Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Dihadiri Ribuan Jemaat, KGPM Deklarasikan Indonesia Rumah Bersama

Dihadiri Ribuan Jemaat, KGPM Deklarasikan Indonesia Rumah Bersama
Manado, Fajarmanado.com – Ribuan jemaat KGPM membanjiri gedung KONi Sario Manado, tempat pelaksanaan Ibadah Agung dalam rangka merayakan HUT KGPM ke-84, Minggu (29/10/2017). Kurang kebih 10.000 Jemaat yang datang dari wilayah Manado, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Minahasa Utara, Tomohon, Bitung, Perwakilan Kepulauan Nusa Utara dan Bolmong Raya, terlihat begitu antusias mengikuti acara demi acara.

Ibadah yang dipimpin oleh Ketua Majelis Gembala Pucuk Pimpinan KGPM Gbl. Teddius K. Batasina, STh, diawali dengan prosesi seluruh gembala yang melayani di KGPM. Dalam khotbahnya, Batasina mengajak seluruh jemaat untuk menghayati serta memaknai momentum syukur HUT KGPM ke-84 dengan karya indah. Perkokoh komitmen iman, bergandengan tangan, melangkah pasti bersama Tuhan kabarkan injil keselamatan.

Dalam rangjaian kegiatan tersebut, Sekretaris II PP KGPM Pnt. Drs. Tenny G. M. Assa, didampingi Ketua Umum PP KGPM Gbl. Fetricia Aling, MTh, Ketua MG Gbl. Teddius Batasina, STh dan Sekretaris Umum PP MG KGPM Gbl. Francky Londa, STh, MA, membacakan deklarasi KGPM ‘Indonesia Rumah Bersama’. Deklarasi ini adalah bentuk komitmen dan sikap iman KGPM sebagai gereja perjuangan, Nasionalis yang am dan rasuli ditengah pluralisme. Perbedaan adalah sebuah kekuatan besar untuk membangun negara tercinta menuju masyarakat yang adil dan makmur.

Atas: Undangan yang menghadiri Ibadah Agung, Minggu 29 Oktober 2017.
Bawah: Ketuam MG PP KGPM saat memimpin kurang lebih 300 peserta Paduan Suara KGPM

“Dengan semangat persatuan dan kesatuan yang berlandaskan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945, Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) bersama agama-agama dan elemen bangsa terpanggil untuk tetap menjaga keutuhan bangsa. Karena itu dengan dijiwai semangat Yesus Kristus dalam Kebangsaan, Kebangsaan dalam Yesus Kristus yang terwujud dalam komitmen Kokoh dalam Keimanan, Satu dalam Kebangsaan untuk Merawat Toleransi, satukan Bangsa,” tegas Assa dengan nada berapi-api.

KGPM menyerukan:

– Mewujudkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan ideologi dan konstitusional dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
– Menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam semangat Bhineka Tunggal Ika terus menjaga dan merawat toleransi antar umat beragama yang dengan tulus saling mengakui dan menghormati setiap perbedaan yang adalah anugerah Tuhan Yang Maha Esa.
– Dengan tegas menolak segala bentuk gerakan radikalisme, terorisme serta upaya-upaya menghancurkan keutuhan bangsa.
– Mendukung sikap tegas Pemerintah, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian dan aparat hukum menindak siapapun yang hendak mengubah dasar dan ideologi dengan paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.
– Mengajak semua pemegang kepentingan untuk mau bergandengan tangan dan berjalan bersama dengan mendahulukan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
– Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) bersama agama-agama dan elemen bangsa akan bahu membahu membangun bangsa yang merdeka, berdaulat, adil dan makmur. Warga jemaat Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) akan menjadi garda terdepan didalam merawat dan menumbuhkan semangat toleransi.

Hadir dalam ibadah agung tersebut antara lain Walikota Manado G. S. V. Lumentut, Wakil Bupati Minsel Frangky Wongkar, Kadis Koperasi Provinsi Sulut mewakili Gubernur, Perwakilan Kodam XIII Merdeka, dan para undangan lainnya.

Penulis: Jones Mamitoho

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan