Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms Of Use - Check/do opt-out - Powered By Histats Hebat..! Panwaslu Warning Penjabat Bupati Netral Dalam Pilkada Minahasa - Fajar Manado

Hebat..! Panwaslu Warning Penjabat Bupati Netral Dalam Pilkada Minahasa

Hebat..! Panwaslu Warning Penjabat Bupati Netral Dalam Pilkada Minahasa
Ketua Panwaslu Minahasa, Donny Rumagit
Tondano, Fajarmanado.com — Penjabat (Pj) Bupati Minahasa, Royke Mewoh dituntut supaya berlaku netral dalam pesta demokrasi pemilihan bupati dan wakil bupati yang akan dihelat di Tanah Toar Lumimuut ini pada 27 Juni 2018. Apalagi hal itu telah diatur dalam Undang-Undang.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Minahasa, Donny Rumagit mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan warning tersebut kepada Mewoh. Bahkan dikatakanya, penyampaian dilakukan secara langsung serta tertulis.

“Kita sudah sampaikan kepada Penjabat Bupati terkait netralitas (ASN) dalam perhelatan Pilkada Minahasa secara tertulis. Tentu harapan kami supaya Penjabat Bupati akan bekerjasama dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Advetorial : ROR-RD Pemimpin Baru Minahasa

Rumagit menjelaakan, dalam isi surat penyampaian tersebut terkandung poin-poin yang membahas tentang netralitas. Dimana dalam menjalankan tugas dan wewenangnya,  Penjabat Bupati diharapkan tidak melakukan tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

“Ini sangat jelas diatur dan tertuang dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada. Apalagi dalam Pasal 71, ada ancaman pidananya. Kemudian dalam beberapa ayat pada pasal itu sudah sangat jelas soal sikap pejabat negara maupun daerah,” jelasnya.

Panwaslu juga memberikan peringatan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), Hukum Tua (Kumtua) dan Perangkat Desa. Surat tersebut, kata dia, memiliki isi yang sama, yakni terkait netralitas selama tahapan Pilkada.

Baca Juga :  Peduli Palu dan Donggala, Pemkab Minahasa Galang Bantuan

“Bukan hannya Penjabat Bupati, Aparatur Sipil Negara (ASN), sampai para Hukum Tua di desa-desa dituntut supaya menjaga netralitas karena ini adalah perintah Undang-Undang. Dan sebagai warga negara, kita wajib mematuhinya,” pungkas Rumagit.

Meski demikian, Rumagit tidak menanggapi ketika ditanya, apakah jajarannya sudah mendektesi adanya sikap dan tindakan Pj Bupati dan ASN serta perangkat desa/kelurahan mendukung salahsatu Paslon.

“Sampai sekarang belum ada laporan resmi,” ujar pria yang dikenal mantan wartawan dan aktivis ini, sambil tersenyum.

Penulis: Fiser Wakulu

Editor   : Herly Umbas

Subscribe

Terima Kasih...Untuk Mendapatkan Informasi Terbaru Silahkan Subscribe

No Responses

Tinggalkan Balasan