Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Cegah Diskriminasi, Kepsek Novie Paendong: Pengurus OSIS Wajib Rangkul Semua - Fajar Manado

Cegah Diskriminasi, Kepsek Novie Paendong: Pengurus OSIS Wajib Rangkul Semua

Cegah Diskriminasi, Kepsek Novie Paendong: Pengurus OSIS Wajib Rangkul Semua
Kepsek SMA Negeri 1 Tompaso, Drs. Novie Hernie Paendong.
Tompaso, Fajarmamado.com — Pimpinan dan dewan guru SMA Negeri 1 Tompaso, Minahasa terus berkomitmen memupuk toleransi antarumat beragama dan denominasi gereja di lingkungan institusi pendidikan ini.

“Tidak ada ruang untuk intoleran dan diskriminasi di sekolah kami. Makanya, pengurus OSIS pun diwajibkan merangkul semua kelompok,” kata Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Tompaso, Drs. Novie Hernie Paendong.

Berbincang dengan Fajarmanado.com, Paendong tak menafikkan apabila ada oknum dari luar sekolah yang coba-coba menghembuskan isu diskriminasi di salah satu sekolah berprestasi di Sulawesi Utara (Sulut) maupun nasional ini.

Isu tersebut dituding terjadi seiring dengan proses pemilihan pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) awal pekan ini. “Itu tidak benar samasekali,” tandas Novie Paendong, sapaan Kepsek yang sarat dengan prestasi ini.

Baca Juga :  Irup Hari Pahlawan, Wabub RD Ajak Warga Minahasa Berkontribusi Demi Kemajuan

Ia mengatakan, dalam rangka mewujudkan komitmen bersama pimpinan sekolah dan dewan guru, maka adalah wajar apabila ada pertanyaan mengenai latar belakang golongan dan agama kepada kandidat calon.

“Tapi tak hanya sampai di situ. Pertanyaan tersebut langsung disusul dengan apa yang akan dilakukan calon dalam upaya merangkul siswa yang berlainan agama dan atau golongan dengan dia, pihak sekolah tidak mau ada diskriminasi dalam menjalankan program OSIS,” jelasnya.

Untuk itu, Paendong menyatakan kesal karena ada pihak yang mencoba mempolitisir proses pemilihan OSIS tersebut, dengan tidak membeber maksud dari materi wawancara yang turut disampaikan kepada para calon.

Mengenai tidak diloloskan nama salahsatu kandidat calon dalam pemilihan, Paendong mengungkapkan bahwa ada beberapa kriteria calon yang disyaratkan, mulai dari kemampuan intelektual, pola sikap dalam pergaulan sampai dengan disiplin masuk sekolah dan keterwakilan dari setiap kelas.

Baca Juga :  Minahasa Masih Tetinggal, Martinus Manengkey Sebut Inilah Solusinya

“Ya, setidaknya kami berusaha mencari figur pimpinan OSIS yang benar-benar bisa menjadi pola anutan dari rekan-rekan siswa lainnya,” paparnya.

Berdasarkan berbagai kritetia itu, lanjut dia, maka ditetapkanlah tiga nama untuk bertarung dalam pemilihan yang dilakukan secara demokratis, Senin (15/10/2018).

“Jadi, pada prinsipnya proses tahapan pemilihan pengurus OSIS di sekolah kami itu, berlangsung sesuai dengan kesepakatan bersama dan secara demokratis, tidak ada diskriminatif,” tegas Kepsek Novie Paendong lagi.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan