Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Gubernur Olly Apreseasi Festival Budaya Tonsea di TMII

Gubernur Olly Apreseasi Festival Budaya Tonsea di TMII
Jakarta, Fajarmanado.com – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey memberikan apreseasi kepada warga Tonsea di perantauan yang tergabung dalam Paimpuluan ne Tonsea yang telah menggelar Festival Budaya Tonsea di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Sabtu (25/11/2017). Kegiatan ini, menurutnya, selain untuk mempromosikan adat istiadat daerah, juga sebagai ajang pemersatu bagi warga kawanua yang berada di perantauan.

Dalam sambutannya Olly Dondokambey mengatakan, budaya merupakan faktor terpenting dalam meneguhkan identias, karakter dan jati diri bangsa, untuk itu pelestarian terhadap nilai-nilai budaya suatu daerah harus terus dilakuka agar tidak tergilas kemajuan zaman. Diera globalisasi, keterbukaan informasi dan kemajuan teknologi saat ini menjadi tantangan bagi kelangsungan budaya daerah sehingga momentum seperti ini sangatlah penting untuk terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Budaya merupakan identitas, ciri, karakter dan jati diri bangsa. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki kepribadian dan budaya yang tidak mudah dipengaruhi oleh budaya lain. Untuk itu, festival budaya yang digelar Paimpuluan ne Tonsea ini harus dipareseasi dan diharapkan dilaksanakan secara berkelanjutan, guna memberikan edukasi kepada generasi muda untuk mencintai seni dan budaya daerahnya.”terang Olly Dondolambey.

Ia berharap, warga Tonsea bisa menjadi salah satu pilar penting dalam masyarakat Sulut serta warga kawanua sehingga kedepan semakin eksis dalam mengambil peran penting mendukung program-program pemerintah provinsi maupun kabupaten Minahasa Utara.

Sementara itu, Bupati Minut Vonnie Anneke Panambunan yang diwakili Sekertaris Daerah (Sekda) Ir. Jemmi Kuhu MA menjelaskan, bahwa kegiatan ini akan agendakan tahunan, untuk lebih membumikan seni dan budaya Tonsea di ibukota negara. Pada kesempatan itu juga, Kuhu memberikan apreseasi atas inisiatif dari Paimpuluan ne Tonsea yang telah menggagas dan melaksanakan festival budaya Tonsea di Jakarta.

“Kegiatan ini akan dijadikan agenda tahunan Pemkab Minut, untuk lebih memperkenalkan seni dan budaya yang ada di Minut kepada masyarakat lokal maupun internasional. Melalui iven-iven seperti ini diharapkan bisa memberikan efek positif terhadap sektor pariwisata di Minut.”ujar Kuhu.

Ketua panitia festival budaya Tonsea, Johny Politon, SH mengungkapkan rasa syukurnya karena pagelaran adat seni budaya Tonsea bisa terlaksana dengan baik dan turut dihadiri oleh orang nomor satu di Sulut, pemerintah kabupaten Minahasa Utara serta warga kawanua yang berada di perantauan. Kegiatan yang dilaksanakan ini menurutnya untuk menjawab kerinduan warga Tonsea yang berdomisili di wilayah Jakarta dan sekitarnya untuk mempromosikan budaya Tonsea sekaligus ingin menyaksikan langsung penampilan seni dan budaya Tonsea yang selama ini hanya mereka tonton melalui televisi.

“Momentum seperti ini sangat berharga bagi kami untuk menjawab kerinduan terhadap kampung halaman yang sudah bertahun-tahun kami tinggalkan. Selain itu, ajang ini juga diharapkan bisa menjadi momentum untuk mempromosikan seni budaya daerah guna menunjang pariwisata di Minahasa Utara.,” ujar Politon.

Festival budaya ini turut dihadiri, badan penghubung Provinsi Sulut di Jakarta Weldi Poli, Walikota Bitung Maxmillian Lomban, Ketua DPRD Minut Berty Kapojos, Asisten 1 Rivino Dondokambey, kepala dinas Pariwisata Theodora Luntungan, kaban BKD Styvi Watupongoh, Kaban Bappelitbang Arnolus Wolajan dan kepala bagian Humas Pemkab Minut, Yansen Tulong.

Penulis : Joel Polutu

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan