Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats

Hebat..! Gubernur Olly Terima Anugerah Indeks Demokrasi Indonesia

Hebat..! Gubernur Olly Terima Anugerah Indeks Demokrasi Indonesia
Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan IDI kepada Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE bersama sembilan provinsi lainnya, di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Selasa (5/12/2017) pagi tadi. Foto: Humas Pemprov Sulut.
Jakarta, Fajarmanado.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) dinilai berhasil menjalankan sistem demokrasi berdasarkan ideologi Pancasila. Di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey, SE, Pemprov Sulut dinilai mampu mengembangkan demokrasi sekaligus menjamin hak kebebasan sipil yang tumbuh secara kondusif.

Tak heran, atas nama pemerintah RI, Kemendagri memberikan penghhargaan kepada Gubernur Olly berupa Anugerah Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2016 dengan kategori “BAIK” keberhasilan memberikan hak demokrasi dengan menjamin kebebasan sipil secara kontinyu dan kondusif.

Penganugerahan IDI 2016 tersebut, diserahkan langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Selasa (5/12/2017) pagi tadi.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Sulawesi Utara, instansi pemerintah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, media massa serta seluruh elemen masyarakat atas penghargaan ini,” kata Olly sesuai menerima pengharhaan IDI 2016 tersebut.

Olly meyakini bahwa penghargaan itu bisa diraih berkat kerjasama dan partisipasi semua elemen masyarakat di daerah Nyiur Melambai ini.

“Hasil ini patut dibanggakan. Ke depan, saya mengajak semua pihak agar dapat bekerjasama untuk membangun sistem demokrasi ke arah yang lebih baik. Kita tetap harus bekerja secara maksimal”, jelasnya.

Sementara itu, Mendagri Tjahjo Kumolo menjelaskan, keberhasilan Sulut dan provinsi lainnya meraih penghargaan IDI karena dianggap berhasil mewujudkan demokrasi dalam bidang pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.

“Pemerintah menyusun Indeks Demokrasi Indonesia yang menjadi instrumen mengukur secara objektif dan empiris kondisi demokrasi pada tingkat provinsi. Indeks dibangun atas perkembangan sosial politik yang berciri khas Indonesia,” jelasnya.

Oleh karena itu, Mendagri Tjahjo juga mendorong kepala daerah lainnya yang tidak menerima penghargaan untuk membenahi sistem demokrasi di wilayahnya masing-masing.

“Indeks Demokrasi ini harus memotivasi kepala-kepala daerah, instansi terkait dan seluruh komponen masyarakat untuk semakin menjalankan sistem demokrasi yang berdasarkan ideologi Pancasila,” katanya.

Sementara itu, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ir M Saeri Hasbulla, MA menjelaskan, keberhasilan Sulut meraih penghargaan IDI ini tak lepas dari pencapaian angka IDI Sulut 2016 yang bertenger di angka  76,34. Angka IDI Sulut ini berada di atas angka IDI nasional yakni 70,09.

Angka tersebut merupakan akumulasi dari data-data yang diperoleh aspek kebebasan sipil (civil liberties), hak-hak politik (political rights) dan lembaga demokrasi (institutions of democration).

“Data-data diperoleh dari kerja Bada Pusat Statistik. BPS mengaplikasikan di lapangan untuk mengukur Indeks Demokrasi Indonesia. Jadi BPS coba memaknai secara filosofis data-data yang ada di lapangan,” jelas Saeri.

Saeri mengungkapkan, proses penilaian IDI juga telah melalui penelitian terhadap 11 variabel dan 28 indikator yang mengacu pada dokumen-dokumen pemerintah dan media massa.

“Jadi penilaian sangat kompleks dan cermat. Setelah penjaringan dilakukan verifikasi. Setelah itu dibahas lagi di forum ahli untuk menentukan angka Indeks Demokrasi ini,” bebernya.

Sesuai penilaian, maka inilah daftar 10 provinsi yang meraih Penghargaan IDI 2016, yakni, Sulut, Bali, Kalimantan Utara, Bengkulu, Maluku, Maluku Utara, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kepulauan Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur dan Provinsi Sumatera Selatan.

Editor : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan