Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Cerita Mona Ratuliu Saat sang Anak Kapok Melewatkan Sarapan

Cerita Mona Ratuliu Saat sang Anak Kapok Melewatkan Sarapan
Mona Ratuliu (Foto/Ist)

Fajarmanado.com — Namanya juga anak-anak, pasti di pagi hari ada yang sulit dibangunkan dan malas-malasan mandi hingga kesiangan ke sekolah. Hal itu juga pernah dialami anak pertama Mona Ratuliu, Davina Shava Felisa atau biasa dipanggil Mima hingga ia tak sempat sarapan.

Pernah suatu hari, Mima yang kini berusia 12 tahun tidak sarapan karena kesiangan. Di sekolah, ia merasa perutnya tidak nyaman, sakit, dan tidak berenergi saat melakukan aktivitas. Sampai-sampai Mima minta izin pada gurunya untuk istirahat sejenak di UKS.

“Saya sih nggak ngomel-ngomel pas anaknya curhat gitu waktu pulang sekolah. Paling saya bilang ‘tuh kan makanya sarapan penting’. Karena saya pikir itu udah konsekuesinya dia kesiangan, nggak buru-buru mandi, masih males-malesan, akhirnya nggak sempat sarapan,” kata Mona di sela-sela  Konferensi Pers ‘Ayo Sarapan Sehat Sebelum Jam 9’ di Rock Hall Fx, Senayan, Jakarta, Kamis (26/11/2015).

Pengalaman Mima pun dijadikan contoh oleh Mona untuk kedua anaknya yang lain, Baraka Rahadianezar (6) dan Syanala Kania Salsabila (3). Raka bahkan kini tak mau lagi melewatkan sarapan karena khawatir mengalami hal serupa dengan sang kakak.

Dikatakan Mona, kegiatan sarapan seperti ‘waktu emas’ di mana ia dan keluarga bisa berkumpul dan saling berbincang. Kebiasaan sarapan juga sudah diterapkan istri dari Indra Brasco ini sejak dini. Meski, diakui Mona tetap saja ada ‘drama’ seperti anak-anak yang sulit dibangunkan, kesiangan, lama pakai baju dan malas. Tapi, Mona sendiri berusaha menyiapkan sarapan yang bergizi untuk keluarganya.

Menurut Mona, untuk menanamkan kebiasaan sarapan sehat, perlu dilakukan setiap hari dan tepat waktu sehingga bisa mengajari anak disiplin waktu dan komitmen. Penting juga peduli pada diri sendiri sebelum bisa peduli pada orang lain. Bagi ibu, pastinya penting untuk kreatif menyediakan menu dengan gizi seimbang bagi keluarganya.

“Anak saya yang kedua Raka kadang cuma mau sarapan nasi goreng telur orak-arik. Ngakalinnya ya kita masukkan sayur di menu makan siang sama malam. Misal siang mau nonton TV, harus makan sayur dulu. Bersyukurnya sih anak-anak kalau sama buah suka ya,” tutur Mona.

(dct/heru)

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan