Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Geser Anggaran, SAS Ingatkan Harus Sesuai Ketentuan

Geser Anggaran, SAS Ingatkan Harus Sesuai Ketentuan
Wawali Tomohon Syerly Adelyn Sompotan ketika memberikan pengarahan pada kegiatan Sosialisasi Tata Cara Pergeseran Anggaran yang dilamsanakan di vedung AAB Guest House, Matani Satu, Selasa (13/062017).
Tomohon, Fajarmanado.com – Wakil  Wali Kota (Wawali) Tomohon Syerly Adelyn Sompotan mengingatkan pergeseran anggaran harus sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

SAS, sapaan akrab Wawali Tomohon mengungkapkan hal tersebut ketika mewakili Wali Kota Jimmy Feldie Eman SE Aka pada kegiatan Sosialisasi Tata Cara Pergeseran Anggaran yang dilamsanakan di vedung AAB Guest House, Matani Satu, Selasa (13/062017).

Wawali menjelaskan, pergeseran anggaran merupakan perubahan danatau pergeseran anggaran belanja daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen pelaksanaan anggaran perangkat daerah (DPA-PD).

Pergeseran anggaran, katanya, dapat dilakukan apabila terjadi keadaan yang menyebabkan terdapat kekeliruan atauperubahan kebutuhan sesuai dengan ditetapkan dalam DPA PPKAD dan atau DPA PD atau disebabkan adanya ketentuan peraturan perundang-undangan.

Menurut SAS, pergeseran anggaran harus melalui pembahasan oleh TAPD dan mendapat persetujuan PPKD atau sekretaris daerah selaku ketua TAPD, selain karena disebabkan adanya ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pemkot Tomohon berkomitmen untuk menciptakan tertib administrasi dalam pengelolaan keuangan, apalagi saat ini kita baru saja menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP empat kali berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan RI,” katanya.

Untuk opini WTP ini, SAS menyatakan mengapresiasi kepada seluruh stakeholder Pemkot Tomohon. “Saya mengapresiasi kepada jajaran Pemkot Tomohon yang telah bekerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas untuk mempertahankan opini ini, sehingga saat ini menjadi tugas berat bagi kita untuk dapat terus mempertahankannya,” ujar Sompotan.

Sebelumnya, Kepala Badan Keuangan Daerah Drs Geraldus Mogi dalam laporannya menjelaskan bahwa perubahan APBD dapat diartikan sebagai upaya pemerintah daerah untuk menyesuaikan rencana keuangannya dengan perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi.

“Perkembangan situasi dan kondisi tersebut dapat berimplikasi pada meningkatnya anggaran penerimaan atau sebaliknya, namun bisa juga untuk mengakomodasi pergeseran-pergeseran dalam satu perangkat daerah,” paparnya.

Terpantau ikut hadir pada acara tersebut, antara lain, Kabid Anggaran BKD Olivia Pondaag SE, para sekretaris, kasubag serta bendahara dinas dan badan se Kota Tomohon.

Penulis  : Prokla Mambu

Editor     : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan