Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Curi Motor di Langowan, Lelaki Tompaso Baru Dirungkus Polisi - Fajar Manado

Curi Motor di Langowan, Lelaki Tompaso Baru Dirungkus Polisi

Curi Motor di Langowan, Lelaki Tompaso Baru Dirungkus Polisi
Langowan, Fajarmanado.com — Timsus Polsek Langowan, Minahasa, berhasil menangkap pencuri sepeda motor asal Desa Tompaso Baru Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Jumat (31/9/2018).

Tersangka berinisial BL, lelaki 22 tahun, yang diidentifikasi  asal Desa Tompaso Baru itu disergap polisi karena dilaporkan menggasak sepeda motor pada sekira pukul 22.30 Wita, malam itu di Desa Waleure, Kecamatan Langowan Timur tepatnya di depan Cafe Avokado.

Awalnya korban yang bernama Wiranatika Sangkoy, 20 tahun, yang adalah warga Desa Panasen, Kecamatan Kakas Barat, datang ke cafe Avokado dan memarkir sepeda motornya yang berjenis Suzuki FU dengan nomor polisi DB 2597 BU di depan cafe.

Baca Juga :  LPG Tiga Kg Dijual 30 Ribu, ROR : Harusnya Langsung Police Line

Berselang beberapa menit kemudian, ketika korban keluar, dirinya kaget karena melihat sepeda motornya sudah raib.

Korban pun mengecek kondisi sekitar dan melihat ada seorang lelaki yang membawa lari motornya. Seketik itu teman-teman korban langsung mengejar lelaki yang diduga kuat adalah pencuri sepeda motor.

Pengejaran tersebut melintas di depan Kantor Polsek Langowan. Satuan respon cepat Polsek Langowan, yang mendengar kabar pencurian tersebut ikut mengejar tersangka hingga di Desa Tounelet Kecamatan Kakas.

Baca Juga :  TP PKK Minahasa Cetuskan Gerakan 'Sehari Tanpa Nasi'

Di Desa Tounelet, tersangka  berhasil ditangkap petugas yang telah bekerjasama dengan anggota Polsek Kakas dan dibantu oleh masyarakat sekitar.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung SIK melalui Kasubag Humas AKP Hilman Rohendi membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Saat ini tersangka telah diamankan dan sementara dilakukan pemeriksaan untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya,” katanya.

“Tersangka dijerat Pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama tujuh tahun,” sambung Rohendi.

Penulis: Fiser Wakulu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan