Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Ditemukan Saat Melaut, Pria 42 Tahun Diduga Meninggal Gara-Gara Ini - Fajar Manado

Ditemukan Saat Melaut, Pria 42 Tahun Diduga Meninggal Gara-Gara Ini

Ditemukan Saat Melaut, Pria 42 Tahun Diduga Meninggal Gara-Gara Ini
Jenasah Denny Welem, nelayan 42 tahun yang ditemukan meninggal dunia di atas pamboad saat dievakuasi jajaran Polres Talaud, Sabtu (1/9/2018) sore.
Talaud, Fajarmanado.com — Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki dikabarkan meninggal dunia di atas Pamboad di laut wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (1/9/2018) siang.

Deny Welem, pria 42 tahun warga Kelurahan Melonguane Timur, Kecamatan Melonguane ini ditemukan tidak bernyawa di perairan antara Desa Tarun Kecamatan Melonguane dan Desa Tarohan Kecamatan Beo, tepatnya di ponton “TETAP TENANG”, sekitat 2 jam perjalanan dari Pelabuhan Pamboat Sawang, sekitar  pukul 14.30 Wita.

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kasat Narkoba Iptu Rolly Mahole, SH selaku Perwira Pengawas (Pawas), mengungkapkan, mayat tersebut ditemukan oleh nelayan bernama Johan Tumambo, warga Desa Sawang Kecamatan Melonguane .

“Sekitar pukul 14.30 Wita saat saksi hendak menengok ponton miliknya di laut seputaran Kecamatan Beo, dalam perjalan menuju ponton saksi,” katanya kepada wartawan, Minggu (3/9/2018), pagi tadi.

Baca Juga :  Astaga..! Pria 56 Tahun Ini Nekat Bobol Perawan Gadis Ingusan dengan Jari

Ketika dalam perjalanan menuju lokasi pontonnya, saksi Johan melihat dari kejauhan pamboat korban terombang di atas laut tanpa penumpang.

“Saksi merasa curiga, setelah didekati saksi melihat korban dalam keadaan tertelungkup di atas perahu tersebut,” jelas Kasat Rolly Mahole.

Menyaksikan keberadaan korban, saksi merapatkan pamboatnya kemudian meraih dan mengguncang tubuh korban namun korban tetap saja tidak bereaksi atau bergerak.

Saksi pun memastikan apabila korban dan sudah tidak benyawa lagi sehingga berniat menarik pamboad korban ke darat dengan menggunakan tali.

Baca Juga :  Astaga..! Pria 56 Tahun Ini Nekat Bobol Perawan Gadis Ingusan dengan Jari

Namun demikian, usaha saksi Johan tak berjalan lancar. Akibat arus laut yang keras, niatnya untuk mencapai pantai Desa Sawang tidak kesampaian sehingga ditambatkannya di pelabuhan Desa Tarohan.

Mendapat laporan, para personil Polres Kepulauan Talaud, antara lain, Sat Polair, Piket Fungsi, SPKT Unit Identifikasi dan Polsek Melonguane dan Polsek Beo langsung menuju ke Pelabuhan Desa Tarohan menjemput jenasah.

Berdasarkan informasi dari keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit tekanan darah tinggi sehingga menolak untuk dilakukan otopsi. “Makanya, jenasah sudah kami serahkan kepada keluarga korban,” ujar Kasat Rolly Mahole.

Penulis: Briet Maga

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan