangka pelaku pembunuhan tetangganya sendiri, Ari Kongingi di Kelurahan Wawali, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara ini dikabarkan gemetaran seusai beraksi pada Sabtu (18/5/2019) malam.

Aswin dikenal sebagai seorang yang tempramental. Pria berusia 52 tahun ini, dikenal suka buat keributan. Apalagi jika sudah menegak minuman keras.

Kebiasaan mengkonsumsi minuman keras dan perangai temperamental itulah yang membuat ayah dua anak perempuan ini beberapa kali berurusan dengan polisi.

“Tapi tak sempat diproses sampai sidang,” kata Kapolsek Ronny Tumalun kepada Fajarmanado.com, Senin (20/5/2019).

Malam berdarah itu terjadi berawal dari niatan Aswin untuk mengkonsumsi minuman keras. Saat itu, dia datang di rumah korban Ari Kongingi untuk membeli cap tikus, minuman keras tradisional ini.

Ketika menyampaikan niatnya, Ari meladeni. Sekadar basa basi, sambil menuangkan cap tikus, Ari bertanya kapan anak perempuan Aswin akan menikah.

Ari melontarkan pertanyaan itu karena tahu persis anak Aswin sudah kelihatan mengandung.

Mendengar pertanyaan tak terduga itu, Aswin bereaksi marah. Dia pun menegaskan supaya Ari tidak mencampuri urusan privasi rumah tangganya.

Tanpa menunggu captikus pesanannya yang tengah dituangkan, Aswin berbalik dan berjalan keluar dari warung Ari.

Melihat reaksi pria tetangga yang tinggal di seberang rumahnya itu, Ari pun menyusul dan bertanya kenapa Aswin tersinggung.

Adu mulut pun terjadi. Bahkan, ketika warga sekitar mencoba melerai, Aswin tidak menggubris. Termasuk, kepala lingkungan setempat yang datang kemudian.

Meski begitu, Aswin masuk ke dalam rumahnya. Sementara, korban Ari tak beranjak dari depan warungnya.

Tanpa ada yang menduga dan mengawasi, tiba-tiba terdengar benturan keras dan seorang pria telah tergelak bersimbah darah di jalan raya, depan warung.

Darah bercucuran dari pria yang diketahui tak lain adalah Ari, pemilik warung itu. Bagian kiri kepalanya tampak luka menganga mulai dari telinga yang terbelah dua secara horisontal.

Sementara Aswin berdiri di dekat korban sambil memegang parang jenis badung yang telah bersimbah darah.

Tak ada yang berani mendekati Aswin yang menurut saksi mata wajahnya saat itu terlihat pucat pasi. Ia pun kemudian, berjalan kembali masuk ke dalam rumahnya.

Tak berselang beberapa saat, sejumlah personil Polsek Ratahan tiba di lokasi.

Pencarian terhadap tersangka pun ramai dilakukan bersama dengan masyarakat karena Aswin tak berada lagi di dalam rumahnya.

Namun, parang yang digunakan tersangka menebas tetangganya telah ditinggal di dalam rumah.

“Pengakuan anak tersangka, ayahnya sudah ke luar rumah tapi tak bilang akan kemana. Kemungkinan, pergi ke kebun,” ujar Kapolsek Ronny Tumalun.

Beberapa saat kemudian, seorang anggota Polsek Ratahan yang menggunakan senter, melihat ada seseorang yang ngumpet di antara dua rumah penduduk yang berdempetan. Ia tak lain adalah Aswin.

“Ketika ditangkap, tersangka gemetaran dan tidak melakukan perlawanan,” kata Tumalun, yang mantan Kapolsek Langowan dan Kawangkoan ini.

Sementara itu, nyawa korban Ari tak bisa tertolong. Korban yang dirujuk dari Puskesmas Ratahan ke RSUD Noongan dikabarkan meninggal dunia pada pukul 00.30 Wita, Minggu (18/5/2019) dini pagi.

Penulis: Didi Gara

Editor   : Herly Umbas

The post Tebas Kepala Tetangga hingga Telinga Terbelah, Aswin Ngumpet appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/20/tebas-kepala-tetangga-hingga-telinga-terbelah-aswin-ngumpet/feed/ 0
Tidak Terima Teguran, Mangamis Menebas Kongingi Pakai Parang http://fajarmanado.com/2019/05/20/tidak-terima-teguran-mangamis-menebas-kongingi-pakai-parang/ http://fajarmanado.com/2019/05/20/tidak-terima-teguran-mangamis-menebas-kongingi-pakai-parang/#respond Mon, 20 May 2019 09:55:31 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53650 Ratahan, Fajarmanado.com — Tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Jalan Raya Kelurahan Wawali Lingkungan II, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Sabtu malam (18/05/2019) pkl. 22.00 Wita. Kasus penganiayaan ini dilakukan oleh tersangka lelaki berinisial AM alias Aswin, 52 tahun, terhadap korban lelaki Ari Kongingi, 47 tahun, keduanya merupakan warga […]

The post Tidak Terima Teguran, Mangamis Menebas Kongingi Pakai Parang appeared first on Fajar Manado.

]]>
Ratahan, Fajarmanado.com — Tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) terjadi di Jalan Raya Kelurahan Wawali Lingkungan II, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Sulawesi Utara, Sabtu malam (18/05/2019) pkl. 22.00 Wita.

Kasus penganiayaan ini dilakukan oleh tersangka lelaki berinisial AM alias Aswin, 52 tahun, terhadap korban lelaki Ari Kongingi, 47 tahun, keduanya merupakan warga Kelurahan Wawali kecamatan Ratahan.

Peristiwa ini berawal dari pertengkaran tersangka dengan anaknya.

Mendengar pertanyaan ini, AM balik mengatakan korban agar jangan ikut campur urusan rumah tangganya. Kemudian, beranjak pulang rumah, yang hanya bersebrangan dengan rumah korban.

“Karena tidak mau menerima teguran dari teman sehingga tersangka langsung membawah senjata tajam dan langsung menebas korban Ari Kongingi hingga langsung tersukur ke aspal,” ujar Bruri.

Lebih lanjut Bruri mengatakan ketika kami sedang mengikuti arisan di rumah bapak Didi Lengkey tiba tiba kami mendengar keributan di luar, kami langsung keluar dan mendapati tersangka sedang ba ribut di jalan Setapak samping rumahnya.

” Ketika kami menegur tersangka langsung mengatakan jangan ikut campur dengan kita pe urusan keluarga, jang kita panggal pa ngana.
Mengengar apa yang korban ucapkan, Bruri lamgsung menuju ke rumah kepala lingkungan yakni bapak Rudi Wohongan untuk mengamankan tersangka ini, setelah itu kepala lingkungan langsung menuju rumah tersangka untuk mengamankan situasi,” beber Bruri.

Setelah situasi aman, diam diam tersangka langsung berjalan menuju kepada sang korban dan langsung menebas sehingga tersukur ke aspal.

Selesai menebas korban tersangka langsung menjauhi TKP.

Melihat korban Ari sudah tersungkur di jalan, para masyarakat yang ada di sekitar TKP langsung berkumpul dan membawa korban ke Puskesmas Ratahan dan langsung di rujuk ke RSUD Noongan.

Akibat luka di bagian kepala yang sangat parah, korban mengembuskan nafas terakhir di RSUD Noongan pada minggu dini hari pukul 01.30 Wita.

Dengan kepergian Almarhum meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga besar Kongingi Rori.

Salah satu anak dari almarhum, Via mengatakan dengan kepergian bapak kami tercinta, kami keluarga berharap pihak berwajib bisa menuntaskan kasus yang menimpa keluarga kami.

Sementara itu, Nune Lahay, juga mengutarakan hal sama. Menurutnya, p elaku dan korban tidak ada masalah sebelumnya.

“Korban Ari Kongingi adalah sosok yang sangat ramah terhadap semua orang,” ujar Lahay.

Kapolsek Ratahan Kompol Ronny Tumalun saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian penganiayaan ini serta mengungkapkan bahwa Tersangka bersama barang bukti telah diamankan pihaknya.

“Korban dievakuasi ke Puskesmas Ratahan kemudian dirujuk ke RSUD Noongan, Langoan. Untuk tersangka bersama barang bukti parang sudah kami amankan untuk proses penyilidikan dan penyidikan,” ungkap Kompol Ronny.

Penulis : Didi Gara

The post Tidak Terima Teguran, Mangamis Menebas Kongingi Pakai Parang appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/20/tidak-terima-teguran-mangamis-menebas-kongingi-pakai-parang/feed/ 0
Bentrok Antarkelompok Pemuda di Pangolombian, 2 Korban Mandi Darah, 9 Diamankan Polisi http://fajarmanado.com/2019/05/20/bentrok-antarkelompok-pemuda-di-pangolombian-2-korban-mandi-darah-9-diamankan-polisi/ http://fajarmanado.com/2019/05/20/bentrok-antarkelompok-pemuda-di-pangolombian-2-korban-mandi-darah-9-diamankan-polisi/#respond Mon, 20 May 2019 09:46:03 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53699 Tomohon, Fajarmanado.com — Bentrok antarkelompok pemuda terjadi di Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Senin (20/5/2019) dini pagi. Perkelahian yang mempelengkapi diri dengan senjata tajam jenis samurai itu, menyebabkan dua orang mandi darah, satu di antaranya kritis di rumah sakit. Tim Khusus (Timsus) URC Totosik Polres Tomohon di bawah komando Bripka Yanny Watung, sontak […]

The post Bentrok Antarkelompok Pemuda di Pangolombian, 2 Korban Mandi Darah, 9 Diamankan Polisi appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, Fajarmanado.com — Bentrok antarkelompok pemuda terjadi di Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, Kota Tomohon, Senin (20/5/2019) dini pagi.

Perkelahian yang mempelengkapi diri dengan senjata tajam jenis samurai itu, menyebabkan dua orang mandi darah, satu di antaranya kritis di rumah sakit.

Tim Khusus (Timsus) URC Totosik Polres Tomohon di bawah komando Bripka Yanny Watung, sontak bergerak cepat sesaat menerima laporan masyarakat.

Tim pun melakukan penyisiran dan mengamankan sembilan pemuda yang diduga kuat terlibat dalam aksi perkelahian massal tersebut.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B. Sirait SIK SH MSi melalui Kasat Reskrim AKP Ikhwan Syukri SH SIK membenarkan penangkapan terhadap sejumlah pemuda yang terlibat bentrok antarkelompok pemuda Timu dan Amian di Pangolombian sekitar pukul 02.00 Wita, dini pagi tadi.

“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap semua yang sudah berhasil kami tangkap untuk mencari informasi lebih lanjut,” kata Syukri.

Anggota kelompok pemuda Timu yang berhasil diamankan aparat, tercatat ada tiga orang. Mereka, adalah, JP alias Jovi (22 tahun) PN alias Petrik (19 tahun) NM alias Nasrani (20 tahun).

Sementara  dari kelompok Amian yang diamankan sebanyak enam orang, masing-masing, RK alias Rival (21 tahun), AS alias Ayom (25 tahun), YS alias Yansen (18 tahun), TT alias Terry ( 20 tahun), FP alias Fransisko (21 tahun), dan YS alias Yohanes (16 tahun).

Sedangkan korban kritis diidentifikasi berinisial RL alias Renso (21 tahun)saat ini dirawat dirumah sakit dan korban yang terkena sabetan samurai adalah TW alias Tivan, berusia 22 tahun.

Namun demikian, sesuai kabar yang beredar di masyarakat, kemungkinan besar masih ada pemuda lainnya yang terlibat tapi belum berhasil diamankan.

“Jadi kami akan terus bergerak mencari akan keberadaan tersangka yang lain. Apabila masih ada yang terlibat dalam pengeroyokan itu, tentunya kami akan amankan dan tindak tegas,” tandas Syukri.

Penulis: Prokla Mambo

The post Bentrok Antarkelompok Pemuda di Pangolombian, 2 Korban Mandi Darah, 9 Diamankan Polisi appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/20/bentrok-antarkelompok-pemuda-di-pangolombian-2-korban-mandi-darah-9-diamankan-polisi/feed/ 0
Hadang Polisi dengan Kunci Roda, Roli Dibekuk Timsus Totosik http://fajarmanado.com/2019/05/20/hadang-polisi-dengan-kunci-roda-roli-dibekuk-timsus-totosik/ http://fajarmanado.com/2019/05/20/hadang-polisi-dengan-kunci-roda-roli-dibekuk-timsus-totosik/#respond Mon, 20 May 2019 04:11:40 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53643 Tomohon, fajarmanado.com — Warga Kakaskasen Dua,Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon berinisial RP alias Roli (32 tahun) terpaksa harus berurusan dengan hukum. Belum diketahui pasti pemicunya, Roli berbuat onar dan mencegat setiap warga yang melintas di ruang jalan, Kelurahan Kakaskasen-Kelurahan Wailan. Sambil berteriak-teriak memegang kunci roda, Roli menghalau setiap orang yang lewat pas di depan Seminari […]

The post Hadang Polisi dengan Kunci Roda, Roli Dibekuk Timsus Totosik appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, fajarmanado.com — Warga Kakaskasen Dua,Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon berinisial RP alias Roli (32 tahun) terpaksa harus berurusan dengan hukum.

Belum diketahui pasti pemicunya, Roli berbuat onar dan mencegat setiap warga yang melintas di ruang jalan, Kelurahan Kakaskasen-Kelurahan Wailan.

Sambil berteriak-teriak memegang kunci roda, Roli menghalau setiap orang yang lewat pas di depan Seminari Tomohon, Minggu (19/5/2019).

Celakanya, salahsatu yang nyaris jadi korban adalah anggota Polres Tomohon. Akibatnya, Rolly kemudian dicengkram Unit Reaksi Cepat (URC) Totosik Polres Tomohon sekitar pukul 20.00 Wita, tadi malam.

Kapolres Tomohon melalui Kapolsek Tomohon Utara, Iptu Yulianus Samberi SIK membenarkan penangkapan pelaku pembuat keributan dan penghadangan yang kebetulan anggota Polisi tersebut.

Informasi dirangkum mengisahkan, saat korban anggota Polisi Denny Runtu (27 tahun) bersama istri melintas dari Kelurahan Kayawu,  tak urung Roli mencegat.

Namun begitu, Denny Runtu tak mau bertindak gegabah. Dia hanya menghindar, kemudianm enghubungi URC Totosik.

“Tersangka menghadang korban sambil berteriak-teriak dengan memegang kunci roda. Untung saja warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung menginformasikan kepada kami,” ujar Bripka Yanny Watung, Kepala Tim URC Totosik Polres Tomohon di Mapolres, Senin (20/5/2019).

Tersanka Roli kini sudah diamankan polisi dan tengah menjalani pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Penulis : Prokla Mambo

The post Hadang Polisi dengan Kunci Roda, Roli Dibekuk Timsus Totosik appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/20/hadang-polisi-dengan-kunci-roda-roli-dibekuk-timsus-totosik/feed/ 0
Lahap Gadis Ingusan, Napi Cabul Kambuhan Ketakutan Dibekuk URC Totosik Tomohon http://fajarmanado.com/2019/05/19/lahap-gadis-ingusan-napi-cabul-kambuhan-ketakutan-dibekuk-urc-totosik-tomohon/ http://fajarmanado.com/2019/05/19/lahap-gadis-ingusan-napi-cabul-kambuhan-ketakutan-dibekuk-urc-totosik-tomohon/#respond Sun, 19 May 2019 04:33:15 +0000 http://fajarmanado.com/?p=53581 Tomohon, Fajarmanado.com — NP dilaporkan kembali berhasil melahap mahkota gadis ingusan. Pria 48 tahun ini pun ketakutan ketika ditangkap Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tomohon, Sabtu (18/5/2019), tadi malam. Dipimpin Bripka Yanny Watung, Tim Kusus (Timsus) mencengkram NP, yang sehari-hari menjual kue ini di rumahnya, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon sekitar 23.10 […]

The post Lahap Gadis Ingusan, Napi Cabul Kambuhan Ketakutan Dibekuk URC Totosik Tomohon appeared first on Fajar Manado.

]]>
Tomohon, Fajarmanado.com — NP dilaporkan kembali berhasil melahap mahkota gadis ingusan. Pria 48 tahun ini pun ketakutan ketika ditangkap Unit Reaksi Cepat (URC) Polres Tomohon, Sabtu (18/5/2019), tadi malam.

Dipimpin Bripka Yanny Watung, Tim Kusus (Timsus) mencengkram NP, yang sehari-hari menjual kue ini di rumahnya, Kelurahan Paslaten Dua, Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon sekitar 23.10 Wita jelang tengah malam.

NP yang tercatat sempat mendekam di lembaga pemasyarakatan (LP) karena melakukan perbuatan cabul pada tahun 2000 silam, ini dilaporkan beraksi kembali pada hari Senin, 13 Mei 2019 sekitar pukul 10.00 Wita.

Kali ini, menimpa Crisan, nama samaran, siswa salah satu sekolah dasar di Kota Tomohon.

Peristiwa amoral itu terungkap saat korban curhat tentang kejadian yang menimpa dirinya kepada kakak perempuannya. Tak terima perlakuan NP, kakak perempuan korban pun melaporkan kepada keluarga, kemudian diteruskan kepada polisi pada Sabtu, 18 Mei 2019, kemarin.

Polisi pun langsung bergerak dan mendapati terduga yang berinisial NL di rumah tempat tinggalnya, Kelurahan Paslaten, Kecamatan Tomohon Timur. NL terkesan ketakutan ketika dijemput polisi, namun tidak melakukan perlawanan.

Sesuai keterangan dalam laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian, awalnya terduga menyuruh korban untuk membeli rokok.

Setibanya kembali di rumah tersangka, terduga memegang tangan korban dan meremas buah dada korban sambil menarik menuju kamar di rumah.

Tak hanya sampai di situ, NP melucuti celana dalam korban, kemudian berusaha melampiaskan nafsu bejatnya terhadap anak di bawah umur yang masih tertangga tersangka.

Menurut keterangan korban kepada keluarganya, karena tidak tahan merasakan kesakitan, korban berusaha melepaskan cengkeraman birahi dari terduga dan berhasil meloloskan diri.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait SIK, SH, MSi melalui Kasubag Humas mengatakan, tersangka pelaku perbuatan cabul sudah diamankan di Polres Tomohon dan sedang dalam proses pemeriksaan di ruang Sat reskrim Polres.

“Setelah di introgasi awal,  pada tahun 2000, terduga ternyata pernah melakukan hal yang sama akibatnya dirinya harus berdomisili di dalam Hotel milik LP Papakelan Tondano sekitar enam tahun lamanya,” kata Sirait.

Kasat reskrim Polres Tomohon AKP Ikhwan Sukri SH, SIk membenarkan kasus cabul tersebut tengah dalam proses memproses lebih lanjut.

Penulis: Prokla Mambo

The post Lahap Gadis Ingusan, Napi Cabul Kambuhan Ketakutan Dibekuk URC Totosik Tomohon appeared first on Fajar Manado.

]]>
http://fajarmanado.com/2019/05/19/lahap-gadis-ingusan-napi-cabul-kambuhan-ketakutan-dibekuk-urc-totosik-tomohon/feed/ 0