Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Ditinggal Isteri, Pria 49 Tahun Ini Ditemukan Membusuk - Fajar Manado

Ditinggal Isteri, Pria 49 Tahun Ini Ditemukan Membusuk

Ditinggal Isteri, Pria 49 Tahun Ini Ditemukan Membusuk
Ratahan, Fajarmanado.com — Sosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan telah membusuk di lokasi perkebunan Malengke, Kelurahan Nataan, Kecamatan Ratahan, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), Rabu (28/11/2018).

Mayat teridentifikasi bernama Yus Pangkerego, 49 tahun, pria warga Lingkungan IV Kelurahan Lowu Dua, Kecamatan Ratahan.

Mayat Yus, ditemukan pertama kali oleh Agustina Pangkerego, 57, yang tak lain adalah kakak korban,  dan Melda Poneke, 35, selaku ponakan dalam keadaan terlentang.

Dari penuturan ke dua saksi, kondisi mayat terlihat tinggal tulang belulang terbungkus pakaian. Mereka mengenali korban dari pakaian yang dikenakannya.

Baca Juga :  HUT Korpri ke-47, Bupati Sumendap: Wujudkan Jiwa Korpri Sebagai Pemersatu Bangsa

“Saya kaget saat tiba di kebun, ada mayat. Dan ternyata  adalah Yus karena saya kenal dengan pakaian yang dipakainya saat menghilang beberapa waktu lalu” ujar Agustina.

Ke duanya pun langsung bergegas dan memberitahukan hal tersebut kepada warga lainnya. “Saya laporkan ke ketua rukun dan kemudian bersama warga mendatangi lokasi perkebunan,” timpalnya.

Kapolres Minahasa Selatan AKBP FX Winardi Prabowo, SIK, saat dikonfirmasi melalui Kapolsek Ratahan Kompol Sammy Pandelaki membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, saat menerima laporan pihaknya langsung bergegas mendatangi lokasi, melakukan proses identifikasi dan berkoordinasi dengan petugas medis.

Baca Juga :  Gelar Reses, Sammy Pongilatan Sebut Siap Kawal Aspirasi Masyarakat

“Korban diprediksi meninggal sudah sekitar 6 sampai 10 hari yang lalu,” ungkap pamen polisi yang akrab dengan wartawan di Ratahan, Kamis (29/11/2018).

Korban selanjutnya dievakuasi di rumahnya. “Kita juga sudah mengumpulkan bahan keterangan di lapangan dan informasi dari saksi saksi,” terang Kapolsek.

Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, korban selama ini menderita gangguan jiwa setelah ditinggal istri.

Korban sering mengeluh sakit perut dan keluar dari rumah sejak 19 November pekan lalu. “Keluarga menolak proses otopsi dan akan langsung dimakamkan,” pungkas Pandelaki.

Editor: Ismail Arjuna

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan