Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Dana Desa Bawah Perubahan dan Kemajuan Bagi Desa

Dana Desa Bawah Perubahan dan Kemajuan Bagi Desa
Ratahan, Fajarmanado.com — Dana Desa (Dandes) yang dikucurkan oleh pemerintah pusat, membawa banyak perubahan dan perkembangan bagi desa khususnya di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Di bawah kepemimpinan Bupati James Sumendap, setiap desa di Mitra mulai menunjukkan kemajuan sejak tahun 2013 silam. Perkembangan pembangunan infrastuktur publik maupun pemukiman penduduk melalui program bedah rumah sudah menunjukkan progres yang nyata.

Dari pantauan Fajarmanado.com sampai Rabu (24/4/2018) kemarin, di Desa Tonsawang Satu, Kecamatan Tombatu, misalnya, pemerintah setempat mengalokasikan Dandes 2018 untuk pembuatan Drainase sepanjang 130 meter, Gorong gorong, rabat beton 65 meter, 1 buah bak air.

Total dana yang digunakan, sesuai laporan penggunaan Dandes dari pemerintah setempat, menghabiskan anggaran sekira Rp 130 juta.

Hukum Tua Desa Tonsawang Satu Ronny.Agustus Pratasik,SIP

“ Untuk Dana Desa tahap pertama di tahun 2018 di Desa Tomsawang Satu, semua pekerjaa sudah diselesaikan,” kata Hukum Tua Desa Tonsawang Satu, Ronny Pratasik, SIP.

Untuk para pekerja, lanjut dia, disepakati dalam rakor desa, maka menggunakan pekerja lokal. Setiap jaga mengutus orang untuk bekerja.

“Sudah dihitung anggaran yang dikeluarkan. Para pekerja memang dari desa kami. Cuma kami harus awasi. Takutnya kalau tidak diawasi pekerjannya bisa meleset,” ungkap hukum tua Desa Tonsawang satu.

Terpisah, hukum Tua Bentenan melakukan hal yang sama. Dirinya mengaku dandes tahap satu ini khusus di desanya itu sekira Rp 137 juta, dan sementara dalam proses pengerjaan.

“Banyak yang kita lakukan melalui anggaran dandes tahap satu ini. Seperti pembuatan Drainase, Pengadaan motor sampah, Rumah Sehat, Bumdes serta Jembatan,” ujar Antou.

Sama seperti pengakuan hukum tua lainnya. Sukardi Mokoginta, Hukum Tua Desa Minanga Tiga ini mengaku menggunakan anggaran dandes sesuai mekanisme atau mengikuti RAP.

“Disamping harus teliti dalam melakukan pekerjaan, dana tak bisa cair kalau penyunan anggaran tidak mengikuti mekanisme. Memang sudah tersistem seperti itu. Hasil pekerjaan Juga diawasi oleh pendamping desa. Belum lagi tim dari pemerintah yang akan turun melakukan pemeriksaan,” katanya.

Penulis : Didi Gara

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan